Top Biasa Quotes

Browse top 63 famous quotes and sayings about Biasa by most favorite authors.

Favorite Biasa Quotes

1. "Cinta adalah ketegasan pikiran yang dapat mempersatukan logika dan tindakan.Cinta bukan semata mata untuk wanita,tapi cinta adalah rasa yang tak biasa"
Author: @Caditama_
2. "Kalau yang memuji itu teman baik, itu biasa. Kalau yang mencela itu musuh, juga biasa. Tapi kalau yang memuji itu musuh, dan yang mencela itu kawan, itu menyebabkan saya berpikir-pikir."
Author: A.A. Navis
3. "Seorang pangeran mungkin bisa didapat dari dilahirkan, tapi seorang pangeran sejati harus diciptakan, tidak ada seorang pun yang sempurna sejak dilahirkan. Mungkin banyak pangeran yang lahir untuk menjadi raja tapi jauh lebih banyak raja-raja besar yang diciptakan oleh lingkungan dan berasal orang biasa tanpa memiliki apa pun dari awalnya. Dengan kerja keras, keringatnya dan ketulusan hatinya yang ingin membahagiakan banyak orang membuat Tuhan memberkati jalannya." - wise old man to little Jaime"
Author: Adam Aksara
4. "Seorang anak Dukuh Paruk mempertanyakan mengapa orang-orang komunis demi anu enak saja menghapuskan hak hidup banyak manusia biasa dengan cara yang paling gewang. Dan mengapa orang-orang biasa melenyapkan orang-orang komunis, juga demi anu, dengan cara yang sama. Jadi mengapa manusia bisa tetap eksis ketika kemanusiaan mati."
Author: Ahmad Tohari
5. "Priyayi zaman dulu kan bekerja dan mengabdi kepada kaum penjajah, bukan bekerja dan mengabdi kepada kaum kawula seperti kita ini. Mereka bersikap ningrat, maunya dilayani. Mereka menjunjung atasan dan tak mau mengerti tangise wong cilik. Mereka maunya membentuk tata nilai sendiri dan malu bergaul dengan rakyat biasa. Dan mereka angkuh tentu saja. Mereka jarang menyadari bahwa gaji yang mereka terima berasal dari wong cilik, setidaknya berasal dari harta milik bersama seluruh rakyat. Pokoknya priyayi zaman dulu itu menurut pohon jengkol demikian tak berharga karena miskin akan nilai kemanusiaan yang sejati."
Author: Ahmad Tohari
6. "Akhirnya gue sadar bahwa menghapus perasaan itu susah, tapi yang lebih susah lagi itu menghapus kebiasaan."
Author: Alitt Susanto
7. "Pekerja keras = penikmat keindahan dengan nyaman dan biasa"
Author: Arienfit
8. "Penjelasan paling sederhana biasanya adalah penjelasan yang paling sulit dipahami"
Author: Dan Brown
9. "Beberapa kebiasaanmu, aku tak suka. Begitupun beberapa kebiasaanku, kamu tak suka. Tapi kita tetap saling suka, saling menjaga"
Author: Danu Saputra
10. "Dan usai tangis ini, aku akan berjanji. Untuk diam, duduk ditempatku. Menanti seseorang yang biasa saja"
Author: Dee
11. "Banyak sekali orang yang doyan kopi tiwus ini. Bapak sendiri ndak ngerti kenapa. Ada yang bilang bikin seger, bikin tentrem, bikin sabar, bikin tenang, bikin kangen... hahaha! Macem-macem! Padahal kata Bapak sih biasa-biasa saja rasanya, Mas. Barangkali, memang kopinya yang ajaib. Bapak ndak pernah ngutak-ngutik, tapi berbuah terus. Dari kali pertama tinggal di sini, kopi itu sudah ada. Kalau 'tiwus' itu asalnya dari almarhumah anak gadis Bapak. waktu kecil dulu, tiap dia lihat bunga kopi di sini, dia suka ngomong 'tiwus-tiwus' gitu," dengan asyik Pak Seno mendongeng. Filosofi Kopi"
Author: Dee
12. "Entah apa yang membuat hubungan mereka lebih mirip musim mangga. Membeludak dalam satu waktu, lalu hilang kembali berbulan-bulan. Seperti ada tombol yang bisa dengan cepat mengubah mereka dari sepasang kekasih menjadi sahabat biasa."
Author: Dee
13. "Kamu galak sekali waktu itu.""Kamu gombal sekali waktu itu.""Biasanya perempuan suka.""Aku bukan jenis perempuan biasanya."
Author: Desi Puspitasari
14. "Aku hanya jatuh cinta." Aku berusaha menjawab dalam nada biasa. "Tapi, begitulah."
Author: Desi Puspitasari
