Top Negeri Quotes

Browse top 28 famous quotes and sayings about Negeri by most favorite authors.

Favorite Negeri Quotes

1. "Tapi kitalah masa depankanak kanak yang harus menjalin airmata negerimenjadi cahaya"
Author: Abdurahman Faiz
2. "Sudah kukatakan padamu, Kawan, di negeri ini, mengharapkan bahagia datang dari pemerintah, agak sedikit riskan"
Author: Andrea Hirata
3. "Maka di negeri ini, para pemimpi adalah pemberani. Mereka Kesatria di tanah nan tak peduli. Medali harus dikalungkan di leher mereka."
Author: Andrea Hirata
4. "Dia tahu, bahawa sultan dan pembesar negeri Melaka itu sudah maklum sejak tahun 1448, pasti Portugis akan datang kembali menyerang! Tetapi kenapa Melaka hanya sibuk menyediakan damak untuk racun pada anak panahnya, tetapi tidak menyediakan timah, untuk 38 pucuk meriam besarnya yang dibeli dari Turki? Kenapa Melaka mampu berbelanja untuk dayang-dayang istana, sultan dan pembesar negeri berlebihan waktu dan tenaga untuk menggiliri selir, tetapi tidak berbelanja membina armada? Kenapa Melaka begitu mudah beri gelar laksamana kepada pendekar silat, tetapi tidak membina kekuatan daya tempur angkatan laut?"
Author: Arena Wati
5. "Wajah Negeri ?Ah...Dimana Aku?Ini? Dimana? Ini... bukan negeriku?Apa ini?!Manusia merangkak layak binatang!Manusia yang lain bertepuk tangan!Ini... bukan negeriku...Bagaimana ini ??Pohon beringin kini mulai rapuh...Daun! Ranting kian Akar ...Gugur... Satu demi satuAku Sang Singa Bangsa!Yang Terkuat dan Leluasa!Namun terjinakkan tikus yang memberi mangsa....Inilah wajah negeri mu...Juga negeri ku...-- Males Baca Buku --Kos-kosan,2014"
Author: Ary Prakasa
6. "Silahkan jd kritikus ttg apapun di negeri ini, tp jgn lupakan nasionalisme kalian. Jgn cm kaya kiritik tp miskin jiwa negarawan"
Author: Dian Nafi
7. "Saya mencintai negeri indah dengan gugusan ribuan pulaunya sampai saya mati dan menyatu dengan tanah tercinta"
Author: Donny Dhirgantoro
8. "Orang muda yang arif dan kasih serta mengambil berat akan hal negeri itu ialah orang muda yang benar-benar kenal diri dan benar-benar tahu asal usulnya dan benar-benar dididik dan diasuh ibu bapa dengan saksama " (1515 - ms 125)"
Author: Faisal Tehrani
9. "Sebab mencintai tanah air, nak, adalah merasa jadi bagian dari sebuah negeri, merasa terpaut dengan sebuah komunitas, merasa bahwa diri, identitas, nasib, terajut rapat, dengan sesuatu yang disebut Indonesia, atau Jepang, atau Amerika. Mencintai sebuah tanah air adalah merasakan, mungkin menyadari, bahwa tak ada negeri lain, tak ada bangsa lain, selain dari yang satu itu, yang bisa sebegitu rupa menggerakkan hati untuk hidup, bekerja dan terutama untuk mati..(Caping 4, h. 80)"
Author: Goenawan Mohamad
10. "Blogis nera negeri poelgiai, o tai, kaip bjauriai po to jautiesi."
Author: Gregory Maguire
11. "Sepuluh tahun aku berkelana menjelajahi hidup di negeri seberang. Jauh di seberang. Aku meninggalkan hatiku di kota kecil ini demi cinta. Dan dari seberang sana juga aku menemukan cinta. Aku menemukan diriku."
Author: Iwan Setyawan
