Top Asya Quotes

Browse top 35 famous quotes and sayings about Asya by most favorite authors.

Favorite Asya Quotes

1. "Jika masyarakat sudah dibuat tidak meyakini kebenaran ajaran agama, maka yang akan dijadikan pegangan adalah akal manusia semata atau hawa nafsu mereka. Tidak ada standar kebenaran. Pada ketika itulah masyarakat akan terseret ke dalam arus nilai yang serba relatif dan temporal. Kebenaran tergantung pada kesepakatan. Agama tidak diberi hak untuk campur tangan untuk menentukan baik dan buruk di tengah masyarakat. (Hal.17)"
Author: Adian Husaini
2. "Logika kebebasan individu--asal tidak merugikan orang lain ini telah menjebak Barat dan masyarakat sekular lainnya untuk menerapkan hukum yang berdasarkan pada 'hak individu', seperti dalam kasus hukum zina. Jika zina dihalalkan oleh masyarakat dan negara, lalu apa logikanya negara mau mengharamkan homoseksual? (Hal.11)"
Author: Adian Husaini
3. "Adalah semua orang Dukuh Paruk–termasuk Srintil–mereka tidak tahu apa-apa tentang sistem atau jalinan birokrasi kekuasaan. Dalam wawasan mereka semua priayi adalah sama, yakni tangan kekuasaan. Setiap priayi boleh datang atas nama kekuasaan, tak peduli mereka adalah hansip, mantri pasar, opas kacamatan, atau seorang pejabat dinas perkebunan negara esperti Marsusi. Dan ketika kekuasaan, menjadi aspek yang paling dominan dalam kehidupan masyarakat, orang Dukuh Paruk seperti Srintil tidak mungkin mengerti perbedaan antara polisi, tentara, dan pejabat perkebunan. Semuanya adalah tangan kekuasaan dan Srintil tidka mungkin bersikap lain kecuali tunduk dan pasrah."
Author: Ahmad Tohari
4. "Mereka merupakan orang-orang "yang terasing dari tempatnya" dalam lingkungan sosial masyarakat Jawa, tetapi juga mempunyai akar yang dalam, dalam kancah nilai-nilai tradisional dari lingkungan sosial dan kebudayaan mereka - Savitri Scharer, 2012"
Author: Arif Saifudin Yudistira
5. "Kalau Tuhan juga yang harus menyediakan semua aturan untuk memenuhi keperluan masyarakat, maka buat apa Tuhan karuniakan akal pikiran pada manusia, buat apa Tuhan karuniakan kemerdekaan kemauan pada manusia? Cukuplah kalau hanya menurut perintah saja, Tuhan mengaruniakan insting menurut kepada manusia."
Author: Asmara Hadi
6. "Sebuah memoir bukan sekadar bercerita tentang episod-episod, watak-watak dan diri pengarang dalamnya, tetapi juga persoalan kepercayaan, nilai-nilai zaman, visi manusia, dan dialektik yang terjadi hasil perbenturan intelektual dalam kalangan masyarakat."
Author: Baharuddin Zainal
7. "Setiap strategi untuk mengurangi kemiskinan antargenerasi harus dipusatkan pada pekerjaan, bukan pada kesejahteraan--bukan hanya karena pekerjaan itu memberikan kebebasan dan pendapatan, melainkan juga karena pekerjaan itu mendatangkan kedisiplinan, struktur, harga diri, dan kesempatan untuk berkembang dalam kehidupan masyarakat."
Author: Barack Obama
8. "...pwede nga ring yung TV ang may sumpa. dahil ang TV, para ring drugs, pero ligal. isipin mo, bakit isa ito sa mga unang-unang ipinupundar ng mga Pilipino kahit gaano sila kahirap? kasi malaking tulong ang telebisyon para lumimot. para tumakas sa realidad. kahit mag-isa ka lang sa bahay, nababawasan ang lungkot kung may TV. nakakatanggal-buryong kung wala kang trabaho. mas entertaining kesa sa diyaryo, at mas accessible kesa sa sine. pwede rin itong tagapag-alaga ng mga anak mo. pwedeng ulam kung sakto lang ang budget pambili ng ng bigas. at pwedeng bintana kung parang bartolina lang ang tirahang tinutulugan ng mag-anak mo, dahil may magaganda itong lugar at magagandang tao. kumpleto sa sayawan, kantahan, tawanan, pantasya, at boksing. burado ang mga suliranin mo. pag sinuswerte ka, pwede ka pang manalo."
