Top Kiran Quotes

Browse top 75 famous quotes and sayings about Kiran by most favorite authors.

Favorite Kiran Quotes

1. "Ketika kau merasa letih dalam melakukan kebaikan maka sungguh keletihan akan segera sirna dan kebaikannya akan abadi. Sekiranya kau merasa bahagia melakukan dosa dan maksiat, ketahuilah bahwa kebahagiaannya akan segera sirna padahal dosa dan kemaksiatannya akan abadi."
Author: Ali
2. "Orang cerdas berdiri dalam gelap, sehingga mereka bisa melihat sesuatu yang tak bisa dilihat orang lain. Mereka yang tidak dipahami oleh lingkungannya, terperangkap dalam kegelapan itu. Orang yang tidak cerdas hidup di dalam terang. Sebuah senter menyiramkan sinar tepat di atas kepala mereka dan pemikiran mereka hanya sampai batas batas lingkaran cahaya senter itu."
Author: Andrea Hirata
3. "Aku belajar menaruh hormat kepada orang yang menegakkan martabatnya dengan cara membuktikan dirinya sendiri, bukan dengan membangun fikiran negatif tentang orang lain."
Author: Andrea Hirata
4. "Sering aku disiksa oleh pertanyaan: mengapa A Ling bisa begitu? Apa salahku sehingga ia begitu? Apa yang ada di kepala seorang perempuan? Apakah pertimbangan yang bijak? Kecemasan? Atau sekadar dengungan? Sungguh aku tak mengerti. NAmun, perlukah aku mengerti? Kurasa tidak. Yang kuperlukan hanyalah menghormati keputusannya, dan karena Tuhan telah menciptakan manusia dengan hati dan pikiran yang boleh punya jalan masing-masing, penghormatan seharusnya tidak memerlukan pengertian. (hlm. 237)"
Author: Andrea Hirata
5. "Kebodohan dan kedunguan,akal dan fikiran yang suntuk adalah perhambaan yang lebih kejam dari segala macam perhambaan"
Author: Anonymous
6. "Kalau kita merasa risi melihat ada tetangga yang tidak sembahyang, kita kunjungi dia dan ajak dia bertukar pikiran dengan menggunakan alasan-alasan yang didasarkan pada akal. Ini namanya perbuatan ksatria. Yang tidak baik adalah bila kita beramai-ramai membuat negara berkuasa untuk memaksakan kehendak pribadi pada semua orang. Agama terpaut pada hak asasi, di bidang privasi, atas keyakinan orang per orang, yang tidak bisa dipaksa-paksakan."
Author: Daoed Joesoef
7. "Hampir semua orang melacurkan waktu, jati diri, pikiran, bahkan jiwanya. Bagaimana kalau ternyata itulah pelacuran yg paling hina?"
Author: Dee
8. "Cinta membuatnya tak perlu menggunakan akal dan pikiran, tapi ia mendapat petunjuk dengan hati, dan karena cintalah yang membuat hatinya tak bisa padam, seperti obor abadi dari api abadi."
Author: Dian Nafi
9. "Ya Allah, jgn jadikan waktu ini masa terakhir bagiku dg rumah-Mu. Sekiranya Engkau jadikan bagiku masa terakhir, maka gantilah surga utkku"
Author: Dian Nafi
10. "Sesuatu menyelinap di hatiku dan meremasnya tanpa ampun. Menciptakan keluhan-keluhan di mulutku, dan kebodohan-kebodohan di pikiranku,aku cemburu."
Author: Dini Meditria
11. "Menurut satu aliran pemikiran, jika seseorang menguasai satu keterampilan, dia telah menguasai seluruh ilmu. Ilmu bela diri bukan jurus-jurus belaka-- ilmu bela diri menyangkut kematangan jiwa. Jika seseorang mengolah jiwanya dengan sungguh-sungguh, orang itu mampu menguasai segala sesuatu, termasuk seni belajar dan pemerintahan. Dia memandang dunia apa adanya, dan sanggup menilai orang."
Author: Eiji Yoshikawa
12. "Hidupmu tidak akan ditentukan oleh keramaian, begitu kata Soren Kierkegard. Jangan membuat pilihan berdasarkan pilihan banyak orang, buatlah pilihan berdasarkan kata hatimu, berdasarkan akal pikiranmu."
Author: Fahd Djibran
13. "Kita bukan apa-apa, dan bukan siapa-siapa, sampai kita mewakili pikiran dan perasaan kita sendiri!"
Author: Fahd Djibran
14. "TanganNya tidak pernah terlalu pendek untuk menjangkau kita...kupingNya tidak pernah terlalu bising sehingga tidak bisa mendengar seruan kita...& mataNya tidak pernah berada terlalu jauh sehingga tidak bisa memperhatikan kita...Tapi,seringkali hati kita yg terlalu kecil untuk menyadari keberadaanNya...& pikiran kita yg terlalu sempit untuk mengakui kekuasaanNya atas semua masalah kita...*nite all..yesaya 55:8"
