Top Kuasa Quotes

Browse top 42 famous quotes and sayings about Kuasa by most favorite authors.

Favorite Kuasa Quotes

1. "Paduan fikir, buku;himpun kuasa, kubu."
Author: A. Samad Said
2. "Semua orang bisa tahan dengan kesengsaraan, tapi bila kau ingin mengetahui karakter seseorang, berilah dia kekuasaan."
Author: Abraham Lincoln
3. "Resep lainnya adalah tidak pernah mengizinkan diri kalian dipengaruhi oleh unsur di luar diri kalian. Oleh siapa pun, apa pun, dan suasana bagaimana pun. Artinya, jangan mau sedih, marah, kecewa, dan takut karena ada faktor luar. Kalianlah yang berkuasa terhadap diri kalian sendiri, jangan serahkan kekuasaan kepada orang lain. Orang boleh menodong senapan, tapi kalian punya pilihan, untuk takut atau tetap tegar. Kalian punya pilihan di lapisan diri kalian paling dalam, dan itu tidak ada hubungannya dengan pengaruh luar."
Author: Ahmad Fuadi
4. "Adalah semua orang Dukuh Paruk–termasuk Srintil–mereka tidak tahu apa-apa tentang sistem atau jalinan birokrasi kekuasaan. Dalam wawasan mereka semua priayi adalah sama, yakni tangan kekuasaan. Setiap priayi boleh datang atas nama kekuasaan, tak peduli mereka adalah hansip, mantri pasar, opas kacamatan, atau seorang pejabat dinas perkebunan negara esperti Marsusi. Dan ketika kekuasaan, menjadi aspek yang paling dominan dalam kehidupan masyarakat, orang Dukuh Paruk seperti Srintil tidak mungkin mengerti perbedaan antara polisi, tentara, dan pejabat perkebunan. Semuanya adalah tangan kekuasaan dan Srintil tidka mungkin bersikap lain kecuali tunduk dan pasrah."
Author: Ahmad Tohari
5. "Rakyat melahirkan para pemimpin.Bukan sebaliknya.Seorang pemimpin terlebih dahulu adalah anak bangsa. Bagian dari rakyat jelata. Bila rakyat tertindas, maka kemungkinan besar pemimpin yang lahir pun menjadi penindas. Ia sudah terbiasa ditindas, maka setelah meraih kekuasaan, terlebih dahulu ia akan membalas dendam."
Author: Anand Krishna
6. "Darinya, aku mengambil filosofi bahwa belajar adalah sikap berani menantang segala ketidakmungkinan; bahwa ilmu yang tak dikuasai akan menjelma di dalam diri manusia menjadi sebuah ketakutan. Belajar dengan keras hanya bisa dilakukan oleh seorang yang bukan penakut."
Author: Andrea Hirata
7. "Kekuasaan menjadi tidak baik ketika dia dimenangkan kepada kekuatan lain yang ada. Kekuasaan menjadi kuat ketika disangga, ditopang banyak kekuasaan. Bukan disatukan."
Author: Arswendo Atmowiloto
8. "Hidup adalah permainan. Tapi hidup tak boleh dikuasai permainan."
Author: Ayu Utami
9. "Manusia mungkin tidak punya kapasitas untuk mengampuni (barangkali hanya Tuhan yang bisa mengampuni), maka yang bisa kita lakukan adalah berdamai. Berdamai dengan sisi gelap yang tak bisa kita kuasai"
Author: Ayu Utami
10. "Di Indonesia, kekuasaan diperlihatkan secara terang-terangan, tidak pandang bulu, terbuka, selalu segar dalam ingatan."
Author: Barack Obama
11. "Orang yang mengatakan bahwa kekuasaan tidak memunculkan kecanduan pasti belum benar-benar berkuasa"
Author: Dan Brown
