Top Negara Quotes

Browse top 53 famous quotes and sayings about Negara by most favorite authors.

Favorite Negara Quotes

1. "Logika kebebasan individu--asal tidak merugikan orang lain ini telah menjebak Barat dan masyarakat sekular lainnya untuk menerapkan hukum yang berdasarkan pada 'hak individu', seperti dalam kasus hukum zina. Jika zina dihalalkan oleh masyarakat dan negara, lalu apa logikanya negara mau mengharamkan homoseksual? (Hal.11)"
Author: Adian Husaini
2. "Kepemimpinan di dalam dunia militer yang penuh dengan resiko dan ketidakpastian tidaklah sesederhana yang dibayangkan; keterlambatan, apalagi kesalahan, mengambil keputusan dapat menghadirkan malapetaka, yaitu gagalnya pelaksanaan tugas negara, serta hilangnya nyawa prajurit-prajurit terbaik kita."
Author: Agus Harimurti Yudhoyono
3. "Dulu kami tidak takut bermimpi, walau sejujurnya juga tidak tahu bagaimana merealisasikannya. Tapi lihatlah hari ini. Setelah kami mengerahkan segala ikhtiar dan menggenapkan dengan doa, Tuhan mengirim benua impian ke pelukan masing-masing. Kun fayakun, maka semula awan impian, kini hidup yang nyata. Kami berenam telah berada di lima negara yang berbeda. Di lima menara impian kami. Jangan pernah remehkan impian, walau setinggi apapun. Tuhan sungguh Maha Mendengar"
Author: Ahmad Fuadi
4. "Adalah semua orang Dukuh Paruk–termasuk Srintil–mereka tidak tahu apa-apa tentang sistem atau jalinan birokrasi kekuasaan. Dalam wawasan mereka semua priayi adalah sama, yakni tangan kekuasaan. Setiap priayi boleh datang atas nama kekuasaan, tak peduli mereka adalah hansip, mantri pasar, opas kacamatan, atau seorang pejabat dinas perkebunan negara esperti Marsusi. Dan ketika kekuasaan, menjadi aspek yang paling dominan dalam kehidupan masyarakat, orang Dukuh Paruk seperti Srintil tidak mungkin mengerti perbedaan antara polisi, tentara, dan pejabat perkebunan. Semuanya adalah tangan kekuasaan dan Srintil tidka mungkin bersikap lain kecuali tunduk dan pasrah."
Author: Ahmad Tohari
5. "Gamal Abdul Nasir pernah berjanji kepada kita untuk melemparkan Israel ke dalam lautan, namun beliau malah menyerahkan Sinai kepada Israel, menghumban para ulama ke dalam penjara dan kemudian membunuh mereka di tali gantung.Saddam Hussein pernah berjanji akan membakar separuh bumi Israel dengan senjata kimianya, namun beliau malah membakar bumi Kuwait dan menyelamatkan bangsa Israel. Ahmadi Nejad sekarang telah mengucapkan talak tiga kepada Israel dan berjanji menghapus kewujudan negara Israel dari peta dunia, namun saya khuatir beliau malah membasmi kita dan membiarkan bangsa Israel tetap selamat!!...."
Author: Aidh Bin Abdullah Al Qarni
6. "Perbuatanku boleh terkendali tapi bila niatku jahat ... aku tetaplah tidak berakhlak.Bila aku berbuat jahat, negara menghukumku.Untuk itu, undang-undang dan peraturannya sudah jelas.Namun bila aku berniat jahat, siapa yang dapat menerkanya?Aku sendiri bertanggungjawab terhadap niat jahatku."
Author: Anand Krishna
7. "Seorang pemimpin terlebih dahulu mesti mengakui hak-hak sipil rakyat. Janganlah mengharap rakyat memenuhi kewajibannya terhadap negara, bila hak-hak sipilnya tidak terlindungi."
Author: Anand Krishna
