Top Mimpi Quotes

Browse top 86 famous quotes and sayings about Mimpi by most favorite authors.

Favorite Mimpi Quotes

1. "Aku selalu bermimpimatahari melahirkan para gurudan guru melahirkan para matahari..."
Author: Abdurahman Faiz
2. "Jika bahagian terbaik dari hidup adalah mati maka bahagian terbaik dari tidur adalah mimpi."
Author: Adrie
3. "Jangan berharap dunia yang berubah, tapi diri kita lah yang harus berubah. Ingat anak-anakku, Allah berfirman, Dia tidak akan mengubah nasib sebuah kaum, sampai kaum itu sendirilah yang melakukan perubahan. Kalau kalian mau sesuatu dan ingin menjadi sesuatu, jangan hanya bermimpi dan berdoa, tapi berbuatlah, berubahlah, lakukan saat ini. Sekarang juga!"
Author: Ahmad Fuadi
4. "Bagaikan menara, cita-cita kami tinggi menjulang. Kami ingin sampai di puncak-puncak mimpi kelak."
Author: Ahmad Fuadi
5. "Jika kamu memiliki keinginan yang kuat untuk mencapai suatu mimpi, mimpi tersebut pasti bisa kamu raih."
Author: Alanda Kariza
6. "Rakyat yang nasionalis hendaknya belajar menghemat energi. Pemimpin dan pemerintahan yang nasionalis hendaknya memikirkan cara-cara penghematan, bukan mengeksploitas sisa sumber daya alam yang kita miliki. Kembangkan sistem transportasi massal yang memadai, sehingga jumlah kendaraan di jalan raya berkurang. Dengan sendirinya pemakaian bahan bakar akan berkurang.Hentikan pembangunan menara-menara perkantoran dan apartemen-apartemen tinggi di perkotaan. Biarlah penghijauan di kota-kota besar tetap terpelihara. Pembangunan di daerah-daerah terpencil lebih diperhatikan. Biarlah orang di desa mendapatkan pekerjaan di desanya sendiri. Sehingga mereka tidak perlu menambah beban metropolis. Pembangunan harus merata, harus horizontal, tidak vertikal."
Author: Anand Krishna
7. "Seorang pemimpin terlebih dahulu mesti mengakui hak-hak sipil rakyat. Janganlah mengharap rakyat memenuhi kewajibannya terhadap negara, bila hak-hak sipilnya tidak terlindungi."
Author: Anand Krishna
8. "Rakyat melahirkan para pemimpin.Bukan sebaliknya.Seorang pemimpin terlebih dahulu adalah anak bangsa. Bagian dari rakyat jelata. Bila rakyat tertindas, maka kemungkinan besar pemimpin yang lahir pun menjadi penindas. Ia sudah terbiasa ditindas, maka setelah meraih kekuasaan, terlebih dahulu ia akan membalas dendam."
Author: Anand Krishna
9. "Langit adalah kitab yang terbentang" - Sang Pemimpi"
Author: Andrea Hirata
10. "Tanpa mimpi, orang seperti kita akan mati... - Arai"
Author: Andrea Hirata
11. "Bermimpilah, karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpi itu."
Author: Andrea Hirata
12. "Ini aku! Putra ayahku! Berikan padaku sesuatu yang besar untuk kutalukkan! Beri aku mimpi-mimpi yang tak mungkin karena aku belum menyerah! Takkan pernah menyerah. Takkan pernah!"
Author: Andrea Hirata
13. "Banyak hal dengan mudah terlupakan, seperti kita sama sekali lupa kenapa kita tidak bisa mengingatnya lagi. Sesuatu bisa begitu saja hilang dari ingatan, seperti arwah, seperti mimpi. Kita cuma bisa merasakan jejaknya pada diri kita tanpa bisa mengenalinya lagi. Kita tinggal benci, kita tinggal marah, tinggal takut, tinggal cinta. Kita tak tahu kenapa."
Author: Ayu Utami
14. "Kita diminta menjadi budayawan patriotik yang jujur; berani mengkritik persekitaran dan negara tanpa berasa khuatir dituduh tidak setia atau berkhianat kerana sebagai pencinta tanah air, kita sedang berperang dengan kejahatan bangsa kita. Pihak yang berkhianat ialah budayawan yang memuji dan mendewakan pemimpin dengan niat mengambil hati (salah atau benar) bagi kepentingan dirinya. Salah atau benar ini adalah tanah air kita. Lantaran itu kita berani mengkritiknya dan berani mempertahankannya."
Author: Baharuddin Zainal