12. "Kalau kita merasa risi melihat ada tetangga yang tidak sembahyang, kita kunjungi dia dan ajak dia bertukar pikiran dengan menggunakan alasan-alasan yang didasarkan pada akal. Ini namanya perbuatan ksatria. Yang tidak baik adalah bila kita beramai-ramai membuat negara berkuasa untuk memaksakan kehendak pribadi pada semua orang. Agama terpaut pada hak asasi, di bidang privasi, atas keyakinan orang per orang, yang tidak bisa dipaksa-paksakan."
Author: Daoed Joesoef
13. "LangitBagaimana akan kueja asmaraJika membaca rasa saja aku masih tak cukup kuasaBagaimana aku harus menakar hatiJika hatinyapun tak pernah pastiLalu sepi selalu saja mengajakku berbagiMenyudutkan pada gerilya mimpi yang tak bertuanSendiriku kembali"
Author: Dian Nafi
14. "Mengapa ketika manusia diberi sedikit kekuasaan, dia akan mempergunakan lebih dari seharusnya?"
Author: Evi Sri Rezeki
15. "TanganNya tidak pernah terlalu pendek untuk menjangkau kita...kupingNya tidak pernah terlalu bising sehingga tidak bisa mendengar seruan kita...& mataNya tidak pernah berada terlalu jauh sehingga tidak bisa memperhatikan kita...Tapi,seringkali hati kita yg terlalu kecil untuk menyadari keberadaanNya...& pikiran kita yg terlalu sempit untuk mengakui kekuasaanNya atas semua masalah kita...*nite all..yesaya 55:8"
Author: Ferawati
16. "Korupsi bukanlah tanda bahwa Negara kuat dan serakah. Korupsi adalah sebuah privatisasi-- tapi yang selingkuh. Kekuasaan sebagai amanat publik telah diperdagangkan sebagai milik pribadi, dan akibatnya ia hanya merepotkan, tapi tanpa kewibawaan."
Author: Goenawan Mohamad
17. "Mereka yang terbiasa dengan kekuasaan dan aturan memang umumnya sulit memahami puisi (Jepang p. 49)"
Author: Goenawan Mohamad
18. "Dia ada bukan karena dirinya sendiri. Dia ada karena kekuasaan yang ada dalam jabatannya. Dengan kata lain, dia hanya bayang bayang dari sesuatu yang lain. Dia tak punya substansi."
Author: Goenawan Mohamad
19. "Bila kita berpisahke mana kau aku tak tahu, sahabatatau turuti kelok-kelok jalanatau tinggalkan kota penuh merah flamboyanhanya bila kau lupaIngat...pernah aku dan kausama-sama daki gunung-gunung tinggihampir kaki kita patah-patahnapas kita putus-putustujuan esa, tujuan satu:Pengabdian dan pengabdian kepada......Yang Maha Kuasa..."
Author: Idhan Lubis
20. "Sampai di sini, air mataku mengalir. Tak hanya mengalir, aku bahkan menghujan. Kenangan mereka berembus kencang menghantam pagi menjelang siang di kamarku. Sendiri. Kumatikan televisi yang dari tadi memang tak kulihat. Hujan mengempas kota kecil ini. Membuat pagi semakin melankolis. Angin berembus, menyibak korden putih yang tipis. Aku tak kuasa lagi meneruskan tulisanku."
Author: Iwan Setyawan
21. "Dalam hidup ada saat-saat ketika masa depan dengan cepat diucapkan, justru karena yang sepenuhnya berkuasa adalah masa kini"
Author: Laksmi Pamuntjak
22. "Di sebuah hari di bulan januarisudah lama sekali.. saya mencoba tidak lagi menyinggung ini padamutentag perasaanku yang tak pernah sampai..tentang hatiku yang tak pernah bisa beranjak darimutentang cintakunamun, kali ini..aku ternyata lelah sembunyiuntuk sesaat tak kuasa untuk meluapkankanpenuh harap, kau sudi membaca, memahaminya..telah lama kucoba melangkah maju, tak ingin lagi menengok ke belekangnamun slalu saja, hatiku selalu berhasil menuntunnya kembalikamu pasti sudah sadar, jatuh cinta bukanlah pengalaman pertama bagikuharusnya kutelah terbiasa melupakan, harusnya patah hati bisa kulalui dengan mudahtapi ntah mengapa, denganmu, semua berbeda..."