8. "Setiap anak bangsa memiliki arti yang sama bagi bangsa dan negara. Di dalam kebangsaan sesungguhnya tak perlu ada yang namanya "mayoritas" dan "minoritas". Mayoritas tidak perlu arogan. Minoritas tidak perlu minder. Kita semua sama."
Author: Anand Krishna
9. "Demi kezaliman yang terjadi di Palestina, di Kashmir, di Afganistan, di Irak atau di manapun juga ... kenapa mereka rela menyengsarakan saudara-saudaranya yang sebangsa dan setanahair?Berarti ada yang salah dengan rasa kebangsaan mereka. Mereka merasa lebih dekat dengan warga asing, dengan negara asing, ketimbang dengan saudara-saudaranya sendiri, dengan bangsa dan negaranya sendiri. Bagi mereka, padang pasir dan pohon kurma menjadi lebih penting ketimbang bumi yang subur ini."
Author: Anand Krishna
10. "Aku tak habis mengerti, mengapa orang-orang gampang sekali mengata-ngatai pemerintah. Kalau bicara, sekehendak hatinya saja. Apa mereka kira gampang mengelola negara? Mengurusi ratusan juta manusia? Yang semuanya tak bisa diatur. Kalau mereka sendiri yang disuruh mengurusi negara, takkan becus juga!"
Author: Andrea Hirata
11. "Tentera - lelaki, tersungkur di medan perang. Perempuan, di negara yang ditakluk, direbahkan di tempat tidur."
Author: Arena Wati
12. "Apalah ertinya malu ditelanjangi, kalau sudah tidak ada rasa malu jadi tentera penjajah, untuk menjajah negara sendiri?"
Author: Arena Wati
13. "Kita diminta menjadi budayawan patriotik yang jujur; berani mengkritik persekitaran dan negara tanpa berasa khuatir dituduh tidak setia atau berkhianat kerana sebagai pencinta tanah air, kita sedang berperang dengan kejahatan bangsa kita. Pihak yang berkhianat ialah budayawan yang memuji dan mendewakan pemimpin dengan niat mengambil hati (salah atau benar) bagi kepentingan dirinya. Salah atau benar ini adalah tanah air kita. Lantaran itu kita berani mengkritiknya dan berani mempertahankannya."
Author: Baharuddin Zainal
14. "Ketika kita terus menggunakan miliaran dolar untuk berbagai sistem senjata yang nilainya meragukan namun tidak mau menggunakan uang itu untuk melindungi pabrik-pabrik kimia yang sangat rapuh di pusat-pusat urban yang utama, menjadi semakin sulit bagi kita untuk meminta negara-negara lain menjaga pabrik-pabrik tenaga nuklir mereka."
Author: Barack Obama
15. "Negara yang tidak bisa mengendalikan sumber energinya, tidak bisa mengendalikan masa depannya."
Author: Barack Obama
16. "Sentía ganas de meterle una bala entre los ojos a cualquier panda que se negara a follar para salvar su especie. Quería abrir las válvulas de descarga rápida de todos los petroleros y cubrir de crudo todas esas magnificas playas que yo jamás conocería. Quería respirar humo."
Author: Chuck Palahniuk
17. "Kalau kita merasa risi melihat ada tetangga yang tidak sembahyang, kita kunjungi dia dan ajak dia bertukar pikiran dengan menggunakan alasan-alasan yang didasarkan pada akal. Ini namanya perbuatan ksatria. Yang tidak baik adalah bila kita beramai-ramai membuat negara berkuasa untuk memaksakan kehendak pribadi pada semua orang. Agama terpaut pada hak asasi, di bidang privasi, atas keyakinan orang per orang, yang tidak bisa dipaksa-paksakan."
Author: Daoed Joesoef
18. "Silahkan jd kritikus ttg apapun di negeri ini, tp jgn lupakan nasionalisme kalian. Jgn cm kaya kiritik tp miskin jiwa negarawan"
Author: Dian Nafi