Author: Ferawati
15. "Saya harap saya bisa melatih keberanian bicara dengan melatih keberanian bertanya: benarkah pikiran dan dugaan-dugaan saya sendiri?"
Author: Goenawan Mohamad
16. "Aku terkesima betapa dunia adalah sebuah tempat yang indah. Sekali lagi aku mendapatkan perasaan euphoria terhadap segala sesuatu di sekitar diriku. Siapakah kita ini, yang selalu hidup di sini? Setiap orang di pelataran itu seperti sebuah harta karun hidup yang penuh dengan pikiran dan kenangan, impian dan keinginan. Aku terkurung di dalam kehidupan kecilku sendiri di bumi ini, tapi itu pun berlaku pada setiap orang lain di pelataran ini."
Author: Jostein Gaarder
17. "Kadang pola pemikiran bisa berubah 180 derajat karena keadaan, kondisi dan situasi. Bahkan hati yang semula sangat tenang bisa mejadi gelisah karena pikiran seperti kata Deff Leppard "you could only change your heart if you only change your mind". Menjadi diri sendiri adalah pilihan yang tepat, keep smiling."
Author: Layla R. Aprilyani
18. "Dunia kita ini kan Cuma lumut kecil yang tumbuh di planet kita yang kecil. Tapi kita menyangka bahwa kita punya sesuatu yang besar, pikiran-pikiran besar, urusan-urusan besar. Padahal semua itu Cuma butiran pasir."
Author: Leo Tolstoy
19. "Hal yang pali aku sesali adalah aku tidak bisa membuat dua orang mengerti jalan pikiran ku, orang pertama adalah Muhammad Ali Jihad dan kedua adalah anakku, Harilal."
Author: Mahatma Gandhi
20. "Pikiran jahat menunjukkan bahwa kita sakit, jadi kita harus menghindarinya."
Author: Mahatma Gandhi
21. "Orang sekarang ini makan dengan pikiran mereka, tidak dengan tubuh mereka"
Author: Masanobu Fukuoka
22. "Siapa yang hidup dalam dunia pikiran, dapat melepaskan dirinya daripada gangguan hidup sehari-hari"
Author: Mohammad Hatta
23. "Melalui kajian dan penyelidikan pengajian tingginya, Barat mendidik kaum terpelajar dunia Islam dan Timur sama ada dari segi ekonomi, sains dan teknologi, pentadbiran awam, sosiologi, falsafah mahupun agama. Secara yang cukup licik, Barat secara senyap-senyap menyusup di semua kedudukan dan jawatan strategis dunia melalui saluran pemikiran, ilmu dan pendidikan. Justeru idea dan pengaruh Barat menjadi satu cabaran amat besar terhadap bangsa-bangsa yang lain. Cabaran ilmu dan pengetahuan ini hanya mampu dipecahkan sekiranya kita memiliki universiti-universiti sendiri yang sekali gus bercirikan Islam dan moden."
Author: Mohd Sani Badron
24. "Faktor utama dalam penjanaan pemikirannya (umat Islam) bukan semata-mata hal-hal yang berhubung dengan mantik saja. Sebaliknya ia juga merupakan usaha untuk mencari kebenaran dan menegakkan keadilan dengan penuh adab dan akhlak yang mulia kerana memenuhi tuntutan Islam itu sendiri. Pemikiran mantik dan rasional bukanlah matlamat terakhir, tetapi hanyalah wahana untuk mencapai matlamat terakhir, yakni mencari kebenaran dan menegakkan keadilan tanpa mengabaikan aspek keinsanan manusia."
Author: Mohd Yusof Hj. Othman
25. "Tidak ada seorang pun yang bisa dikalahkan, sampai dia menyerah--DI DALAM PIKIRANNYA SENDIRI!"
Author: Napoleon Hill
26. "Mata menilai kecantikan pada rupa. Akal menilai pda fikiran. Nafus menilai pada bentuk tubuh. Tetapi hati tentulah menilai pada akhlak dan budi pekerti."
Author: Pahrol Mohamad Juoi
27. "Kalau kau berkonsentrasi untuk tetap waras terlalu keras, itu hanya akan membuatmu jadi tambah dekat pada kegilaan. Tetapi, kalau kau mencoba mempertahankan kewarasan tanpa berkonsentrasi, pikiranmu justru akan mengembara memikirkan hal-hal yang aneh dan gila, sehingga membuatmu nyaris stres. Triknya adalah mencoba menjaga keseimbangan di antara keduanya; membuat jarak dengan dirimu, berusaha netral."
