Top Intelek Quotes

Browse top 23 famous quotes and sayings about Intelek by most favorite authors.

Favorite Intelek Quotes

1. "Perlu ramai "intelektual", bukan "intelekjual"."
Author: A. Samad Said
2. "Jer u obicnom, svagdašnjem svijetu ljudskih odnopsa bio je neobicno nalik na stranca. Nelagodno se osjecao medu ljudima i bilo mu je teško ili cak nemoguce zapodjenuti razgovor bilo s kime osim s onim koji je govorio njemu vlastitim, intelektualnim jezikom ideja. U emocionalnom je pogledu bio stranac."
Author: Aldous Huxley
3. "Dirimu, dan intelekmu, itulah hartamu, andai rumah itu musnah dan tanah itu dirampas."
Author: Arena Wati
4. "Sebuah memoir bukan sekadar bercerita tentang episod-episod, watak-watak dan diri pengarang dalamnya, tetapi juga persoalan kepercayaan, nilai-nilai zaman, visi manusia, dan dialektik yang terjadi hasil perbenturan intelektual dalam kalangan masyarakat."
Author: Baharuddin Zainal
5. "Membaca autobiografi atau memoir seolah-olah terlibat dalam dialog dengan narator yang menjadi jurucakap pengarang: mendengar secara langsung cerita serta pendapat tentang zamannya dengan gaya pengucapan peribadinya. Gaya bahasa dan idiosinkrasi penampilannya menghantar karyanya mirip cereka, tetapi fakta dan kebenaran subjeknya akan menyeretnya menjadi mirip sejarah, dan hakikat inilah yang berkemungkinan melahirkan memoir sebagai wacana intelektual yang artistik; menggugah dan tidak menjemukan."
Author: Baharuddin Zainal
6. "Një intelektual thotë një gjë të thjeshtë në një mënyrë të vështirë. Një artist thotë një gjë të vështirë në një mënyrë të thjeshtë."
Author: Charles Bukowski
7. "Siapa yang bisa menemukan buku yang tepat, akan berada di tengah-tengah teman terbaik. Di sana kita akan berbaur dengan karakter yang paling pintar, paling intelek, dan paling luhur; di sana kebanggan serta keluhuran manusia bersemayan."
Author: Jostein Gaarder
8. "Perkembangan intelektual masih belum merupakan surat ijazah untuk kesusilaan."
Author: Kartini
9. "A w koncu, jesli chwile wytchnienia lub dystrakcji towarzyskich okaza mi sie konieczne, czulem, ze bardziej od rozmów intelektualnych, które ludzie swiatowi uwazaja za pozyteczne dla pisarza, milostki z zakwitajacymi dziewczetami beda moim pokarmem wybranym, któremu ostatecznie dam przystep do mojej wyobrazni, przypominajacej owego slynnego konia karmionego tylko rózami."
Author: Marcel Proust
10. "Ljubomora ispunjava misli potpunije nego najstrastveniji intelektualni rad. U mislima ne ostaje niti jedan slobodan trenutak. Ljubomoran covjek ne zna što je dosada....Ljubomora je kao strašna zubobolja. Ne dopušta coveku da radi, ni da sjedi. Tjera ga da hoda, tamo-amo, tamo-amo."
Author: Milan Kundera
11. "Mislim, dakle postojim je recenica intelektualca koji potcjenjuje zubobolju.Osjecam, dakle postojim mnogo je šire primjenjiva istina i tice se svega živog.Moje ja u osnovi se ne razlikuje od vašeg onim što misli. Ljudi je mnogo, ideja je malo: svi mislimo približno jednako i ideje jedni drugima predajemo, posudujemo, krademo.Kad mi pak netko stane na nogu, bol osjecam samo ja. Osnova ja nije mišljenje, nego patnja koja je najosnovniji od svih osjecaja. U patnji ni macka ne može sumnjati u svje nezamjenjivo ja. U snažnoj patnji svijet nestaje i svatko od nas je sam sa sobom.Patnja je sveucilište egocentrika."
Author: Milan Kundera
12. "(...) wartosc idei w zaden sposób nie zalezy od szczerosci tego, kto ja glosi. Wprost przeciwnie; istnieje duze prawdopodobienstwo, ze im bardziej jest nieszczery, tym bardziej stanowi ona czysty wytwór jego intelektu, nieskazony jego osobistymi potrzebami, pragnieniami czy przesadami."
Author: Oscar Wilde
13. "...profesori nisu mogli da se odluce da me smatraju'umetnikom'. –On je veoma ozbiljan-govorili su- veoma vešt i uspeva u onome što naumi. Ali, hladan je kao led, u njegovim delima nema emocije, jer on nije licnost. On je racionalan i, bez sumnje, intelektualac. Za umetnost treba imati srce!"
Author: Salvador Dalí
14. "...trebalo je da ostarim, a da bih ostario, trebalo je da radim, da se borim, da skupim sve svoje intelektualne i fizicke sange kako bih izišao kao pobednik iz ovog krstaškog rata u koji sam pošao da bih osvojio svoju dušu."
Author: Salvador Dalí
15. "Islam menolak secara total penerapan apapun dari konsep-konsep sekular, sekularisasi atau sekularisme atas dirinya, kerana semuanya itu bukanlah milik Islam dan asing baginya dalam segala segi. Konsep-konsep tersebut merupakan milik dan hanya wajar dalam konteks sejarah intelektual Kristen-Barat, baik pengalaman maupun kesedaran keagamaannya."