19. "Tidak ada sesuatu yang lebih membosankan daripada suara kemakmuran. Desing membosankan suara penyejuk udara atau suara klik yang teredam dari sebuah keyboard tidak bisa mengalahkan suara teriakan para penjaja di pasar terbuka atau suara deru mesin jahit di pabrik. Bahkan lalu lintas negara Dunia Ketiga, dengan simfoni klakson dan lonceng yang berdentang, mengalahkan suara wah yang monoton di sebuah jalan bebas hambatan modern."
Author: Eric Weiner
20. "Kegilaan adalah suatu yang langka dalam individu--tapi dalam kelompok, partai politik, negara, epos, ia adalah peraturan..."
Author: Friedrich Nietzsche
21. "Zakaria (editor news week) pun lebih suka menunda demokrasi. Ia mendahulukan perbaikan taraf ekonomi, sampai tumbuh kelas menengah yang bebas dari negara, sampai tercapai pendapatan per kapita tertentu"
Author: Goenawan Mohamad
22. "Korupsi bukanlah tanda bahwa Negara kuat dan serakah. Korupsi adalah sebuah privatisasi-- tapi yang selingkuh. Kekuasaan sebagai amanat publik telah diperdagangkan sebagai milik pribadi, dan akibatnya ia hanya merepotkan, tapi tanpa kewibawaan."
Author: Goenawan Mohamad
23. "Kemunduran negara tidak akan terjadi kalau tidak kemunduran budi dan kekusutan jiwa."Hamka, Dari Lembah Cita-Cita"
Author: Hamka
24. "Memang seperti itu, Dong Hae. Itu sudah takdir kita sebagai sayur-sayuran, ‘kan? Di Mokpo, kau ikut les PKN tidak, sih? Kita sebagaiWarga Negara Buah dan Sayur harus mengabdi pada manusia,rela ketika mereka mengonsumsi kita. Itu sebuah penghormatan tinggi bagi kita jika mereka menjadi lebih sehat karena kita..."-Cerita 5: Dong Hae's Destiny, TMHOLT-"
Author: Ida R. Yulia
25. "Warga negara yang baik menyadari bahwa garis-garis yang selama ini membentuk hidup mereka sebanarnya imajiner dan mudah diseberangi."
Author: Isaac Marion
26. "Indonesia berpenduduk (sekarang lebih dari)100 juta dengan kekayaan sumber daya alam yang mungkin lebih besar daripada negara Asia yang lain. Tidak masuk akal bagi AS untuk mengucilkan sekelompok besar orang yang duduk di atas sumber daya ini, kecuali memang ada alasan yang amat sangat kuat."
Author: John F. Kennedy
27. "Aku berasal dari budaya yang mengaku menghormati hak asasi manusia, tapi menikmati materialisme yang dibangun atas dasar eksploitasi buruh di negara lain. Aku hidup dalam sebuah bangsa yang populasinya berjumlah 5 persen dari penduduk dunia, tapi mengkonsumsi 25 persen sumber daya dunia. Sebuah masyarakat yang mendukung prinsip ekologis tapi menyumbang 30 persen populasi terburuk di dunia."
Author: John Perkins
28. "Umpama cetusan api yang digesek oleh Turgot, Candorcet dan Saint-Simon, konsep Tamadun Sekular telah dinyalakan oleh A Comte dan seterusnya membakar seluruh negara-negara yang memimpin Eropah seperti Perancis, Jerman dan Itali. Bahangnya kemudian melangkaui Lautan Atlantik dan bersemarak di negara-negara Anglo-Amerika - Britain dan Amerika Syarikat."
Author: Mohd Sani Badron
29. "Dalam perang dunia modern, negara manapun djuga tidak akan bisa menang tanpa angkatan laut jang superieur. Tapi angkatan laut itu tidak berguna bila tidak dilindungi dan disertai angkatan udara jang superieur pula."
Author: Mr. Aujong Peng Koen
30. "Mana kapal silam, mana kapal pendjeladjah kita? Padahal tanah air kita adalah negara kepulauan."
