Top Darah Quotes

Browse top 28 famous quotes and sayings about Darah by most favorite authors.

Favorite Darah Quotes

1. "Revolusi tidak perlukan demagog penyebar akal kusut. Revolusi perlukan akal sihat, peluruh, api dan darah."
Author: Arena Wati
2. "Guruku mengatakan, coba tatap wajah suami di saat tidur. Pikirkan, seseorang yang tidak ada hubungan darah dengan kita, tiba-tiba sekarang berjuang untuk kita. Mencari nafkah, membahagiakan kita..."
Author: Asma Nadia
3. "Aku mencintaimu. dan itu ternyata menyakitkan. kamu tidak tahu betapa setiap kali kamu berpaling, aku sangat menderita. aku seperti orang yang sedang menoreh nadi dan meneteskan darah perlahan-lahan. semakin lama aku jadi semakin lemah hingga darah habis terkuras. karena itu aku pergi… aku harus menjauh darimu."
Author: Avianti Armand
4. "What did he do to you?" "This," I said, holding up my hand. There was a shattering noise as Renee dropped her plate.  "It's on her right hand," Darah pointed out. "Oh," Renee said, leaning down to get the plate. "So I broke a plate for nothing."
Author: Chelsea M. Cameron
5. "Semua perjalanan hidup adalah sinema. Bahkan lebih mengerikan. Darah adalah darah, dan tangis adalah tangis. Tak ada pemeran pengganti yang akan menanggung sakitmu."
Author: Dee
6. "Mustahil pembajak sawah tgnnya tdk terkotori tanah, sama tdk ada seorg jendral di manapun tgnnya bersih dr bekas lumuran darah"
Author: Dian Nafi
7. "Apakah permata itu? Yaitu cinta yang kuat d antara saudara. Rasa kasih sayang di antara kaum sedarah,"
Author: Eiji Yoshikawa
8. "Jika mawar itu berduri, tusuklah hingga merah darahku, agar aku terbangun pada kenyataan tanpa dirimu."
Author: Fenny Wong
9. "Dari semua yang tertulis, aku hanya mencintai apa yang ditulis seseorang dengan darahnya sendiri." --Friedrich Nietzsche (1844-1900)"
Author: Friedrich Nietzsche
10. "Ibuk dan Bapak tak pernah menentukan aturan kapan dan berapa lama anak-anak harus belajar. Isa dan adik-adiknya telah membuka hati mereka sendiri. Membuka buku mereka sendiri. Ibuk dan Bapak telah bekerja sepenuh hati untuk memenuhi kebutuhan sekolah mereka. Mungkin, anak-anak ini melihat kesungguhan hati orangtua mereka yang telah berjuang tak kenal lelah untuk lima anaknya. Mungkin, anak-anak ini telah merasakan keringat bapaknya menetes di kulit mereka. Mungkin, cinta Ibuk telah memasuki darah mereka, lewat bubur beras merah dan sinar matanya yang syahdu. Mungkin, anak-anak ini tersentuh oleh hidup Bapak dan Ibuk yang sederhana dan penuh keprihatinan. Isa dan adik-adiknya ingin berjuang seperti mereka. Ingin memberikan cinta yang penuh kepada orangtuanya."
Author: Iwan Setyawan
11. "Darah-lumpur sungguh umpatan yang tak pantas diucapkan. Sebagian besar penyihir sekarang ini toh berdarah-campuran. Kalau kita tidak menikah dengan Muggle, kita pasti sudah punah. (Ron Weasley)"
Author: J.K. Rowling
12. "Taj Mahal adalah bangunan yang menjadi bagian dari salah satu tujuh keajaiban dunia. Dibangun oleh Shah Jahan sebagai pusara bagi istrinya Mumtaz Mahal yang meninggal karena melahirkan sungsang ketika peperangan sedang berlangsung. Bagi Shah Jahan Taj Mahal adalah gambaran kecantikan dan keanggunan isterinya yang akan selalu dikenang oleh dirinya dan rakyatnya. Shah Jahan mengutus arsitek berdarah Persia untuk membangun Taj Mahal, Isa namanya. Yang akhirnya jatuh cinta pada Jahanara, puteri Shah Jahan yang bersuamikan Khondamir. Isa sangat mengagumi kecantikan Jahanara yang sangat mirip dengan ibunya, Mumtaz Mahal. Jahanara pun selingkuh dengan Isa yang juga sangat ia cintai, karena sejatinya Jahanara tidak pernah mencintai khondamir. Mereka menikah hanya karena alasan politik. Dibalik bangunan indah dan berdiri megah itu terdapat kisah yang haru, kejam, indah sekaligus membawa pembaca pada zaman kerajaan Hindustan."
Author: John Shors
13. "Cinta seperti penyair berdarah dinginYang pandai menorehkan luka.Rindu seperti sajak sederhana yang tak ada matinya."
Author: Joko Pinurbo
14. "Melayu mudah lupa Melayu mudah lupa Melayu mudah lupaDulu bangsanya dipijak Melayu mudah lupaDulu bangsanya retak Melayu mudah lupaDulu bangsanya teriak Melayu mudah lupaDulu bangsanya haprak Melayu mudah lupaDulu bangsanya kelas dua Melayu mudah lupaDulu bangsanya hina Melayu mudah lupaDulu bangsanya sengketa Melayu mudah lupaDulu bangsanya derita Melayu mudah lupaDulu bangsanya kerdil Melayu mudah lupaDulu bangsanya terpencil Melayu mudah lupaTiada daulat Tiada maruah Tiada bebasMelayu mudah lupa Melayu mudah lupa Melayu mudah lupaSejarah bangsanya yang lena Tanah lahirnya yang merekah berdarahIngatlah Ingatlah Ingatlah Wahai bangsaku Jangan mudah lupa lagi Kerana perjuanganmu belum selesai"