Author: Bob Ong
9. "Hindi ba mas tama na sa halip na maliitin ang kabataan dahil sa binabasa nilang manunulat ay purihin sila sa pagbabasa, at saka samantalahin ang pagkakataon para hikayatin sila at ipakilala sa iba pang makabuluhang libro? O masyadong malaking abala 'yon sa inyo?"
Author: Bob Ong
10. "Damen hadfound his gaze drawn to the easyarrangement of Laurent's limbs, thebalance of wrist on knee, the long, finelyarticulated bones. He had been aware ofa diffuse but growing tension, asensation almost like he was waiting . . .waiting for something, unsure what itwas. It was like being alone in a pit witha snake: the snake could relax, you couldnot."
Author: C.S. Pacat
11. "No, officer, I have no idea why I'm wearing this possum costume. I called you what? OH. My bad."-Nastasya"
Author: Cate Tiernan
12. "Ukuran sebuah masyarakat adalah seberapa baik masyarakat itu mengubah rasa sakit dan penderitaan menjadi sesuatu yang berguna."
Author: Friedrich Nietzsche
13. "You magnify your failure to a crime, Vasya.-from "A Faint Heart"
Author: Fyodor Dostoyevsky
14. "Aku berasal dari budaya yang mengaku menghormati hak asasi manusia, tapi menikmati materialisme yang dibangun atas dasar eksploitasi buruh di negara lain. Aku hidup dalam sebuah bangsa yang populasinya berjumlah 5 persen dari penduduk dunia, tapi mengkonsumsi 25 persen sumber daya dunia. Sebuah masyarakat yang mendukung prinsip ekologis tapi menyumbang 30 persen populasi terburuk di dunia."
Author: John Perkins
15. "Salah besar orang yang mengatakan revolusi kita belum selesai. Revolusi adalah letusan masyarakat sekonyong-konyong yang melaksanakan Umwertung aller Werte (penilaian kembali atas semua nilai). Revolusi mengguncang lantai dan sendi; pasak dan tiang longgar semuanya. Sebab itu saat revolusi tidak dapat berlaku terlalu lama, tidak lebih dari beberapa minggu, atau beberapa bulan. Sesudah itu harus dibendung, datang masa konsolidasi untuk merealisasi hasil daripada revolusi itu. Yang belum selesai bukanlah revolusi itu, melainkan usaha menyelenggarakan cita-citanya di dalam waktu, setelah fundamen dibentangkan."
Author: Mohammad Hatta
16. "Partai adalah alat publik untuk menyampaikan aspirasi politiknya karena itu sejauh tetap memperjuangkan kemerdekaan dan menjamin keamanan, pemerintah menyukai timbulnya partai-partai politik, karena dengan adanya partai-partai itulah dipimpin ke jalan yang teratur segala aliran paham yang ada di masyarakat."
Author: Mohammad Hatta
17. "Dari hidup di kalangan yang memiliki pengaruh kemudian hidup di kalangan bawah masyarakat membuatnya mengetahui bahwa banyak kalangan masyarakat yang tidak memiliki pengaruh dan perlindungan apa-apa."
Author: Multatuli
18. "Han, memang bukan sesuatu yang baruJalan setapak setiap orang dalam mencari tempat ditengah-tengah duniadan masyarakatnya, untuk menjadi diri sendiri, melelahkan dan membosankan untuk diikuti. Lebih membosankan adalah mengamati yang tidak membutuhkan sesuatu jalan, menjangkarkan akar tunggang pada bumi dan tumbuh pada pohon."