15. "Seberkas cahaya menjadi begitu luar biasa bukan karena cahayanya, tetapi karena keadaan sekelilingnya. Semakin pekat, semakin bernilailah cahaya itu. Maka nilai itu bukan oleh apa yang di keluarkan, tetapi apa yang telah memberikannya. Karena hanya dengan memberikan dia akan menerima."
Author: Dian Nafi
16. "Tapi lama–lama aku mulai membiasakan diri, sehingga akhirnya terbiasa. Belakangan ini malah kemudian meningkat menjadi rela."
Author: Dian Nafi
17. "Ke setiap diri di depan saya... hari ini, saya bilang...jika kamu punya impian, impian besar dan begitu bermakna, kekuatan imajinasi manusia yang luar biasa, tetapi kamu tidak sedikitpun bekerja keras, tidak sedikitpun meneteskan keringat untuk memperjuangkan impain kamu,...buat saya kamu hanyalah pembual nomor satu bagi diri kamu sendiri.juga...ke setiap diri di depan saya hari ini,saya bilang..., jangan coba-coba bekerja keras, tetapi tanpa impian, tanpa impian yang membakar diri dan benak kamu setiap hari,berkeringat,lelah,...tetapi tanpa makna, melangkah tetapi tanpa tujuan,bangun di pagi hari menyesali apa yang kamu lakukan, bekerja keras tanpa impian, buat saya...,kamu...hanyalah pembual nomor satu bagi dunia"
Author: Donny Dhirgantoro
18. "Meskipun terbiasa tidak diacuhkan, ketika guru diam saja, kemana aku bisa berlindung?"
Author: Evi Sri Rezeki
19. "Kita ada Tuhan. Dalam banyak keadaan yang luar biasa dan mustahil pun, Tuhan pasti menolong."
Author: Faisal Tehrani
20. "Kau akan mengerti bahwa sebuah keinginan yang amat kuat bisa membuat kekuatan yang luar biasa."
Author: Fenny Wong
21. "Cinta mengungkapkan kualitaskualitas besar dan tersembunyi dari pencintanya--apa yang langka dan merupakan perkecualian dari dirinya: dalam artian bahwa cinta menyembunyikan apa yang biasabiasa saja"
Author: Friedrich Nietzsche
22. "Saat cinta ataupun kebencia tidak berperan, tindaka perempuan akan biasabiasa saja"
Author: Friedrich Nietzsche
23. "Mereka yang terbiasa dengan kekuasaan dan aturan memang umumnya sulit memahami puisi (Jepang p. 49)"
Author: Goenawan Mohamad
24. "Kurasa aku sudah terbiasa selalu melihatmu, jadi kalau kau tidak ada, aku merasa agak aneh. Seolah-olah ada sesuatu yang... salah."
Author: Ilana Tan
25. "Seseorang tidak akan merindukan apa yang tidak dia miliki, tapi sungguh sulit rasanya hidup tanpa benda-benda tertentu setelah dia terbiasa memilikinya."
Author: Jean Webster
26. "Mungkin pada akhirnya ini adalah jalan untuk menciptakan dunia tanpamudaya magis darimu perlahan memudarsemuanya akan menjadi biasa dan mungkin akan lenyap tak berbekasdi mulai dari tatapan.. tak lagi mampu merona hatikukemudian senyuman.. tak lagi terbayang saat ku jemput malamkujuga baumu.. tak lagi memerbak anggunmunamunsemua itu bukan akhir, juga bukan sebuah permulaanakhir penutup kisah antara kau dan akupun permulaan hidupku yang tidak ada lagi kamu di situhanya sebuah permainan takdirtega membolak balik perasaan kalbukuyang kali ini sesaat buatku normalyang tanpa terkira kembali jerumuskan aku dalam pedih"
Author: Majdy
27. "Di sebuah hari di bulan januarisudah lama sekali.. saya mencoba tidak lagi menyinggung ini padamutentag perasaanku yang tak pernah sampai..tentang hatiku yang tak pernah bisa beranjak darimutentang cintakunamun, kali ini..aku ternyata lelah sembunyiuntuk sesaat tak kuasa untuk meluapkankanpenuh harap, kau sudi membaca, memahaminya..telah lama kucoba melangkah maju, tak ingin lagi menengok ke belekangnamun slalu saja, hatiku selalu berhasil menuntunnya kembalikamu pasti sudah sadar, jatuh cinta bukanlah pengalaman pertama bagikuharusnya kutelah terbiasa melupakan, harusnya patah hati bisa kulalui dengan mudahtapi ntah mengapa, denganmu, semua berbeda..."
Author: Majdy
