Top Kenangan Quotes

Browse top 44 famous quotes and sayings about Kenangan by most favorite authors.

Favorite Kenangan Quotes

1. "Cinta pertama itu tetap unggul, mencakar-cakar kerinduan dan kenangan, menyembunyi dan merahsiakan sebahagian keanehannya, dan akhirnya menjadi sukar dimengerti, apalagi disambung. m/s 144"
Author: A. Samad Said
2. "Puisi yang ditulis dengan hati tak pernah mati, puisi yang ditulis dengan peristiwa kelak jadi kenangan atau bahkan hilang dari ingatan, puisi yang ditulis dengan cinta ia akan mencipta, tercipta dan juga menjadi kata-kata yang tak lapuk dimakan usia~~"
Author: Arif Saifudin Yudistira
3. "Penantian itu tidak pernahmenyakitkan, selama masih ada kerinduan,harapan dan kepercayaan. Pada akhirnya kenanganlah yangakan membawanya pulang."
Author: Cit?a ?iZcha Maya
4. "Momentum tidak dapat dikejar. Momentum hadir. Begitu ia lewat ia tidak lagi sebuah momentum. Ia menjadi kenangan. Dan kenangan tidak akan membawa Anda kemana-mana. Kenangan adalah batu-batu di antara aliran sungai. Anda seharusnya menjadi arus bukan batu."
Author: Dee
5. "Keheningan mengapungkan kenangan, mengembalikan cinta yang hilang, menerbangkan amarah, mengulang manis keberhasilan dan indah kegagalan. Hening menjadi cermin yang membuat kita berkaca-suka atau tidak pada hasilnya."
Author: Dee
6. "Cinta tidak hanya pikiran dan kenangan. Lebih besar, cinta adalah dia dan kamu. Interaksi."
Author: Dee
7. "Kenangan itu cuma hantu di sudut pikir. selama kita diam dan ngga berbuat apa-apa, selamanya dia tetap jadi hantu, ngga akan pernah jadi kenyataan."
Author: Dee
8. "Tidak ada yang tahu bagaimana kenangan bekerja. Keluar masuk ingatan seenaknya sendiri."
Author: Desi Puspitasari
9. "Kenangan tetap selalu tersisa, benda tak lebih hanya kail pemicu. Selama kenangan itu ada, rasa itu masih tetap membekas."
Author: Devania Annesya
10. "Pertanyaannya sekarang adalah mana yang lebih menyakitkan, mereka yang memiliki kenangan lalu kehilangan atau mereka yang kehilangan tanpa memiliki kenangan?"
Author: Devania Annesya
11. "Tak setiap kenangan pertama layak terlontar, apalagi di depan seseorang yang telah resmi disatukan dalam pernikahan. Seharusnya kenangan itu tetap menjadi rahasia diri, dipendam dalam relung benak terdalam, ditutup dengan kunci berlapis, dan hanya dibuka jika sedang sendiri."
Author: Dian Nafi
12. "Mengapa kau menyimpan kenangan itu sendirian? Tidakkah kau ingin membaginya bersamaku?"
Author: Diyah Ratna
13. "Percayalah pada waktu: Semua pasti berlalu, yang tersisa tinggal kenangan..."
Author: Fahd Djibran
14. "Melupakan berarti berusaha menghapus kenangan, sedangkan merelakan berarti belajar melepaskan."
Author: Irin Sintriana
15. "Menulis kembali kenangan masa lalu butuh sebuah keberanian."
Author: Iwan Setyawan
16. "Kenangan itu, betapapun pahitnya, selalu bisa dikenang dan ditempatkan kembali di hati kita. Dan, biarlah memori beristirahat disana. Biarlah kita kunjungi suatu saat."
Author: Iwan Setyawan
17. "Ah, sampai di sini, mungkin kau akan bertanya siapa diriku. Tapi apa perlunya kau tahu? Aku hanya bagian kecil dari cerita ini. Aku hanya seseorang yang berusaha mencatat sedikit kenangan agar tak hilang begitu saja ditelan zaman. Jika suatu peristiwa telah pergi, kau tahu, ia tak akan hilang begitu saja. Jika dulu ada tawa, gaungnya masih bisa masih bisa kau dengar di sana. Jika dulu ada air mata, kau masih bisa membasuhnya dengan tanganmu di sana, sekarang. Jika aku mati, kenangan itu akan hidup."
Author: Iwan Setyawan
18. "Tak ada foto tapi kenangan itu melekat erat."
Author: Iwan Setyawan