Author: Mr. Aujong Peng Koen
31. "Jawanisme dan kolonialisme Jawa sudah bertindak jauh lebih brutal terhadap penduduk yang tinggal di Negara kepulauan yang luas ini daripada yang dulu dilakukan oleh penguasa penjajah asing (Saya Terbakar Amarah Sendirian! h. xxvii)"
Author: Pramoedya Ananta Toer
32. "Kalau kita menang perang, semua kita dapat rumah baik. Tapi sekarang negara lebih butuh uang dari pada kita semua."
Author: Pramoedya Ananta Toer
33. "Kami antarsaudara terpaksa saling bunuh hanya karena kekuasaan. Itulah yang nyaris terjadi di setiap negara. Demokrasi yang sekarang menggejala, apakah benar akan mengantarkan manusia pada kesadaran untuk berhenti saling membunuh? Tidak juga. Di negeri seberang, di mana kudengar demokrasi diberikan begitu leluasa, malah kejahatan, pembunuhan, pemerkosaan terhadap perempuan, saling fitnah, saling rebut kekuasaan hampir terjadi setiap hari."
Author: Putu Fajar Arcana
34. "Yang membelenggu kita bukan kekuatan-kekuatan luar, entah itu negara agresor, industrialis global, kapitalis tamak, merek ternama atau Hollywood, tapi justru jiwa yang sempit, pikiran yang kerdil, dan imajinasi yang pendek."
Author: Radhar Panca Dahana
35. "Sebagai republik yang merdeka, Indonesia berusia lima puluh tahun, tetapi kedengaran lebih mirip sebuah kekaisaran tak terkendali daripada sebuah negara bangsa modern."
Author: Richard Lloyd Parry
36. "Negara akan terus menjalankan tugas konstitusi utk melindungi hak warga negara dlm menjalankan ibadah, sesuai dgn wewenangnya."
Author: SBYudhoyono
37. "Apabila menginginkan negara maju & rakyat sejahtera, kita harus mampu menegakkan demokrasi & harmoni."
Author: SBYudhoyono
38. "Di dunia ini kejahatan akan selalu ada. Itulah kehidupan. Negara tidak boleh menyerah dan kalah."
Author: SBYudhoyono
39. "Indonesia bukan hanya alami reformasi, tapi lakukan transformasi seperti negara yg sudah lebih maju."
Author: SBYudhoyono
40. "Hanya politik sosialisme yang akan dapat menggerakkan rakyat Indonesia mencapai kemerdekaannya untuk memerintah negaranya sendiri dan membagi secara adil pendapatan negara."
Author: Semaoen
41. "Kalau suatu negara seperti Amerika mau menguasai samudra dan dunia, dia mesti rebut Indonesia lebih dahulu buat sendi kekuasaan. (Pendahuluan - Melihat ke muka page 35-36)"
Author: Tan Malaka
42. "Bolehkah menyatakan kerinduan? Perasaan kepada seseorang?Tentu saja boleh. Tapi jika kita belum siap untuk mengikatkan diri dalam hubungan yang serius, ikatan yang bahkan oleh negara pun diakui dan dilindungi, maka sampaikanlah perasaan itu pada angin saat menerpa wajah, pada tetes air hujan saat menatap keluar jendela, pada butir nasi saat menatap piring, pada cicak di langit-langit kamar saat sendirian dan tak tahan lagi hingga boleh jadi menangis.Dan jangan lupa, sampaikanlah perasaan itu pada yang maha menyayangi. Semoga semua kehormatan perasaan kita dibalas dengan sesuatu yang lebih baik. Semua kehati2an, menghindari hal-hal yang dibenci, akan membawa kita pada kesempatan terbaik. Semoga."
Author: Tere Liye
43. "Di negara miskin saya itu, saya lebih banyak tersenyum. Tak terbeli dengan ribuan riyal. Lagi pula, semua kebusukan negara saya, Indonesia, ada di negara lain, kok. Tapi keindahan Indonesia belum tentu dimiliki negara lain"