15. "Pemimpin politik Melayu itu, di mana jua duduknya (baik dalam BN ataupun dalam pembangkang), dia mestilah pertama-tama menjadi pemimpin bagi orang Melayu dahulu; dan seterusnya baru menjadi pemimpin untuk semua keturunan dan agama dengan penuh keadilan; tidak menindas dan merampas peluang dan hak-hak kaum lain. Dia bukan sahaja membela Islam, nasib dan kebudayaan Melayu, tetapi boleh dilihat tidak berbelah hati untuk membela kepentingan Islam serta Melayu."
Author: Baharuddin Zainal
16. "Bersama kamu, aku tidak takut lagi menjadi pemimpi."
Author: Dee
17. "Mimpi mengurangi kualitas istirahatnya. Dan untuk bersamaku, ia tak perlu mimpi."
Author: Dee
18. "LangitBagaimana akan kueja asmaraJika membaca rasa saja aku masih tak cukup kuasaBagaimana aku harus menakar hatiJika hatinyapun tak pernah pastiLalu sepi selalu saja mengajakku berbagiMenyudutkan pada gerilya mimpi yang tak bertuanSendiriku kembali"
Author: Dian Nafi
19. "Dan bermimpi saja tidak akan pernah cukup...Dan sebuah impian memang seharusnya tidak perlu terlalu banyak dibicarakan,tetapi diperjuangkan."
Author: Donny Dhirgantoro
20. "Mimpi tidak akan bertahan lama. Kita boleh saja hidup dalam mimpi, tetapi cepat atau lambat kenyataan akan mendesan masuk, dan ketika kenyataan mendesak masuk dan berhadapan denganmu, kau hanya bisa menerima. - Keiko Ishida"
Author: Ilana Tan
21. "Mengapa bulan di jendela makin lama makin redup sinarnya?Karena kehabisan minyak dan energi.Mimpi semakin mahal,hari esok semakin tak terbeli.Di bawah jendela bocah itu sedang suntukbelajar matematika. Ia menangis tanpa suara:butiran bensin meleleh dari kelopak matanya.Bapaknya belum dapat duit buat bayar sekolah.Ibunya terbaring sakit di rumah.Malu pada guru dan teman-temannya,coba ia serahkan tubuhnya ke tali gantungan.Dadah Ayah, dadah Ibu..Ibucinta terlonjak bangkit dari sakitnya.Diraihnya tubuh kecil itu dan didekapnya.Berilah kami rejeki pada hari inidan ampunilah kemiskinan kami."
Author: Joko Pinurbo
22. "Pada pagi hari yang buta, banyak mimpi datang berurutan, berjejer-jejer menawarkan banyak harapan, pada saat ini siang sudah terlanjur mengawal, maka hanya kecewa yang ada."
Author: Layla R. Aprilyani
23. "Umpama cetusan api yang digesek oleh Turgot, Candorcet dan Saint-Simon, konsep Tamadun Sekular telah dinyalakan oleh A Comte dan seterusnya membakar seluruh negara-negara yang memimpin Eropah seperti Perancis, Jerman dan Itali. Bahangnya kemudian melangkaui Lautan Atlantik dan bersemarak di negara-negara Anglo-Amerika - Britain dan Amerika Syarikat."
Author: Mohd Sani Badron
24. "Pertama, hiduplah dengan mimpimu (sendiri).Kedua, percaya kau bisa meraihnya.Ketiga, kerahkan seluruh energi untuk meraih impian itu."
Author: Nia Nurdiansyah
25. "Lalu bapakmu akan berkata, bintang tak pernah secantik tampakannya, tak sedekat yang kita duga. Ia cuma penghias panas malam para pemimpi.Tapi aku mau terbang. Aku mau menyentuh bintang. Jika ujung jariku melepuh, akan kubelah lima. Dan pulang dengan sepasang tangan berjari lima puluh."
Author: Nukila Amal
26. "Putuskan apa yang kau inginkan, dan berusahalah untuk menjadikannya kenyataan. Jangan sampai kau lupa hidup karena terlalu sibuk bermimpi"
Author: Peter O'Connor
27. "Selagi masih hidup, aku masih ingin bermimpi."
Author: Primadonna Angela
28. "Ada kalanya batas mimpi dan kenyataan terasa begitu kabur, terutama bila terlalu sering bermimpi."
Author: Prisca Primasari