19. "Selama ini kulihat hidup semakin rumit. Banyak orang tega membunuh hati nurani dengan tangan mereka sendiri. Kusaksikan tangan-tangan politik semakin kotor, meraih kemenangan demi kepentingan sendiri. Pemimpin saling berebut nasi. Pemimpin yang bahkan tak bisa memimpin hidup mereka sendiri. Lumpur menggenangi ratusan rumah, mesjid, sekolah, warung nasi, juga kenangan. Lumpur panas yang tumpah karena uang dan ketidakpedulian. Bahkan ada juga yang membunuh dengan mengatasnamakan agama. Beberapa orang dilarang beribadah di tempat ibadah mereka sendiri. Di mana ada proyek sosial, di sana cenderung ada penipuan. Banyak orang kehilangan hati mereka sendiri. Keluarga merindukan kehangatan."
Author: Iwan Setyawan
20. "Selesai sudah kubungkus kenangan itu. Tak semua memang karena ingatan ini kadang keruh dan tak bisa tajam membelah-belah masa lalu yang panjang."
Author: Iwan Setyawan
21. "Sampai di sini, air mataku mengalir. Tak hanya mengalir, aku bahkan menghujan. Kenangan mereka berembus kencang menghantam pagi menjelang siang di kamarku. Sendiri. Kumatikan televisi yang dari tadi memang tak kulihat. Hujan mengempas kota kecil ini. Membuat pagi semakin melankolis. Angin berembus, menyibak korden putih yang tipis. Aku tak kuasa lagi meneruskan tulisanku."
Author: Iwan Setyawan
22. "Sajak Musim GugurMalam-malam berguguran...Kenangan berguguran...Hanya sajak ini yang tumbuhKau selalu berdiri, ketika matahari mengoyak langitKetika panas, mengoyak-ngoyak hidup!Kau pernah ajak aku berjalanMelalui pagi dan senja, berbasah hujanMelalui kali. Luka dan suka mengalir di sanaTanpa jedaBertahan! Kau harus bertahan...Jangan gugur sebelum musim dingin tibaIni kuberikan napasku!"
Author: Iwan Setyawan
23. "Sebuah momen sederhana, momen masa kecil yang menggetarkan. Sebuah percik kehidupan yang akan menjadi kenangan. Kenangan yang bisa menyelamatkan Bayek dan saudara-saudaranya kelak dalam hidup selanjutnya. Sebuah kebersamaan yang akan mengikat mereka, ke mana pun mereka pergi. Hangat matahari pagi itu akan menemani hidup mereka. Selamanya."
Author: Iwan Setyawan
24. "Manusia memang pengumpul segala sesuatu. Dari kenangan, sampai barang rongsokan."
Author: Jessica Huwae
25. "Aku terkesima betapa dunia adalah sebuah tempat yang indah. Sekali lagi aku mendapatkan perasaan euphoria terhadap segala sesuatu di sekitar diriku. Siapakah kita ini, yang selalu hidup di sini? Setiap orang di pelataran itu seperti sebuah harta karun hidup yang penuh dengan pikiran dan kenangan, impian dan keinginan. Aku terkurung di dalam kehidupan kecilku sendiri di bumi ini, tapi itu pun berlaku pada setiap orang lain di pelataran ini."
Author: Jostein Gaarder
26. "Mungkin ini salahku yang terlalu bergantung dengan kehadiran Tristan dan tidak pernah mempersiakpakn diri kalau suatu saat ia akan pergi. Dan ketika sosoknya sudah tidak ada, hanya aku yang kelelahan menunggunya, memikirkannya, dan memutar kembali kenangannya."
Author: Laili Muttamimah
27. "Selalu ada yang membuat terlena dan tak berdaya pada hujan, pada rintik dan aromanya, pada bunyi dan melankolinya, pada caranya yang pelan sekaligus brutal dalam memetik kenangan yang tak diinginkan"
Author: Laksmi Pamuntjak
28. "Terkadang kuingin melenyapkan semua kenangan tentangmuselaluku menguatkan diriku, menegarkan hatiku,namun semua itu tak prnah berhasilindraku seketika lumpuhsesaat sebelum palu yang kuayunmenghancurkan tembok bayangmu"
Author: Majdy