Author: Syed Muhammad Naquib Al Attas
16. "Sesuatu yang membuat Anda menyerah. Bahkan, intelektualitas Anda tidak bisa berbuat apa-apa. Saya biasa menyebutnya … cinta."
Author: Tasaro G.K.
17. "Nabi Muhammad SAW dipersetujui sebulat suara oleh semua umat Islam sebagai al-nabi al-ummi, nabi yang buta huruf. Namun demikian, sunnahnya lengkap dengan aphorisme dan tindakan-tindakan yang menguatkan konsep ilmu dalam al-Quran dan menjadi pencetus dan kuasa pendorong bagi pembangunan intelektual dan tamadun masa depan dalam Islam."
Author: Wan Mohd Nor Wan Daud
18. "Dalam lawatan itu, saya menyatakan kebimbangan tentang aliran-aliran extremism yang sedang menular di kalangan beberapa kelompok aktivis Islam pada waktu itu. Fazlur Rahman menasihati bahawa intelektual dan pemikir Muslim tidak harus pasif. Harus kerja kuat, menulis dan menjelaskan kepada masyarakat dengan mendalam dan integriti. Tanpa gerakan intelektualisme yang mendalam, kebangkitan Islam akan gagal dan kecewa."
Author: Wan Mohd Nor Wan Daud
19. "Jelas bahawa perlindungan hak-hak asasi manusia dan harta intelektual dan penjagaan alam sekitar di peringkat sebilangan peribadi yang terlibat, mungkin terpancar dari niat yang sebenar-benarnya mencintai dan menghormati nilai-nilai insani, keunggulan intelektual dan penjagaan alam sekitar. Namun di peringkat tamadun Barat, khasnya dalam institusi berpengaruh di sana, isu-isu hak-hak asasi manusia, harta intelektual dan penjagaan alam tabii merupakan alat-alat penguasaan ekonomi dan sosiopolitik tamadun Barat ke atas tamadun-tamadun lain."
Author: Wan Mohd Nor Wan Daud
20. "Ketiadaan budaya ilmu bersepadu dalam tamadun hari ini telah mengakibatkan peluasan bencana kehilangan adab. Kebiadaban ini telah melahirkan banyak kerosakan dalam pemikiran dan akhlak manusia serta alam tabii. Dalam pemikiran dan akhlak, kejahilan atau kebebalan dan kemalasan intelektual dikaitkan (sebagai alasan) dengan pengkhususan; kedayusan moral disebut sebagai toleransi dan kesederhanaan; pembaziran dimaknakan dengan rekreasi atau mempertahankan kedudukan; korupsi akhlak dan ekonomi atau kedua-duanya sekali dimaafkan sebagai lumrah kehidupan moden; dan penjahanaman alam sekitar disebut sebagai harga tabii kemajuan."
Author: Wan Mohd Nor Wan Daud
21. "Tradisi Islam-Arab kita masih sangat membutuhkan kerja keras intelektual yang sistematis lewat kajian cemerlang sehingga dapat menyajikan nilai-nilai budaya Arab orisinal yang bersih dari berbagai kesesatan pemikiran dan penyimpangan akidah kepada generasi saat ini. Sudah barang tentu upaya pengkajian ini harus diawali dengan penyelarasan antara segi-segi maknawi pada tradisi tersebut dengan panduannya yang berasal dari kalangan intelektual terkemuka sehingga tidak lagi terjadi apa yang sering kita dengar dan sering kita lihat tentang eksploitasi tradisi yang berakhir pada kesia-siaan dan suatu saat hanya menjadi beban kekecewaan."
Author: Yusri Abdul Ghani Abdullah
22. "Komunitas yang bangkit ini tidak berasal dari kalangan militer atau politikus kerana kedua kelompok ini sedang berada dalam bayang-bayang cobaan sehingga tidak mampu berperan lagi di persimpangan sejarah yang kritis ini. Kerana itu hampir semua sisi kesejarahan meniscayakan tanggungjawab dan menawarkan peran bagi kalangan intelektual untuk merekonstruksi khazanah ilmu pengetahuan dan kebudayaan yang diluluhlantakkan serbuan Mongol di Timur dan Sepanyol di Barat. Mereka harus membangun kedua modal itu sehingga kejayaan ilmiah dapat menggantikan kejayaan politik yang hilang akibat bencana perpecahan dan fanatisme golongan yang akut. Keduanya juga diperlukan guna membangun jaring ruhani dan pemikiran yang memelihara eksistensi dan identitas umat Islam dari keruntuhan, erosi dan perpecahan."
Author: Yusri Abdul Ghani Abdullah
23. "Gerakan kaum intelektual dengan berbagai kecenderungannya bukan gaung isolasi dan kepanikan pemikiran, omong kosong tanpa makna, angan-angan gersang, maupun duduk santai di menara gading yang tinggi apalagi sebuah bentuk pelarian dari realitas kehidupan. Pada hakikatnya gerakan ini merupakan sebuah upaya mulia guna bangkit melawan musuh lewat wacana ketika perlawanan melalui kekuatan militer dan politik mengalami kebuntuan."
Author: Yusri Abdul Ghani Abdullah

Intelek Quotes Pictures

Quotes About Intelek
Quotes About Intelek
Quotes About Intelek

Today's Quote

I just like meeting people.""I don't." Tinsley wrinkled her nose. "It upsets my balance. I hate having to constantly reconfigure everyone, who fits where and all that."
Author: Cecily Von Ziegesar

Famous Authors

Popular Topics