Top Mendengar Quotes

Browse top 38 famous quotes and sayings about Mendengar by most favorite authors.

Favorite Mendengar Quotes

1. "Dulu kami tidak takut bermimpi, walau sejujurnya juga tidak tahu bagaimana merealisasikannya. Tapi lihatlah hari ini. Setelah kami mengerahkan segala ikhtiar dan menggenapkan dengan doa, Tuhan mengirim benua impian ke pelukan masing-masing. Kun fayakun, maka semula awan impian, kini hidup yang nyata. Kami berenam telah berada di lima negara yang berbeda. Di lima menara impian kami. Jangan pernah remehkan impian, walau setinggi apapun. Tuhan sungguh Maha Mendengar"
Author: Ahmad Fuadi
2. "Puas rasanya bahwa dunia ini mendengar dan meresponsku. Puas rasanya menyadari kalau kita mau berusaha mengetok pintu, kemungkinan besar akan ada yang menjawab."
Author: Ahmad Fuadi
3. "Di setiap udara yang kau temukan, Di sana akan kau jumpai Allah yang senantiasa mendengar doamu"
Author: Asma Nadia
4. "Membaca autobiografi atau memoir seolah-olah terlibat dalam dialog dengan narator yang menjadi jurucakap pengarang: mendengar secara langsung cerita serta pendapat tentang zamannya dengan gaya pengucapan peribadinya. Gaya bahasa dan idiosinkrasi penampilannya menghantar karyanya mirip cereka, tetapi fakta dan kebenaran subjeknya akan menyeretnya menjadi mirip sejarah, dan hakikat inilah yang berkemungkinan melahirkan memoir sebagai wacana intelektual yang artistik; menggugah dan tidak menjemukan."
Author: Baharuddin Zainal
5. "Yang menjadi persoalan bukan apa yang kita tanyaka tapi bagaimana kita bisa mendengar jawaban..78."
Author: Dee
6. "Aku memandangimu tanpa perlu menatap. Aku mendengarmu tanpa perlu alat. Aku menemuimu tanpa perlu hadir. Aku mencintaimu tanpa perlu apa-apa, karena kini kumiliki segalanya."
Author: Dee
7. "Dalam diammu, aku mendengar banyak suara,. Diammu berkata-kata"
Author: Dee
8. "Kalau lawan bicaramu mendengar dengan sepenuh hati, beban pikiranmu menjadi ringan. Kalau kamu tambah ruwet, meski yang mendengarkanmu tadi seolah serius mendengar, berarti dia tidak benar-benar hadir untukmu."
Author: Dee
9. "Mendengar adalah bukan tentang menangkap suara-suara dengan telingamu, lebih dari itu, mendengar adalah menangkap sesuatu -di-balik-suara--sesuatu yang kadang-kadang tak bisa benar-benar ditangkap oleh mereka yang mampu mendengar suara-suara secara sempurna."
Author: Fahd Djibran
10. "TanganNya tidak pernah terlalu pendek untuk menjangkau kita...kupingNya tidak pernah terlalu bising sehingga tidak bisa mendengar seruan kita...& mataNya tidak pernah berada terlalu jauh sehingga tidak bisa memperhatikan kita...Tapi,seringkali hati kita yg terlalu kecil untuk menyadari keberadaanNya...& pikiran kita yg terlalu sempit untuk mengakui kekuasaanNya atas semua masalah kita...*nite all..yesaya 55:8"
Author: Ferawati
11. "Kalau aku mengatakannya, reaksi apa yang akan kau berikan? Apakah kau akan menerima pengakuanku? Apakah kau akan percaya padaku? Apakah kau masih akan menatapku seperti ini? Atau apakah justru kau akan menjauh dariku? Meninggalkanku? Tapi aku tahu aku harus mengatakannya padamu. Aku tidak mungkin menyimpannya selamanya. Entah bagimana reaksimu nanti setelah mendengarnya, aku hanya berharap satu hal padamu. Jangan pergi dariku. Tetaplah disisiku"
Author: Ilana Tan
12. "Albus Severus," kata Harry pelan, sehingga tak ada orang lain kecuali Ginny yang bisa mendengarnya, dan Ginny cukup bijaksana untuk berpura-pura melambai kepada Rose, yang sekarang sudah di atas kereta, "kau dinamakan seperti dua kepala sekolah Hogwarts. Salah satunya adalah Slytherin dan dia barangkali orang paling berani yang pernah kutemui."
Author: J.K. Rowling
13. "Sesudah itu semuanya reda.Musim mengendap di kaca jendela.Tinggal ranting dan dedaunan keringberserakan di atas ranjang. Hening.Waktu itu tengah malam. Kau menangis.Tapi ranjang mendengarkan suaramu sebagai nyanyian. (Tengah Malam, 1989)"
Author: Joko Pinurbo