28. "Kekecewaan adalah kekuatanyang seharusnya menjadikan Andaberlaku lebih tegas untuktidak dikecewakan lagi....Orang yang sering kecewa,biasanya tidak belajar darikesalahan atau pengingkaran janji,tetap mengulangicara memutuskan yang salah,dan mempercayai orangyang suka dusta atau khianat.Jika kita ikhlas belajardari kekecewaan kecil,kita tidak akan dipaksa merasakanpedihnya kekecewaan besar."
Author: Mario Teguh
29. "Kebiasaan untuk menerjemahkan teks dari perspektif para penafsir sebelumnya – yang pandangannya atas realitas tidak sesuai dengan penemuan-penemuan masa kini – memainkan peranan penting dalam kesalahpahaman atas Kitab Suci."
Author: Maurice Bucaille
30. "Tapi aku nggak sempurna. Aku cuma manusia biasa. Banyak banget kekurangan-kekurangan aku yang kamu nggak tahu," ujar Mawar.Aku menatapnya sambil tersenyum. "I'll take risk, then."
Author: Moemoe Rizal
31. "Kita hidup dalam sangkar yang terbuat dari tuntutan, rutinitas, dan kebiasaan, dan setelah begitu lama hidup dalam batas-batas ini, kita lupa bahwa sesungguhnya terperangkap"
Author: Peter O'Connor
32. "Dalam keadaan waspada biasanya orang Alfuru,terutama yang masih terikat pada kepercayaan pamali, sangat pelit memberikan keterangan tentang kehidupan Alfuru"
Author: Pramoedya Ananta Toer
33. "Apa yang ditakuti bu? Kita semua hidup terus menerus dalam ketakutan. Apa kalian biasanya ketakutan? Tidak ada. Kalau revolusi menang, tidak seorang pun perlu takut lagi."
Author: Pramoedya Ananta Toer
34. "Biasa: harta dengan kejamnya telah memisahkan ibu dari anak."
Author: Pramoedya Ananta Toer
35. "Bersamamu karena terbiasa atau mencinta?"
Author: Rhein Fathia
36. "Sampai berapa lama biasanya kamu sanggup menunggu hujan reda? Sampai aku bisa melihat pelangi."
Author: Robin Wijaya
37. "Mimpi saya yang terbesar, yang ingin saya laksanakan adalah, agar mahasiswa Indonesia berkembang menjadi "manusia-manusia yang biasa". Menjadi pemuda-pemuda dan pemudi-pemudi yang bertingkah laku sebagai seorang manusia yang normal, sebagai seorang manusia yang tidak mengingkari eksistensi hidupnya sebagai seorang mahasiswa, sebagai seorang pemuda dan sebagai seorang manusia."
Author: Soe Hok Gie
38. "Tidak perlu. Mimpi-mimpi burukku biasanya tentang kehilangan dirimu," kata Peeta. "Aku baik-baik saja setelah aku sadar kau ada di sini." (Catching Fire, hal.100)"
Author: Suzanne Collins
39. "Ciri-ciri kesan Islam pada sejarah sesuatu bangsa harus dicari bukan pada perkara-perkara atau sesuatu yang zahir mudah ternampak oleh mata kepala, akan tetapi lebih pada perkara-perkara yang terselip tersembunyi dari pandangan biasa, seperti pemikiran sesuatu bangsa yang biasa terkandung dalam bahasa."
Author: Syed Muhammad Naquib Al Attas
40. "Sesuatu yang membuat Anda menyerah. Bahkan, intelektualitas Anda tidak bisa berbuat apa-apa. Saya biasa menyebutnya … cinta."
Author: Tasaro G.K.
41. "Wahai, wanita-wanita yang hingga usia tiga puluh, empat puluh, atau lebih dari itu, tapi belum juga menikah (mungkin kerana kekurangan fizikal, tidak ada kesempatan, atau tidak pernah 'terpilih' di dunia yang amat keterlaluan mencintai harta dan penampilan wajah.) Yakinlah, wanita-wanita solehah yang sendiri, namun tetap mengisi hidupnya dengan indah, bersedekah dan berkongsi, berbuat baik dan bersyukur. Kelak di hari akhir sungguh akan menjadi bidadari-bidadari syurga. Dan khabar baik itu pastilah benar, bidadari syurga parasnya cantik luar biasa."
Author: Tere Liye
42. "Apakah sekarang semuanya mulai jelas? Apakah sekarang kau mulai yakin atas hubungan ini? Apakah kau sudah punya jawabannya? Kalau sudah, bisakah kau segera memberitahuku? Kemajuan sedikit saja di hati kau akan memberikan rasa tenteram yang luar biasa bagiku. Bukan sebaliknya, hingga hari ini aku hanya berkutat dengan harapa-harapan---karena itulah yang tersisa."
Author: Tere Liye