29. "PERCAKAPAN DUA RANTINGkalau pernah kamu bertemu dulu, apa yang kau inginkan nanti? sepi. kalau nanti kau dapatkan cinta, bagaimana kau tempatkan waktu? sendiri. bila hari tak lagi berani munculkan diri, dan kau tinggal untuk menanti? cari. andai bumi sembunyi saat kau berlari? mimpi. lalu malam menyer-gapmu dalam pandang tiada tepi? hati.baik...aku tak lagi memberimu mungkin? kecuali. baik..baik, aku hanya akan menya-pamu tanpa kecuali? mungkin. dan jika tetap seperti itu, embun takkan jatuh dari kalbumu? sampai. akankah kau patahkan tubuhmu hingga musim tiada berganti? mari. lalu kau tumbuhkan bunga tanpa kelopak tanpa daun berhelai-helai? kemari.juga kau benamkan yang lain dalam jurang di matamu? aku. katakan bahwa kau mene-rimamu seperti aku memberimu?...kau? ya. kau?...aku.Besancon, oktober sebelas 1997."
Author: Radhar Panca Dahana
30. "Kalau mimpi kita ketinggian, kadang kita perlu dibangunkan oleh orang lain - Marmut Merah Jambu -"
Author: Raditya Dika
31. "Mereka sedang dalam perjalanan menggapai mimpinya ... tampaknya sebentar lagi sampai .. sementara ini aku masih duduk termenung menunggu bus yang dapat membawaku menuju impian itu, inginnya sih naik pesawat jet ... tapi dalam menggapai mimpi tidak ada yang instan butuh perjuangan , kalau begitu sembari menantinya datang bagaimana kalau kamu tetap melangkah dengan kedua kakimu sekarang? walaupun jauh tapi setidaknya kamu tetap mencoba hingga waktu itu pun tiba ... percayalah, bersabarlah dan melangkahlah :)"
Author: Rizqiyyah Yasmin
32. "Aku memejamkan mata, berusaha menemukanmu di sana. Apakah kamu juga terjaga dengan mimpi yang sama?"
Author: Robin Wijaya
33. "Sementara pena hampir kering untuk tinggalkan rasa.Untaian frasa memori masih saja mampu merasuk. Hidupkan kembali impian sang lelaki mimpian."
Author: Rohmatikal Maskur
34. "Pembangunan karakter & bangsa, khususnya generasi muda, hrs terus dilakukan. Krn mereka yg akan melanjutkan kepemimpinan"
Author: SBYudhoyono
35. "Seorang patriot yang bertanggung jawab tidak sekedar berteriak minta perubahan tapi memimpin perubahan itu sendiri."
Author: SBYudhoyono
36. "Pemimpin itu harus pragmatis. Benar. "Pragmatisme dengan visi". Bisa menunjukkan arah dan bisa mengerjakannya"
Author: SBYudhoyono
37. "Aku larut dalam mimpi itu sendiri, dan tidak pernah pergi. -Nadine Almaira Kamil-"
Author: Sefryana Khairil
38. "Dunia ini adalah dunia yang aneh. Dunia yang hijau tapi lucu. Dunia yang kotor tapi indah. Mungkin karena itulah saya telah jatuh cinta dengan kehidupan. Dan saya akan mengisinya, membuat mimpi-mimpi yang indah dan membius diri saya dalam segala-galanya. Semua dengan kesadaran. Setelah itu hati rasanya menjadi lega."
Author: Soe Hok Gie
39. "Ketika Hitler mulai membuas maka kelompok Inge School berkata tidak. Mereka (pemuda-pemuda Jerman ini) punya keberanian untuk berkata "tidak". Mereka, walaupun masih muda, telah berani menentang pemimpin-pemimpin gang-gang bajingan, rezim Nazi yang semua identik. Bahwa mereka mati, bagiku bukan soal. Mereka telah memenuhi panggilan seorang pemikir. Tidak ada indahnya (dalam arti romantik) penghukuman mereka, tetapi apa yang lebih puitis selain bicara tentang kebenaran."
Author: Soe Hok Gie
40. "Kekasihku jangan bersedih tidurlah dan bermimpi, kenegeri kehamparan, kehampaan.. Kasih, Kenegeri Kehamparan, Kehampaan.. Tawa canda. Dan Biar kelak anak-anak mu kan percaya bualan Mu, jangan kau bersedih.....Pada Sebuah Ranjang"
Author: Sujiwo Tejo
41. "Tidak perlu. Mimpi-mimpi burukku biasanya tentang kehilangan dirimu," kata Peeta. "Aku baik-baik saja setelah aku sadar kau ada di sini." (Catching Fire, hal.100)"
Author: Suzanne Collins
42. "Selamat datang, peziarah. Aku telah menantikanmu, di hadapanmu Cyrus berbaring, Raja Asia, pemimpin dunia. Yang tertinggal dari dirinya hanyalah debu. Janganlah kau iri padaku - Muhammad Lelaki Penggenggam Hujan"
Author: Tasaro GK
43. "Orang yang memendam perasaan sering kali terjebak oleh hatinya sendiri. Sibuk merangkai semua kejadian disekitarnya untuk membenarkan hatinya berharap. Sibuk menghubungkan banyak hal agar hatinya senang menimbun mimpi. Sehingga suatu ketika dia tidak tahu lagi mana simpul yang nyata dan mana simpul yang dusta."