14. "Aku sedang mendengarkan hujan... Kedengarannya seperti langkah kaki, dan... terdengar seperti jerami yang sedang dijalin menjadi tali...Entah mengapa, untuk suatu alasan suara hujan hari ini begitu mengusik..."
Author: Kim Dong Hwa
15. "Kamu tahu, Cal? Rasanya sakit mendengar seseorang yang dulu selalu memintaku berada di sisinya, kini menyuruhku pergi."
Author: Laili Muttamimah
16. "Jadilah kita sepasang kekasih yang diam-diam saja di sini. Seperti penulis tuli yang jatuh cinta pada pianis buta. Memang tidak perlu ke mana-mana, bukan? Bukankah kau selalu mendengarkanku seperti aku setia menyaksikanmu?"
Author: Lan Fang
17. "Mendengarkan warta berita sama saja dengan menghisap sebatang rokok yang segera kita buang jika habis."
Author: Milan Kundera
18. "Jauh lebih menyenangkan merasa bahwa Tuhan mendengarkanmu dan mengatakan tidak, ketimbang merasa tak ada siapa pun yang mendengarkanmu"
Author: Mitch Albom
19. "Tunggu malaikat. Jangan dulu dikabulkan apa yang dia minta. Aku ingin mendengar tangisan dan permohonannya lebih lama lagi karena Aku mencintainya. Jika waktunya tiba, Aku akan mengabulkan semua permohonannya, bahkan akan Kulebihkan dari yang dia minta."
Author: Muhammad Asad
20. "Maksudnya biar lo termotivasi untuk cepat dapat pacar. Biar ada yang nemenin lo ke toko buku—""—gue bisa sendiri!" selaku cepat."atau menemani lo ngopi-ngopi—""—itulah gunanya teman-teman cewek!""atau mendengarkan lo curhat—""—itulah gunanya Syiana.""atau dimintai pertolongan saat si pipi tembam mogok di jalan.""— itu kan gunanya lo, San." Aku mulai nyengir."
Author: Nina Ardianti
21. "Sukarnya menjadi seorang anak. membantah dikata tidak mendengar, mengiyakan sahaja hati juga yang parah. di mana mahu diluah resah yang terkumpul, kemana mahu dialirkan jiwa yang sedang luka. kini baru dia sedar betapa payahnya untuk menjaga perasaan."
Author: Norhayati Berahim
22. "Tugas pertama mencintai adalah mendengar."
Author: Paul Tillich
23. "Jangan memaksa orang mendengarkan anda, sebab kalau orang tidak mau mendengarkan anda, lebih baik tutup mulut."
Author: Philip Dormer Stanhope
24. "Pemerintah punya mau. Orang gunung punya mau sendiri. Kampon(g) tetap kampon(g). Desa ada boleh di darat - Mana Sambur, Ketika Mendengar Pembangunan Gereja Kristen & Pembangunan Desa."
Author: Pramoedya Ananta Toer
25. "Di sini tak ada rumah yang terkunci pintunya, siang ataupun malam. Di sini pintu bukanlah dibuat untuk menolak manusia, tapi menahan angin. Di sini semua orang tidur di ambin pada malam atau siang hari, termasuk para tamu yang tak pernah dipedulikan dari mana datangnya. Ia mendengar sekali lagi. Di kota setiap orang baru selalu ditetak dengan tanya: Siapa nama? Dari mana? Di sini orang tak peduli Mak Pin datang dari mana. Tak peduli Mak Pin gagu. Tak peduli sekalipun dia kelahiran neraka."
Author: Pramoedya Ananta Toer
26. "Memaafkan. Kata yang lucu sekali, bukan?... Sesuatu yang sulit sekali diberikan. Padahal dengan melakukan itu berarti kita menyelamatkan hati kita sendiri. Pernahkah kau mendengar, bahwa ketika kau memaafkan seseorang, kau membuka lagi pintu rumah yang sebelumnya kau tutup rapat-rapat, yang telah membuat dirimu terperangkap dan kehabisan napas. Ketika kau memaafkan, kau pun bisa bernapas lagi. Dan hidup."
Author: Prisca Primasari
27. "Aku pernah mendengar kalau... dua orang bisa bersatu ketika semua partikel di jagad raya mendukung mereka. Ketika mereka berpisah, terasa ada yang mengganjal. Ganjil dan aneh. Yang satu tak bisa melupakan yang lainnya, sekalipun sangat menginginkannya. Keduanya melakukan apa pun agar bisa bertemu lagi, atau tanpa sadar melakukan sesuatu untuk mencegah satu sama lain hilang dari benak mereka."
Author: Prisca Primasari
28. "Apa perlunya teriakan bagi yang mampu mendengar bisikan"
Author: Rumi
29. "Mendengar itu menyempurnakan kepribadian."
Author: SBYudhoyono
30. "Terkadang, bertemu manusia yang siap untuk mendengarkan adalah salah satu obat terampuh saat mengalami kekacauan jiwa"
Author: Sinta Yudisia