43. "Wahai saudara yang budiman, raja (pemimpin) dalam alam ada tiga perkara, pangkat raja ada tiga macam. Yang memegang lahir dalam negeri lahir saja, yang perintah atas rakyat hukum adat kebiasaan dunia, itulah raja dalam alam yang memegang lahir saja. Wajib kita ikut seperti yang diperintahkannya, jika bersatu dengan agama. Perihal tidak bersatu dengan syara' (agama), janganlah kita turut seperti apa yang dikatakannya. Kedua, bagi raja yang memerintah hukum batin, yang memerintah jalan agama, itulah ahlus syari'ah, tempat yang memegang jalan agama. Wajib kita ikuti apa yang disuruhnya, siapa yang tidak patuh akan mendapat bala."(dikutip dari tulisan Teuku Ibrahim Alfian, dalam "Mengenal Masyarakat Aceh yang Sedang Membangun")"
Author: Teuku Kutakarang Syaikh
44. "Bagi yang sayang dan menyokong, sumbangan biasa dan sederhana tokoh tersebut akan ditiup ke langit; kelemahan sebesar gunung akan cuba ditutup walau dengan sehelai benang. Bagi yang benci dan menentang tokoh berkenaan pula, sumbangan sebesar gunung akan cuba ditutup, dan kekurangannya - sebagai manusia biasa - akan diperbesarkan; kedua-dua kejahatan ini biasanya dilaksanakan dengan meniup kepolan asap-asap fitnah tentang diri dan keluarga tokoh berkenaan, dan dengan memberikan tempat kepada suara-suara yang berlawanan dengan suara tokoh tersebut."
Author: Wan Mohd Nor Wan Daud
45. "Saya sempat bertanya kepada Pak Amien (Rais). Setelah berperanan menurunkan tiga presiden dan memimpin MPR dalam era terawal reformasi, apa yang telah beliau pelajari? Jawapannya seperti biasa, ikhlas dan tidak menunjukkan keraguan. Katanya, jiwa kita telah menjadi sangat korup. Jawapan ini tidak mengejutkan saya walaupun memilukan dan tidak terbatas kepada negara Indonesia saja."
Author: Wan Mohd Nor Wan Daud
46. "Dalam pesona persahabatan, orang yang biasanya tidak menonjolkan diri bisa menjadi berani, yang pemalu menjadi percaya diri, yang pemalas menjadi giat, yang tidak sabar dan banyak gerak menjadi hati-hati dan tenang."
Author: William Makepeace Thackeray
47. "Kalau kita menolak memaafkan, kita sendiri yang menderita. Biasanya orang yang 'bersalah' tetap dengan gembira menjalani hidup sedangkan kita mengalami penderitaan batin yang berat."
Author: Windhy Puspitadewi
48. "Namun itu berarti bahwa telah tumbuhlah benih-benih pengakuan, bahwa yang benar-benar penting dalam sejarah justru adalah hidup sehari-hari, yang normal yang biasa, dan bukan pertama-tama kehidupan serba luar biasa dari kaum ekstravagan serba mewah tapi kosong konsumtif. Dengan kata lain, kita mulai belajar, bahwa tokoh sejarah dan pahlawan sejati harus kita temukan kembali di antara kaum rakyat biasa yang sehari-hari, yang barangkali kecil dalam harta maupun kuasa, namun besar dalam kesetiaannya demi kehidupan.[Impian dari Yogyakarta, hlm. 38]"
Author: Y.B. Mangunwijaya
49. "Setiap strategi yang sehat dan benar harus selalu berusaha mereduksi pihak lawan seminimum mungkin dan merangkul kawan sebanyak mungkin, sambil membujuk sebanyak mungkin lawan menjadi kawan, terserah apa latar belakangnya. Gerakan yang berkebiasaan membuat musuh di mana-mana amatlah bodoh."
Author: Y.B. Mangunwijaya
50. "Semua yang diciptakan tentu selalu ada tujuannya. Tapi tentu saja terkadang engkau boleh memilih. Kalau engkau tak ingin kelebihan yang diberikan kepadamu, tentu engkau bisa.. mengabaikannya, bukan?""Mengabaikan?""Ya, anggap saja engkau tak pernah punya kelebihan itu. Berlakulah seperti orang biasa."
Author: Yudhi Herwibowo

Biasa Quotes Pictures

Quotes About Biasa
Quotes About Biasa
Quotes About Biasa

Today's Quote

The promise, made when I am in love and because I am in love, to be true to the beloved as long as I live, commits me to being true even if I cease to be in love. A promise must be about things that I can do, about actions: no one can promise to go on feeling in a certain way. He might as well promise to never have a headache or always to feel hungry."
Author: C.S. Lewis

Famous Authors

Popular Topics