12. "Siapa gerangan yang menciptakan diorama? Apakah sejak semula itu dibuat untuk alat informasi, pendidikan, propaganda, atau hiburan? Atau semuanya sekaligus? Apakah penciptanya kelak tahu bahwa diorama bisa digunakan secara efektif sebagai dongeng bagi anak-anak sekolah, tentang bagaimana negeri ini terbentuk menjadi sebuah negeri penuh luka dan paranoia?"
Author: Leila S. Chudori
13. "Bulan Merahlalu ditenggak darah bulan merahlolongnya yang serigala hingga ujung benuasebayang lindap sebayang lindap melayar-layarbulan merah mengucur airmatadengusnya yang api memunahkan negeri-negerisebusur waktu sebusur waktu meluncur-luncurtatap bulan merah di waktu malam merapat di ubun-ubunhingga purnamanya penuh sempurna sebugil bulat sebugil bulan menggigil-gigilo, bulan merah di puncak sunyi geliat sepi amuknya!"
Author: Nanang Suryadi
14. "Apa pun pekerjaanmu..apa pun kastamu..kau tetap bisa mencapai pencerahan, tapi kau harus mempertimbangkan yang berikut ini..Apa yang sudah pernah kaulakukan? Apakah itu berguna bagimu?Apakah itu berguna bagi orang lain? Atau apakah itu berguna bagi orang banyak?Apakah itu berguna bagi negerimu? Apakah itu juga berguna bagi dunia?Apa itu sangat penting bagi semua makhluk hidup dan seluruh alam?Jika tidak, kau harus berhenti."
Author: Osamu Tezuka
15. "Negeri Matahari Terbit, negeri Kaisar Meiji itu berseru pada para perantaunya, menganjurkan: Belajar berdiri sendiri! Jangan hanya jual tenaga pada siapa pun! Ubah kedudukan kuli jadi pengusaha, biar kecil seperti apa pun; tak ada modal? berserikat, bentuk modal! belajar kerja sama! bertekun dalam pekerjaan!"
Author: Pramoedya Ananta Toer
16. "Ibuku tinggal di sarang. Ini bukan rumah. Di negeri matahari ini, bahkan sinar matahari dia tidak kebagian!"
Author: Pramoedya Ananta Toer
17. "Indonesia adalah negeri budak. Budak di antara bangsa dan budak bagi bangsa-bangsa lain."
Author: Pramoedya Ananta Toer
18. "Kami antarsaudara terpaksa saling bunuh hanya karena kekuasaan. Itulah yang nyaris terjadi di setiap negara. Demokrasi yang sekarang menggejala, apakah benar akan mengantarkan manusia pada kesadaran untuk berhenti saling membunuh? Tidak juga. Di negeri seberang, di mana kudengar demokrasi diberikan begitu leluasa, malah kejahatan, pembunuhan, pemerkosaan terhadap perempuan, saling fitnah, saling rebut kekuasaan hampir terjadi setiap hari."
Author: Putu Fajar Arcana
19. "Apakah sajak-sajakku akanmenjadi sekawah apiuntuk membakar rohkudi negeri abadi-Mu?"
Author: Rahimidin Zahari
20. "Dengan segala kekurangan yang dimiliki, saya akan tetap gigih berjuang untuk kebaikan negeri ini. Mohon doa restu rakyat Indonesia"
Author: SBYudhoyono
21. "Mari kita semakin bersatu, melangkah bersama & bekerja keras utk bangun negeri ini ke arah yg lebih baik berdasarkan Pancasila"
Author: SBYudhoyono
22. "Reformasi di negeri kita masih muda. Jangan goyah atau berbalik arah. Jika ada kekurangan, koreksi dan perbaiki bersama."
Author: SBYudhoyono
23. "Kepada para sarjana, marilah berani bangun desa kita. Kalau desa sejahtera, maju seluruh negeri kita."
Author: SBYudhoyono