Author: Pramoedya Ananta Toer
19. "Suatu masyarakat paling primitif pun, misalnya di jantung Afrika sana, tak pernah duduk di bangku sekolah, tak pernah melihat kitab dalam hidupnya, tak kenal baca-tulis, masih dapat mencintai sastra, walau sastra lisan(Bumi Manusia, h. 233)"
Author: Pramoedya Ananta Toer
20. "Aku boleh seorang pelacur! Aku boleh seorang sampah masyarakat! Aku seorang bintang film gagal! Tapi beradat! Tidak. Aku juga punya tanah air. Aku Larasati, bintang ara. Sedang sebutan Miss pun aku tak pernah pakai. Ara! Cukup Ara. Mengapa mesti dengan Miss? Sebutan itu akan membuat aku berkulit putih. Apakah sebutan itu tantangan kaum pria, kalau aku milik siapa saja?"
Author: Pramoedya Ananta Toer
21. "Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian."
Author: Pramoedya Ananta Toer
22. "Barangsiapa muncul di atas masyarakatnya, dia akan selalu menerima tuntutan dari masyarakatnya-masyarakat yang menaikkannya, atau yang membiarkannya naik.... Pohon tinggi dapat banyak angin? Kalau Tuan segan menerima banyak angin, jangan jadi pohon tinggi"
Author: Pramoedya Ananta Toer
23. "A Thirsty FishI don't get tired of you. Don't grow wearyof being compassionate toward me!All this thirst equipmentmust surely be tired of me,the waterjar, the water carrier.I have a thirsty fish in methat can never find enoughof what it's thirsty for!Show me the way to the ocean!Break these half-measures,these small containers.All this fantasyand grief.Let my house be drowned in the wavethat rose last night in the courtyardhidden in the center of my chest.Joseph fell like the moon into my well.The harvest I expected was washed away.But no matter.A fire has risen above my tombstone hat.I don't want learning, or dignity,or respectability.I want this music and this dawnand the warmth of your cheek against mine.The grief-armies assemble,but I'm not going with them.This is how it always iswhen I finish a poem.A great silence comes over me,and I wonder why I ever thoughtto use language."
Author: Rumi
24. "Penegakan sistem Islam dan pemberlakuan syariat Islam tidak dapat dilakukan dengan cara merebut kekuasaan yang datang dari lapisan atas. Akan tetapi, melalui perubahan masyarakat secara keseluruhan—atau pemahaman beberapa kelompok masyarakat dalam jumlah yang mencukupi untuk mengarahkan seluruh masyarakat—pada pemikirannya, nilai-nilainya, akhlaknya, dan komitmennya dengan Islam. Sehingga tumbuh kesadaran dalam jiwa mereka, bahwa menegakkan sistem dan syariat Islam itu merupakan sebuah kewajiban yang harus dilaksanakan."
Author: Sayyid Qutb
25. "Saya mengajak masyarakat Indonesia, perkuat gerakan koperasi di seluruh tanah air sebagai sarana wujudkan kesejahteraan."
Author: SBYudhoyono
26. "Kita bersyukur masyarakat Indonesia kini bebas berekspresi. Protes & kritik wajar, selama tidak memfitnah & merusak."
Author: SBYudhoyono
27. "Siapapun yang melempar wacana ke masyarakat mesti bersedia menanggung risiko atas segala tanggapan, dipuja maupun dihujat - dan itulah ukuran kedewasaannya."
Author: Seno Gumira Ajidarma
28. "Cuma manusia pengecut atau curang yang tiada ingin melakukan pekerjaan yang berat, tetapi bermanfaat buat masyarakat sekarang dan dihari kemudian itu"
Author: Tan Malaka