Author: Valiant Budi
44. "Tapi satu pelajaran yang gue dapet. Kita bisa mencari iman di mana saja, termasuk di negara yang sering ‘dibilang kafir' sekalipun."
Author: Valiant Budi
45. "Penekanan kepada ilmu sebagai satu kuasa (knowledge is power) membuat pemimpin dan pentadbir merancang dan melaksanakan dasar yang boleh mengembangkan ilmu, dan sekali gus mendapat kekuatan baru dalam hal tersebut. Kuasa Barat yang menjajah negara lain semuanya meletakkan peranan besar ilmu terutama dari segi memahami bahasa, pemikiran, budaya dan tradisi jajahan takluknya. Penekanan ini telah berjalan dengan teratur dengan gigih sehinggalah menimbulkan bidang pengajian baru, yang mengenai dunia Asia-Afrika disebut "Orientalisme"."
Author: Wan Mohd Nor Wan Daud
46. "Saya sempat bertanya kepada Pak Amien (Rais). Setelah berperanan menurunkan tiga presiden dan memimpin MPR dalam era terawal reformasi, apa yang telah beliau pelajari? Jawapannya seperti biasa, ikhlas dan tidak menunjukkan keraguan. Katanya, jiwa kita telah menjadi sangat korup. Jawapan ini tidak mengejutkan saya walaupun memilukan dan tidak terbatas kepada negara Indonesia saja."
Author: Wan Mohd Nor Wan Daud
47. "Keadaan universiti-universiti di negara-negara Islam yang mengajar agama dan tamadun Islam telah menjadi amat lemah kerana ketiadaan koleksi perpustakaan yang lengkap, program akademik kukuh, penyeliaan serius dan bersifat terlalu berpihak kepada politik. Segelintir institusi pengajian tinggi yang baik, dirosakkan oleh perasaan hasad, dengki dan fikiran sempit."
Author: Wan Mohd Nor Wan Daud
48. "Satu kekuatan kursus tamadun Islam di IPT Barat - jika kita ketepikan sikap prejudis dan perkiraan strategiknya - ialah kesungguhan ilmiahnya.... Setiap pelajar diwajibkan membaca keseluruhan terjemahan al-Qur'an, berpuluh-puluh hadits pilihan daripada pelbagai kitab-kitab hadits, terjemahan sirah Ibn Ishaq, serta terjemahan karya-karya agung Islam yang lain. Setiap pelajar diwajibkan membaca hampir 50 mukasurat setiap hari dan diwajibkan menulis kertas kerja serta ujian yang meletihkan. Kita juga diberikan peta dunia lama yang kosong di mana pelajar diwajibkan menanda nama bandar, sungai, laut, teluk, gunung, dan daerah, negara yang kini sudah tiada lagi atau sudah berubah nama!!! Ini perlu kerana apabila pelajar membaca karya-karya terdahulu, mereka boleh memastikan tempat dan kawasan yang dimaksudkan itu dengan tepat dan lebih bermakna."
Author: Wan Mohd Nor Wan Daud
49. "Definisi negara federal yang paling tepat adalah Bhinneka Tunggal Ika. Justru demi ke-Tunggal-an RI itulah ke-Bhinneka-an federal dalam abad ke-21 harus dibentuk."
Author: Y.B. Mangunwijaya
50. "Kalau kita, para warga negara, tidak memberikan dukungan kepada seniman-seniman kita, berarti kita telah mengorbankan imajinasi kita di altas realitas yang kejam, dan pada akhirnya kita jadi tidak percaya pada apapun, dan mimpi-mimpi kita tidak lagi berarti."
Author: Yann Martel

Negara Quotes Pictures

Quotes About Negara
Quotes About Negara
Quotes About Negara

Today's Quote

Every atom of your flesh is as dear to me as my own: in pain and sickness it would still be dear."
Author: Charlotte Brontë

Famous Authors

Popular Topics