Author: Mahathir Mohamad
15. "Setiap orang bisa membunuh dengan darah panas, tanpa akal sehat. Tapi akal sehat adalah yang diminta sang raja pembunuh. Akal sehat mengatakan kepada Zulaika bahwa ia tidak mungkin berhasil dalam dua serangan melawan laki-laki yang jauh lebih besar dan lebih kuat dari padanya."
Author: Mike Carey
16. "Bulan Merahlalu ditenggak darah bulan merahlolongnya yang serigala hingga ujung benuasebayang lindap sebayang lindap melayar-layarbulan merah mengucur airmatadengusnya yang api memunahkan negeri-negerisebusur waktu sebusur waktu meluncur-luncurtatap bulan merah di waktu malam merapat di ubun-ubunhingga purnamanya penuh sempurna sebugil bulat sebugil bulan menggigil-gigilo, bulan merah di puncak sunyi geliat sepi amuknya!"
Author: Nanang Suryadi
17. "Tidak peduli kita tidak punya kesamaan darah, DNA, fisik, sifat, atau apapun itu, aku sudah menganggapmu adik semenjak kita bertemu. Dan kau tetap akan jadi adikku sampai kapanpun. Aku adalah hyeong-mu dan kau adalah dongsaeng-ku. Tidak akan ada yang berubah. (Jang Min Ho)"
Author: Orizuka
18. "Tanpa wanita takkan ada bangsa manusia. Tanpa bangsa manusia takkan ada yang memuji kebesaranMu. Semua puji-pujian untukMu dimungkinkan hanya oleh titik darah, keringat dan erang kesakitan wanita yang sobek bagian badannya karena melahirkan kehidupan."
Author: Pramoedya Ananta Toer
19. "..dan modern adalah juga kesunyian manusia yatim-piatu dikutuk untuk membebaskan diri dari segala ikatan yang tidak diperlukan: adat, darah, bahkan juga bumi, kalau perlu juga sesamanya.(Jejak Langkah, h. 2)"
Author: Pramoedya Ananta Toer
20. "Lihat, ini Arok, yang tetap mempertahankan Tumapel. Dia dan pasukannya akan mempertahankannya sampai titik darah terakhir. Bukan karena imbalan uang, emas dan perak dan singgasana. Hanya karena kesetiaan pada janji."
Author: Pramoedya Ananta Toer
21. "Yang tak berdarah mati. Yang kekurangan darah lemah. Hanya yang berlumuran darah saja perkasa. Ada adinda dengar? Perkasa! Dan hanya si lemah berkubang dalam air matanya sendiri. (Tumenggung Mandraka)"
Author: Pramoedya Ananta Toer
22. "Tuhan Mengguyuri hati dengan darah dan air mata sebelum mengukir segala rahasiaNya di sana..."
Author: Rumi
23. "Hanya hati yang berdarah-darah sajalah yang mampu melihat cahayaNya"(kata-kata Syams kepada istrinya, Kimya, yang juga anak angkat Rumi)"
Author: Rumi
24. "Dalam diriku mengalir sungai panjang,darah namanya;dalam diriku menggenang telaga darah,sukma namanya;dalam diriku meriak gelombang sukma,hidup namanya;dan karena hidup itu indah,aku menangis sepuas-puasnya"
Author: Sapardi Djoko Damono
25. "Kawan-kawan semua, dimasa yang akan datang tidak boleh lagi ada kegelapan, tidak juga desingan peluru. tidak ada lagi kebodohan yang begitu keji atau pertimpahan darah. Karena tak ada lagi setan, maka tak akan ada lagi malaikat. Di masa depan tidak boleh ada lagi manusia membantai sesamanya, bumi akan menjadi terang, umat manusia akan saling mencinta. akan tiba suatu hari ketika semuanya terasa damai, harmonis, terang benderang, menggembirakan dan begitu hidup. Hari itu akan datang dan itulah sebabnya mengapa kita akan menyongsong maut."
Author: Victor Hugo
26. "Jika aku menulis dilarang, aku akan menulis dengan tetes darah!"
Author: Wiji Thukul
27. "Demikian potret sosok-sosok yang berdedikasi dalam menyunting khazanah keilmuan. Ilmu adalah tujuan mereka; ikatan pikirannya; dan cinta adalah darahnya. Mereka laksana bangunan kokoh yang tersusun dari berbagai raga tapi jiwa merek satu."
Author: Yusri Abdul Ghani Abdullah
28. "Di antara pertikaian antarmazhab yang mengakibatkan pergolakan dan kekacauan adalah pertikaian antara mazhab Ahlus Sunnah dan Rafidhah pada tahun 655H. Pertikaian ini dimenangkan Ahli Sunnah sehingga bertambahlah kebencian kaum Rafidhah terhadap kalangan Ahlus Sunnah. Wazir Ibn al-‘Alqami yang menganut mazhab Rafidhah menekan kaum Muslim Ahlus Sunnah dan meminta Hulagu Khan, pemimpin Tartar menyerang wilayah Islam. Permintaan ini dipenuhi Hulagu Khan yang berhasil menduduki Baghdad, menjatuhkan khalifah dan menghapus sistem kekhalifahan dan membantai penduduk tanpa pandang bulu sehingga kota itu banjir darah."
Author: Yusri Abdul Ghani Abdullah

Darah Quotes Pictures

Quotes About Darah
Quotes About Darah
Quotes About Darah

Today's Quote

We need to invest dramatically in green energy, making solar panels so cheap that everybody wants them. Nobody wanted to buy a computer in 1950, but once they got cheap, everyone bought them."
Author: Bjorn Lomborg

Famous Authors

Popular Topics