Author: Majdy
23. "Jika tepat masa, ketika, keadaan dan SIAPA, cinta adalah kuasa luar biasa yang tiada bandingnya"
Author: Pahrol Mohamad Juoi
24. "Cinta adalah hal terakhir yang mutlak kita bisa berikan kepada anak kita, ketika kita tidak bisa, tidak kuasa memberikan apa pun lagi"
Author: Pandji Pragiwaksono
25. "Apabila sebagai pengarang harus kutangguhkan begitu banyak ketidakadilan di tanahair sendiri, penganiayaan lahir-batin, perampasan kebebasan dari penghidupan, hak dan milik, penghinaan dan tuduhan, bahkan juga perampasan hak untuk membela diri melalui mass-media mau pun pengadilan, aku hanya bisa mengangguk mengerti. Sayang sekali kekuasaan tak bisa merampas harga diri, kebanggaan diri, dan segala sesuatu yang hidup dalam batin siapa pun."
Author: Pramoedya Ananta Toer
26. "Perang, kekuasaan, kekayaan, seperti unggun api dalam kegelapan dan orang berterbangan untuk mati tumpas di dalamnya."
Author: Pramoedya Ananta Toer
27. "Barang siapa mempunyai sumbangan pada kemanusian dia tetap terhormat sepanjang jaman, bukan kehormatan sementara. Mungkin orang itu tidak mendapatkan sesuatu sukses dalam hidupnya, mungkin dia tidak mempunyai sahabat, mungkin tak mempunyai kekuasaan barang secuwil pun. Namun umat manusia akan menghormati karena jasa-jasanya."
Author: Pramoedya Ananta Toer
28. "Sejak jaman nabi sampai kini, tak ada manusia yang bisa terbebas dari kekuasaan sesamanya, kecuali mereka yang tersisihkan karena gila. Bahkan pertama-tama mereka yang membuang diri, seorang diri di tengah-tengah hutan atau samudera masih membawa padanya sisa-sisa kekuasaan sesamanya. Dan selama ada yang diperintah dan memerintah, dikuasai dan menguasai, orang berpolitik(Rumah Kaca, h. 420)"
Author: Pramoedya Ananta Toer
29. "Kami antarsaudara terpaksa saling bunuh hanya karena kekuasaan. Itulah yang nyaris terjadi di setiap negara. Demokrasi yang sekarang menggejala, apakah benar akan mengantarkan manusia pada kesadaran untuk berhenti saling membunuh? Tidak juga. Di negeri seberang, di mana kudengar demokrasi diberikan begitu leluasa, malah kejahatan, pembunuhan, pemerkosaan terhadap perempuan, saling fitnah, saling rebut kekuasaan hampir terjadi setiap hari."
Author: Putu Fajar Arcana
30. "Jawaban teragung pada caci maki dan kebusukan: "Bahkan walau ingin membalas, aku tak kuasa. Sebab aku tak punya kata-kata keji dan nista."
Author: Salim Akhukum Fillah
31. "Penegakan sistem Islam dan pemberlakuan syariat Islam tidak dapat dilakukan dengan cara merebut kekuasaan yang datang dari lapisan atas. Akan tetapi, melalui perubahan masyarakat secara keseluruhan—atau pemahaman beberapa kelompok masyarakat dalam jumlah yang mencukupi untuk mengarahkan seluruh masyarakat—pada pemikirannya, nilai-nilainya, akhlaknya, dan komitmennya dengan Islam. Sehingga tumbuh kesadaran dalam jiwa mereka, bahwa menegakkan sistem dan syariat Islam itu merupakan sebuah kewajiban yang harus dilaksanakan."
Author: Sayyid Qutb
32. "Kita bangun manusia yg miliki karakter, bukan sekedar kuasai ilmu pengetahuan, tapi jg tangguh kepribadiannya & berbudi luhur"
Author: SBYudhoyono