31. "Jika kisahmu diulang seribu tahun setelah kepergianmu, maka mereka yang mencintaimu akan merasakan kehilangan yang sama dengan para sahabat yang menyaksikan hari terakhirmu, wahai Lelaki yang Cintanya Tak Pernah Berakhir. Mereka membaca kisahmu, ikut tersenyum bersamamu, bersedih karena penderitaanmu, membuncah bangga oleh keberhasilanmu, dan berair mata ketika mendengar berita kepergiamnmu. Seolah engkau kemarin ada di sisi, dan esok tiada lagi. (Muhammad - Para Pengeja Hujan)"
Author: Tasaro G.K.
32. "Tuhan, salehkan aku, karena hanya dengan itu, Engkau akan selalu mendengar doaku untuk ibuk."
Author: Tasaro G.K.
33. "Begini cara kerja sesuatu yang engkau sebut cinta. Engkau bertemu seseorang lalu perlahan-lahan merasa nyaman berada di sekitarnya. Jika dia dekat, engkau akan merasa utuh dan terbelah ketika dia menjauh. Keindahan adalah ketika engkau merasaia memperhatikanmu tanpa engkau tahu. Sewaktu kemenyerahan itu meringkusmu, mendengar namanya disebut pun menggigil akalmu. Engkau mulai tersenyum dan menangis tanpa mau disebut gila."
Author: Tasaro GK
34. "Kutipan dari novel yang paling berkesan: "Aku baik-baik saja, ceroboh. Aku senang mendengarnya. Amat senang. Tetapi aku tidak membutuhkan itu, yang. Rumah besar, mobil, berlian, pakaian yang indah. Bagiku kau ikhlas dengan semua yang kulakukan untukmu. Ridha atas perlakuanmu padamu itu sudah cukup."
Author: Tere Liye
35. "Maha Suci Engkau Ya Allah, yang telah menciptakan perasaan. Maha Suci Engkau yang telah menciptakan ada dan tiada. Hidup ini adalah penghambaan. Tarian penghambaan yang sempurna. Tak ada milik dan pemilik selain Engkau. Tak ada punya dan mempunyai selain Engkau.Tetapi mengapa Kau harus menciptakan perasaan? Mengapa Kau harus memasukkan bongkah yang disebut dengan "perasaan" itu pada mahkluk ciptaanMu? Perasaan kehilangan...perasaan memiliki...perasaan mencintai...Kami tak melihat, Kau berikan mata; kami tak mendengar, Kau berikan telinga; Kami tak bergerak, Kau berikan kaki. Kau berikan berpuluh-puluh nikmat lainnya. Jelas sekali, semua itu berguna! Tetapi mengapa Kau harus menciptakan bongkah itu? Mengapa Kau letakkan bongkah perasaan yang seringkali menjadi pengkhianat sejati dalam tubuh kami. Mengapa?"
Author: Tere Liye
36. "Gadis kecil itu benar sekali.. mengapa dunia diciptakan dengan penuh perbedaan. Yang satu dilebihkan dari yang lain... ada yang bisa melihat. Bisa mendengar, ada juga yang tidak. Ada yang cerdas, ada yang tidak. Apakah semua itu adil? Apakah takdir itu adil? Padahal bukankah semua pembeda itu hanyalah semu. Tidak hakiki. Ketika sang waktu menghabisi segalanya, bukankah semua manusia sama..."
Author: Tere Liye
37. "Untuk membuat hati kita lapang dan dalam, tidak cukup dengan membaca novel, membaca buku-buku, mendengar petuah, nasihat, atau ceramah. Para sufi dan orang-orang berbahagia di dunia harus bekerja keras, membangun benteng, menjauh dari dunia, melatih hati siang dan malam. Hidup sederhana, apa adanya, adalah jalan tercepat untuk melatih hati di tengah riuh rendah kehidupan hari ini. Percayalah, memiliki hati yang lapang dan dalam adalah konkret dan menyenangkan, ketika kita bisa berdiri dengan seluruh kebahagiaan hidup, menatap kesibukan sekitar, dan melewati kebahagiaan hidup, bersama keluarga tercinta."
Author: Tere Liye
38. "Penyakit orang-orang 'muda' yang baru menapakkan kakinya beberapa langkah di dunia ilmu keislaman adalah mereka tidak mengetahui kecuali satu pendapat dan satu sudut pandang yang mereka dapatkan dari satu orang syaikh. Mereka membatasi diri dalam satu madrasah dan tidak bersedia mendengar pendapat lainnya atau mendiskusikan pendapat-pendapat lain yang berbeda dengannya.."
Author: Yusuf Al Qaradawi

Mendengar Quotes Pictures

Quotes About Mendengar
Quotes About Mendengar
Quotes About Mendengar

Today's Quote

I am an alien.i am not of this world,nor do I call it "home".My desires are not for earthly things that will fade, corrode or burn.I set my heart and mind on things above.My faith and home are in God alone and I eagerly await His return for me. I'm a citizen of heaven."
Author: Anonymous

Famous Authors

Popular Topics