Author: Tere Liye
44. "Wahai saudara yang budiman, raja (pemimpin) dalam alam ada tiga perkara, pangkat raja ada tiga macam. Yang memegang lahir dalam negeri lahir saja, yang perintah atas rakyat hukum adat kebiasaan dunia, itulah raja dalam alam yang memegang lahir saja. Wajib kita ikut seperti yang diperintahkannya, jika bersatu dengan agama. Perihal tidak bersatu dengan syara' (agama), janganlah kita turut seperti apa yang dikatakannya. Kedua, bagi raja yang memerintah hukum batin, yang memerintah jalan agama, itulah ahlus syari'ah, tempat yang memegang jalan agama. Wajib kita ikuti apa yang disuruhnya, siapa yang tidak patuh akan mendapat bala."(dikutip dari tulisan Teuku Ibrahim Alfian, dalam "Mengenal Masyarakat Aceh yang Sedang Membangun")"
Author: Teuku Kutakarang Syaikh
45. "Terucap rindu sepasang insan..geliat sang cinta di lubuk hati..terurai kata nan indah menawan..gundah pun sirna dibuai si mimpi."
Author: Toba Beta
46. "Penekanan kepada ilmu sebagai satu kuasa (knowledge is power) membuat pemimpin dan pentadbir merancang dan melaksanakan dasar yang boleh mengembangkan ilmu, dan sekali gus mendapat kekuatan baru dalam hal tersebut. Kuasa Barat yang menjajah negara lain semuanya meletakkan peranan besar ilmu terutama dari segi memahami bahasa, pemikiran, budaya dan tradisi jajahan takluknya. Penekanan ini telah berjalan dengan teratur dengan gigih sehinggalah menimbulkan bidang pengajian baru, yang mengenai dunia Asia-Afrika disebut "Orientalisme"."
Author: Wan Mohd Nor Wan Daud
47. "Saya sempat bertanya kepada Pak Amien (Rais). Setelah berperanan menurunkan tiga presiden dan memimpin MPR dalam era terawal reformasi, apa yang telah beliau pelajari? Jawapannya seperti biasa, ikhlas dan tidak menunjukkan keraguan. Katanya, jiwa kita telah menjadi sangat korup. Jawapan ini tidak mengejutkan saya walaupun memilukan dan tidak terbatas kepada negara Indonesia saja."
Author: Wan Mohd Nor Wan Daud
48. "Impian itu seperti sayap. Dia membawamu pergi ke berbagai tempat. Kurasa, mamamu sadar akan hal itu. Dia tahu, kalau dia mencegah mimpimu, itu sama aja dengan memotong sayap burung. Burung tersebut memang nggak akan lari, tapi burung tanpa sayap sudah bukan burung lagi. Dan manusia tanpa mimpi, sudah bukan manusia lagi."
Author: Windhy Puspitadewi
49. "Menjadi penulis adalah sebuah perjalanan panjang, yang tidak selalu diisi oleh hal-hal yang menyenangkan. Akan selalu ada kritik, akan selalu ada komentar negatif, akan selalu ada kesalahan. Yang terpenting adalah kita belajar dari kesalahan-kesalahan tersebut dan bangkit untuk menggapai mimpi kita."
Author: Winna Efendi
50. "Di antara pertikaian antarmazhab yang mengakibatkan pergolakan dan kekacauan adalah pertikaian antara mazhab Ahlus Sunnah dan Rafidhah pada tahun 655H. Pertikaian ini dimenangkan Ahli Sunnah sehingga bertambahlah kebencian kaum Rafidhah terhadap kalangan Ahlus Sunnah. Wazir Ibn al-‘Alqami yang menganut mazhab Rafidhah menekan kaum Muslim Ahlus Sunnah dan meminta Hulagu Khan, pemimpin Tartar menyerang wilayah Islam. Permintaan ini dipenuhi Hulagu Khan yang berhasil menduduki Baghdad, menjatuhkan khalifah dan menghapus sistem kekhalifahan dan membantai penduduk tanpa pandang bulu sehingga kota itu banjir darah."
Author: Yusri Abdul Ghani Abdullah

Mimpi Quotes Pictures

Quotes About Mimpi
Quotes About Mimpi
Quotes About Mimpi

Today's Quote

We have come to a turning point in the road. If we turn to the right mayhap our children and our children's children will go that way; but if we turn to the left, generations yet unborn will curse our names for having been unfaithful to God and to His Word."
Author: Charles Spurgeon

Famous Authors

Popular Topics