33. "Hidup hanya sekali adalah kuasa Tuhan. Menjadi berguna atau tidak adalah pilihan kita."
Author: SBYudhoyono
34. "Manusia bertarung memperebutkan kekuasaan atas nama agama dan bukan sebaliknya. agama apa pun tidak membenarkan pertarungan antar agama dan tidak akan pernah ada kecuali manusia yang begitu bodoh sehingga menafsirkan yang sebaliknya."
Author: Seno Gumira Ajidarma
35. "Jika kosakata yang Anda kuasai sangat banyak, akan menghemat waktu dalam membuka kamus. Walaupun kosakata yang terbatas bisa dipecahkan dengan mencari arti kata dalam kamus, ini akan sangat merepotkan dan bisa membuat proses penerjemahan tersendat-sendat."
Author: Silvester Goridus Sukur
36. "Kematian, yang menghisap madu dari desah nafasmu, tak memiliki kuasa terhadap kecantikanmu."
Author: Stephenie Meyer
37. "Kalau suatu negara seperti Amerika mau menguasai samudra dan dunia, dia mesti rebut Indonesia lebih dahulu buat sendi kekuasaan. (Pendahuluan - Melihat ke muka page 35-36)"
Author: Tan Malaka
38. "Bara bara merah membara,bintang tiada kau t'lah ada,berontak pisah dari asalnya,berniat kuasa malah sengsara.bara bara angkara murka,belasan miliar tahun di usia,betapa kuat dikau perkasa,begitu getir kini tersiksa."
Author: Toba Beta
39. "Bakat seakan menjadi tumbal, seolah dengan mudahnya menyalahkan Si Bakat terhadap hal-hal yang tidak mereka kuasai"
Author: Wahyu Aditya
40. "Nabi Muhammad SAW dipersetujui sebulat suara oleh semua umat Islam sebagai al-nabi al-ummi, nabi yang buta huruf. Namun demikian, sunnahnya lengkap dengan aphorisme dan tindakan-tindakan yang menguatkan konsep ilmu dalam al-Quran dan menjadi pencetus dan kuasa pendorong bagi pembangunan intelektual dan tamadun masa depan dalam Islam."
Author: Wan Mohd Nor Wan Daud
41. "Penekanan kepada ilmu sebagai satu kuasa (knowledge is power) membuat pemimpin dan pentadbir merancang dan melaksanakan dasar yang boleh mengembangkan ilmu, dan sekali gus mendapat kekuatan baru dalam hal tersebut. Kuasa Barat yang menjajah negara lain semuanya meletakkan peranan besar ilmu terutama dari segi memahami bahasa, pemikiran, budaya dan tradisi jajahan takluknya. Penekanan ini telah berjalan dengan teratur dengan gigih sehinggalah menimbulkan bidang pengajian baru, yang mengenai dunia Asia-Afrika disebut "Orientalisme"."
Author: Wan Mohd Nor Wan Daud
42. "Namun itu berarti bahwa telah tumbuhlah benih-benih pengakuan, bahwa yang benar-benar penting dalam sejarah justru adalah hidup sehari-hari, yang normal yang biasa, dan bukan pertama-tama kehidupan serba luar biasa dari kaum ekstravagan serba mewah tapi kosong konsumtif. Dengan kata lain, kita mulai belajar, bahwa tokoh sejarah dan pahlawan sejati harus kita temukan kembali di antara kaum rakyat biasa yang sehari-hari, yang barangkali kecil dalam harta maupun kuasa, namun besar dalam kesetiaannya demi kehidupan.[Impian dari Yogyakarta, hlm. 38]"
Author: Y.B. Mangunwijaya

Kuasa Quotes Pictures

Quotes About Kuasa
Quotes About Kuasa
Quotes About Kuasa

Today's Quote

Change is one of the scariest things in the world and yet it is also one of those variables of human existence that no one can avoid."
Author: Aberjhani

Famous Authors

Popular Topics