Author: Pittacus Lore
28. "Orang Cendekia sudah harus adil sejak dari pikiran"
Author: Pramoedya Ananta Toer
29. ". . . Kau terpelajar, Minke, Seorang terpelajar harus juga belajar berlaku adil sudah sejak dalam pikiran, apalagi dalam perbuatan. Itulah memang arti terpelajar itu. . . ."
Author: Pramoedya Ananta Toer
30. "Jangan anggap remeh si manusia, yang kelihatannya begitu sederhana;biar penglihatanmu setajam elang, pikiranmu setajam pisau cukur, perabaanmu lebih peka dari para dewa, pendengaran dapat menangkap musik dan ratap-tangis kehidupan; pengetahuanmu tentang manusia takkan bakal bisa kemput(Bumi Manusia, h. 119)"
Author: Pramoedya Ananta Toer
31. "Terpelajar itu sudah harus adil semenjak dalam pikiran"
Author: Pramoedya Ananta Toer
32. "Kalau kemanusiaan tersinggung, semua orang yang berperasaan dan berfikiran waras ikut tersinggung, kecuali orang gila dan orang yang berjiwa kriminal, biarpun dia sarjana"
Author: Pramoedya Ananta Toer
33. "Bersikap adillah sejak dalam pikiran. Jangan menjadi hakim bila kau belum tahu duduk perkara yang sebenarnya."
Author: Pramoedya Ananta Toer
34. "Yang membelenggu kita bukan kekuatan-kekuatan luar, entah itu negara agresor, industrialis global, kapitalis tamak, merek ternama atau Hollywood, tapi justru jiwa yang sempit, pikiran yang kerdil, dan imajinasi yang pendek."
Author: Radhar Panca Dahana
35. "Saat pikiran benar benar sedang penat dan buntu, memang hanya sajadah dan laintai sarana kita untuk sujud mengadu."
Author: Rasarab
36. "Pikiran yang tenang tidak bisa dikacaukan atau ditakutkan oleh rejeki nomplok mau pun musibah. Pikiran yang tenang akan tetap berjalan menurut iramanya sendiri, seperti detik lonceng di kala badai mengamuk."
Author: Robert Louis Stevenson
37. "Janganlah hanya faham erti kata-kata yang tertulis dalam Al-Qurankerna dibawah yang tertulis terdapat erti yang tersembunyidi bawah erti lapis kedua ada lagi erti baru,yang menyilaukan fikiran dan pandanganErti keempat, kecuali Nabi, tak ada yang pernah memahamikebesaran Tuhan, yang tiada tanding dalam Keghaibanhitunglah erti tersembunyi itu sampai tujuhkisah bermakna yang mengagumkan dari langitWahai kawan, janganlah memandang jilid Al-Quran.Bagi setan, manusia hanyalah sepotong daging.Bagaikan manusialah Al-Quran itu,Bentuk lahir diluar dengan ruh diam-diam didalamnya."
Author: Rumi
38. "Penegakan sistem Islam dan pemberlakuan syariat Islam tidak dapat dilakukan dengan cara merebut kekuasaan yang datang dari lapisan atas. Akan tetapi, melalui perubahan masyarakat secara keseluruhan—atau pemahaman beberapa kelompok masyarakat dalam jumlah yang mencukupi untuk mengarahkan seluruh masyarakat—pada pemikirannya, nilai-nilainya, akhlaknya, dan komitmennya dengan Islam. Sehingga tumbuh kesadaran dalam jiwa mereka, bahwa menegakkan sistem dan syariat Islam itu merupakan sebuah kewajiban yang harus dilaksanakan."
Author: Sayyid Qutb
39. "Manusia cenderung menolak ide, pikiran & langkah baru. Apalagi kalau merasa sudah mapan. Inilah resistensi thdp perubahan."
Author: SBYudhoyono
40. "Kesempurnaan keputusan ada pada ketenangan pikiran dgn sikap yang bijak dan tegas, serta ikhlas."
Author: SBYudhoyono
41. "Namun orang yang bijak akan menerima segala bentuk perbedaan pandangan sebagai kekayaan, karena keseragaman pikiran memang sungguh-sungguh akan memiskinkan kemanusiaan."
Author: Seno Gumira Ajidarma
42. "...kuketahui bahwa pemandangan yang tertatap oleh mata bisa sangat mengecoh pemikiran dalam kepala: bahwa kita merasa menatap sesuatu yang benar, padahal kebenaran itu terbatasi sudut pandang dan kemampuan mata kita sendiri."
Author: Seno Gumira Ajidarma
43. "Ciri-ciri kesan Islam pada sejarah sesuatu bangsa harus dicari bukan pada perkara-perkara atau sesuatu yang zahir mudah ternampak oleh mata kepala, akan tetapi lebih pada perkara-perkara yang terselip tersembunyi dari pandangan biasa, seperti pemikiran sesuatu bangsa yang biasa terkandung dalam bahasa."