29. "Wahai saudara yang budiman, raja (pemimpin) dalam alam ada tiga perkara, pangkat raja ada tiga macam. Yang memegang lahir dalam negeri lahir saja, yang perintah atas rakyat hukum adat kebiasaan dunia, itulah raja dalam alam yang memegang lahir saja. Wajib kita ikut seperti yang diperintahkannya, jika bersatu dengan agama. Perihal tidak bersatu dengan syara' (agama), janganlah kita turut seperti apa yang dikatakannya. Kedua, bagi raja yang memerintah hukum batin, yang memerintah jalan agama, itulah ahlus syari'ah, tempat yang memegang jalan agama. Wajib kita ikuti apa yang disuruhnya, siapa yang tidak patuh akan mendapat bala."(dikutip dari tulisan Teuku Ibrahim Alfian, dalam "Mengenal Masyarakat Aceh yang Sedang Membangun")"
Author: Teuku Kutakarang Syaikh
30. "Tujuan masyarakat yang adil dan makmur adalah konsep yang imajiner.Zaman selalu berubah termasuk manusia yang mendefinisikan tujuan itu."
Author: Toba Beta
31. "Masyarakat berbudaya ilmu tidak akan boleh, dan tidak akan redha ditipu oleh pemimpin mereka di setiap lapangan kehidupan."
Author: Wan Mohd Nor Wan Daud
32. "Dalam lawatan itu, saya menyatakan kebimbangan tentang aliran-aliran extremism yang sedang menular di kalangan beberapa kelompok aktivis Islam pada waktu itu. Fazlur Rahman menasihati bahawa intelektual dan pemikir Muslim tidak harus pasif. Harus kerja kuat, menulis dan menjelaskan kepada masyarakat dengan mendalam dan integriti. Tanpa gerakan intelektualisme yang mendalam, kebangkitan Islam akan gagal dan kecewa."
Author: Wan Mohd Nor Wan Daud
33. "Perlu diingatkan bahawa oleh kerana al-Quran datangnya daripada Allah dan ilmu dan hikmah-Nya yang disampaikan dalam al-Quran tidak terbatas kepada atau dihabiskan oleh sesuatu masyarakat dan sejarahnya, maka tujuan pendekatan sosiologi bukanlah untuk mengaitkan hikmah Ilahi dan menghadkannya kepada detik-detik sosiosejarah yang khusus. Tujuanya ialah untuk memperakui kebijaksanaan-Nya mengendalikan makhluk-Nya yang wujud dan bertindak tanpa peralatan yang terdapat dalam dunia perseptual dan konseptual."
Author: Wan Mohd Nor Wan Daud
34. "Budaya ilmu juga bermakna ilmu dituntut dengan berbagai-bagai cara seperti pembacaan dan pendengaran atau pengalaman. Walaupun Islam menekankan kebolehan menulis dan membaca, tetapi dalam masyarakat Islam dahulu buta huruf tidak bermakna buta ilmu."
Author: Wan Mohd Nor Wan Daud
35. "Karya Al Ya'kubi (Al-Buldan) merupakan sumber data geografis paling awal serta paling otoritatif kerana isinya berasal dari kerja keras dan pencapaian yang melampaui masanya. Karya ini memuat concern dan reliabilitas ilmiah yang sangat diperhatikan oleh masyarakat modern. Ia sarat analisis, ketelitian dan integritas yang menunjukkan kesungguhan dan perhatian penulisnya terhadap ilmu pengetahuan."
Author: Yusri Abdul Ghani Abdullah

Asya Quotes Pictures

Quotes About Asya
Quotes About Asya
Quotes About Asya

Today's Quote

In many places it is literally not safe physically for youngsters to go to school. And in many schools, and its becoming almost generally true, it is spiritually unsafe to attend public schools. Look back over the history of education to the turn of the century and the beginning of the educational philosophies, pragmatism and humanism were the early ones, and they branched out into a number of other philosophies which have led us now into a circumstance where our schools are producing the problems that we face."
Author: Boyd K. Packer

Famous Authors

Popular Topics