29. "Biar!tak kau ingat lampu-lampu yang menyihir kita menjadi orang yang mentertawakan dunia. tak kau ingat keringat meleleh di langkah kaki, di punggung, kening, menantang matahari! menunggingkan pantat ke muka-muka orang-orang yang dipuja sebagai dewa! o, engkau telah membunuh kenangan demikian cepat. seperti kulindas kecoak dengan ujung sepatuku. perutnya yang memburai, putih, mata yang keluar dari kepala, masih bergerak-gerak. aku menjadi pembunuh. seperti dirimu. demikian telengas. tanpa belas. kepada kenangan. biar. jika kau tak mau temani. biar kurasakan nyeri sendiri. di puncak sepiku sendiri!"
Author: Nanang Suryadi
30. "Kenangan perlu ada dalam hidup untuk dikenang, ditertawakan dan menjadi warisan ingatan kepada anak keturunam"
Author: Norhayati Berahim
31. "Bukan orangnya yg g bisa dilupakan, tetapi kenangan saat kalian bersama yg g bisa kamu lupakan,,,"
Author: Novan Andriyono
32. "Tidak, yang mati tidak harus bisu. Energi mereka tetap hidup melalui berbagai cara,jalan dan sarana, terutama melalui kenangan dan mulut para nyawa yang lolos dari saringannya di Buru ini. Pada suatu kali mungkin ada yang mampu mencatatnya tanpa tangannya gemetar dan tanpa membasahi kertasnya (Nyanyi Sunyi Seorang Bisu, h. 181)"
Author: Pramoedya Ananta Toer
33. "Kalian ingin selalu mengingat kenangan manis, sedangkan aku malah ingin melupakan. Bahkan aku berharap kenangan itu tidak pernah ada. Dengan begitu, tidak ada yang perlu kutangisi."
Author: Prisca Primasari
34. "Apa yang harus kita lakukan pada kenangan yang memaksa untuk terus diingat?"
Author: Raditya Dika
35. "Entahlah, mana yang lebih sulit, Melupakan Orangnya atau kenangannya.mungkin keduanya memang susah untuk dilupakan,karena saling berhubungan."
Author: Rifki Hidayatullah
36. "Kenangan adalah satu-satunya cara untuk menyimpan cintamu agar tetap hidup."
Author: Robin Wijaya
37. "Tetapi kenang-kenangan demonstrasi akan tetap hidup. Dia adalah batu tapal daripada perjuangan mahasiswa Indonesia, batu tapal dalam revolusi Indonesia dan batu tapal dalam sejarah Indonesia. Karena yang dibelanya adalah keadilan dan kejujuran."
Author: Soe Hok Gie
38. "Tidak ada yang pergi daripad hati. Tidak ada yang hilang dari sebuah kenangan"
Author: Tere Liye
39. "Dia selalu mencintainya—mencintai laki-laki itu dan seluruh kenangan pahit-manis bersamanya."
Author: Widyawati Oktavia
40. "Kau, berbahagialah. Jangan menengok kembali kenangan kau-aku itu. Itu bukan lagi tentang kita. Itu hanyalah tentang kau-aku. Kau bisa melihat perbedaannya, bukan?"
Author: Widyawati Oktavia
41. "Aku tidak ingin hubungan kami berakhir meninggalkan rasa benci. Aku ingin percaya bahwa kami memang pernah memiliki sesuatu, bahwa perasaannya kepadaku sungguh-sungguh. Dengan begitu, yang akan tersisa nanti untukku adalah kenangan manis."
Author: Windry Ramadhina
42. "Banyak orang yang berharap dapat memutar kembali waktu karena penyesalan, sampai hanya itu yang tinggal di benak mereka. Sampai penyesalan menggerogoti jiwa mereka, sampai lama-kelamaan mereka mati bersamanya. Penyesalan, sama seperti hidup, sama seperti kenangan, adalah hal yang sangat mengerikan."
Author: Winna Efendi
43. "Ada suatu saat kita tidak dapat memilih yang terbaik. Ada suatu saat di mana kita berbuat kesalahan, dan hidup dalam kenangan penuh penyesalan. Tapi saat ini, aku hanya ingin mengikuti kata hati - ke mana pun ia membawaku.."
Author: Winna Efendi
44. "...bahkan saat dunia berputar dan berubah,kenangan yang tercetak pada lembaran foto itu tidak pernah berubah. Photographs last for a lifetime."
Author: Winna Efendi

Kenangan Quotes Pictures

Quotes About Kenangan
Quotes About Kenangan
Quotes About Kenangan

Today's Quote

I'm such a closeted nerd."
Author: Cassie Scerbo

Famous Authors

Popular Topics