Author: Syed Muhammad Naquib Al Attas
44. "Jeruk sebagai benda, lembu sebagai benda, bumi dan bintang sebagai benda, ya, "engkau" sebagai benda, tak ada buat saya. Yang ada cuma ide, pikiran, pengertian, gambaran dari jeruk, lembu, bumi, bintang dan engkau. "Engkau",kata hume, cuma "ide" buat saya. Dengan begitu Hume yang membatalkan benda dan mengaku ide saja, membatalkan adanya diri sendiri, mengakui, bahwa sebetulnya dia sendiri tak ada.(bab 2 filsafat - page 35)"
Author: Tan Malaka
45. "Fear is a virus that weakens mind.(ketakutan adalah virus yang melemahkan pikiran)"
Author: Toba Beta
46. "Waktu adalah persepsi yang timbul di dalam otak manusia setelah mendeteksi adanya perubahan kondisi objek atau lingkungan yang dipantau melalui fungsi inderanya. Atau bisa juga sebaliknya. Waktu adalah persepsi yang timbul dalam pikiran manusia terhadap sensasi perubahan di dalam otaknya setelah mendeteksi eksistensi suatu objek di sekitarnya melalui fungsi inderanya."
Author: Toba Beta
47. "Penekanan kepada ilmu sebagai satu kuasa (knowledge is power) membuat pemimpin dan pentadbir merancang dan melaksanakan dasar yang boleh mengembangkan ilmu, dan sekali gus mendapat kekuatan baru dalam hal tersebut. Kuasa Barat yang menjajah negara lain semuanya meletakkan peranan besar ilmu terutama dari segi memahami bahasa, pemikiran, budaya dan tradisi jajahan takluknya. Penekanan ini telah berjalan dengan teratur dengan gigih sehinggalah menimbulkan bidang pengajian baru, yang mengenai dunia Asia-Afrika disebut "Orientalisme"."
Author: Wan Mohd Nor Wan Daud
48. "Ketiadaan budaya ilmu bersepadu dalam tamadun hari ini telah mengakibatkan peluasan bencana kehilangan adab. Kebiadaban ini telah melahirkan banyak kerosakan dalam pemikiran dan akhlak manusia serta alam tabii. Dalam pemikiran dan akhlak, kejahilan atau kebebalan dan kemalasan intelektual dikaitkan (sebagai alasan) dengan pengkhususan; kedayusan moral disebut sebagai toleransi dan kesederhanaan; pembaziran dimaknakan dengan rekreasi atau mempertahankan kedudukan; korupsi akhlak dan ekonomi atau kedua-duanya sekali dimaafkan sebagai lumrah kehidupan moden; dan penjahanaman alam sekitar disebut sebagai harga tabii kemajuan."
Author: Wan Mohd Nor Wan Daud
49. "Keadaan universiti-universiti di negara-negara Islam yang mengajar agama dan tamadun Islam telah menjadi amat lemah kerana ketiadaan koleksi perpustakaan yang lengkap, program akademik kukuh, penyeliaan serius dan bersifat terlalu berpihak kepada politik. Segelintir institusi pengajian tinggi yang baik, dirosakkan oleh perasaan hasad, dengki dan fikiran sempit."
Author: Wan Mohd Nor Wan Daud
50. "Jelasnya, keutamaan al-Quran untuk menitikberatkan perbuatan dan proses mengetahui daripada tempat fizikal ilmu. Proses berfikir dan mengetahui dalam al-Quran dijelaskan oleh beberapa kata kerja seperti 'aqila, faqiha, tafakkara, hasiba, zanna, i'tibara, tadabbara dan hakima yang semuanya mesti bermula daripada data dan fakta persepsi indera. Pemikiran dalam Islam seharusnya berteraskan fakta atau data sama ada tentang alam, tabii, hakikat fizikal dan psikologi manusia dan aliran sejarah. Malahan, dalam pemikiran dan renungan mengenai kewujudan Allah yang ghaib umpamanya, al-Quran menarik perhatian akal manusia supaya berhujah daripada persekitara tabii, sejarah dan kejiwaannya dan pengalamannya, yang bertebaran di sepanjang halamannya."
Author: Wan Mohd Nor Wan Daud

Kiran Quotes Pictures

Quotes About Kiran
Quotes About Kiran
Quotes About Kiran

Today's Quote

No Fridolf, bother all this learning. I can't study anymore because I must climb the mast to see what kind of weather we're going to have tomorrow."
Author: Astrid Lindgren

Famous Authors

Popular Topics