24. "Setiap hari ada senja, tapi tidak setiap senja adalah senja keemasan, dan setiap senja keemasan itu tidaklah selalu sama….Aku selalu membayangkan ada sebuah Negeri Senja, dimana langit selalu merah keemas-emasan dan setiap orang di negeri itu lalu lalang dalam siluet.Dalam bayanganku Negeri Senja itu tak pernah mengalami malam, tak pernah mengalami pagi dan tak pernah mengalami siang.Senja adalah abadi di Negeri Senja, matahari selalu dalam keadaan merah membara dan siap terbenam tapi tak pernah terbenam, sehingga seluruh dinding gedung, tembok gang, dan kaca-kaca jendela berkilat selalu kemerah-merahan.Orang-orang bisa terus-menerus berada di pantai selama-lamanya, dan orang-orang bisa terus-menerus minum kopi sambil memandang langit semburat yang keemas-emasan. Kebahagiaan terus-menerus bertebaran di Negeri Senja seolah-olah tidak akan pernah berubah lagi…."
Author: Seno Gumira Ajidarma
25. "Kekasihku jangan bersedih tidurlah dan bermimpi, kenegeri kehamparan, kehampaan.. Kasih, Kenegeri Kehamparan, Kehampaan.. Tawa canda. Dan Biar kelak anak-anak mu kan percaya bualan Mu, jangan kau bersedih.....Pada Sebuah Ranjang"
Author: Sujiwo Tejo
26. "Jika kita memilih tidak peduli, lebih sibuk dengan urusan masing-masing, nasib negeri ini persis seperti sekeranjang telur di ujung tanduk, hanya soal waktu akan pecah berantakan."
Author: Tere Liye
27. "Wahai saudara yang budiman, raja (pemimpin) dalam alam ada tiga perkara, pangkat raja ada tiga macam. Yang memegang lahir dalam negeri lahir saja, yang perintah atas rakyat hukum adat kebiasaan dunia, itulah raja dalam alam yang memegang lahir saja. Wajib kita ikut seperti yang diperintahkannya, jika bersatu dengan agama. Perihal tidak bersatu dengan syara' (agama), janganlah kita turut seperti apa yang dikatakannya. Kedua, bagi raja yang memerintah hukum batin, yang memerintah jalan agama, itulah ahlus syari'ah, tempat yang memegang jalan agama. Wajib kita ikuti apa yang disuruhnya, siapa yang tidak patuh akan mendapat bala."(dikutip dari tulisan Teuku Ibrahim Alfian, dalam "Mengenal Masyarakat Aceh yang Sedang Membangun")"
Author: Teuku Kutakarang Syaikh
28. "Indonesia ini memang negeri yang unik, penuh dengan hal-hal yang seram serius, tetapi penuh dagelan dan badutan juga. Mengerikan tapi lucu, dilarang justru dicari dan amat laku, dianjurkan, disuruh tetapi malah diboikot, kalah tetapi justru menjadi amat populer dan menjadi pahlawan khalayak ramai, berjaya tetapi keok celaka, fanatik anti PKI tetapi berbuat persis PKI, terpeleset tetapi dicemburui, aman tertib tetapi kacau balau, ngawur tetapi justru disenangi, sungguh misterius tetapi gamblang bagi semua orang. Membuat orang yang sudah banyak makan garam seperti saya ini geleng-geleng kepala tetapi sekaligus kalbu hati cekikikan. Entahlah, saya tidak tahu. Gelap memprihatinkan tetapi mengandung harapan fajar menyingsing......(menyanyi) itulah Indonesia. Menulis kolooom selesai.["Fenomena PRD dll," dalam Politik Hati Nurani, hlm. 28]."
Author: Y.B. Mangunwijaya

Negeri Quotes Pictures

Quotes About Negeri
Quotes About Negeri
Quotes About Negeri

Today's Quote

Nunca he estado en el océano, mucho menos lo he respirado, pero en mi mente, el océano huele como Carter. Por lo tanto, amo el océano."
Author: Chelsea Fine

Famous Authors

Popular Topics