Top Nikmat Quotes

Browse top 46 famous quotes and sayings about Nikmat by most favorite authors.

Favorite Nikmat Quotes

1. "Yang dihajat, tapi tak dapat, adalah nikmat, yang paling padat."
Author: A. Samad Said
2. "Biarlah dicintai dan mencintai dengan sepenuh hati saat waktu masih mengizinkan. Menarilah dan nikmatilah saat senandung itu masih ada. Karena sungguh, suatu saat nanti, waktu itu akan hilang dan hanya akan tersisa kesepian dan penyesalan jika tersia-siakan."
Author: Adam Aksara
3. "Misi yang dimaksud adalah ketika kalian melakukan sesuatu hal positif dengan kualitas sangat tinggi dan di saat yang sama menikmati prosesnya. Bila kalian merasakan sangat baik melakukan suatu hal dengan usaha yang minimum, mungkin itu adalah misi hidup yang diberikan Tuhan. Carilah misi kalian masing-masing. Mungkin misi kalian adalah belajar Al-Quran, mungkin menjadi orator, mungkin membaca puisi, mungkin menulis, mungkin apa saja. Temukan dan semoga kalian menjadi orang yang berbahagia."
Author: Ahmad Fuadi
4. "Betapa banyak nikmat yang aku lupakan dan aku anggap wajar dan biasa. Seakan-akan aku berhak mendapat nikmat itu tanpa usaha. Karena itu betapa sesatnya aku kalau sampai bermalas-malasan."
Author: Ahmad Fuadi
5. "Mungkin beginilah seharusnya ujian disambut, sebuah perayaan terhadap ilmu. Dengan gempita. Selain itu, aku kira, pesta ujian yang meriah ini juga dibuat agar kami sekali-kali tidak boleh pernah takut apalagi trauma dengan ujian. Bahkan diharapkan kami kebal terhadap tekanan ujian dan bahkan bisa menikmati ujian itu. Apalagi ujian akan terus datang dalam berbagai rupa sampai akhir hayat kami."
Author: Ahmad Fuadi
6. "Aku melihat nikmat pada dirimu, maka ikatlah ia dengan syukurmu"
Author: Aidh Bin Abdullah Al Qarni
7. "Percuma aja kan menjalani sesuatu kalau kamu sendiri udah nggak bisa menikmatinya, kalau kamu sendiri udah jenuh dan ngerasa... hampa."
Author: Anastasia Ervina
8. "Kurnia Tuhan yang paling nikmat ialah merayapi semua persoalan hidup, dan mengumpulkan segala bunga-bunga hiasannya di sepanjang tepi jalan.Kalau kau tak berjaya berbuat demikian, kau telah menyia-nyiakan kesempatanmu datang kedunia yang hanya satu kali.Tetapi semua ini hendaknya di lakukan penuh kejujuran dan kechintaan, karena bunga-bunga hiasan hidup hanya berguna kalau di taruh dalam kandil chinta."
Author: Arena Wati
9. "Pekerja keras = penikmat keindahan dengan nyaman dan biasa"
Author: Arienfit
10. "Dan hari ini, aku memandangi senja pertama yang kunikmati tanpa dirimu. Aku belajar berbahagia untukmu. Dia yang paling tepat. Aku tahu itu—tapi..., bagaimana denganku? Bagaimana caraku bahagia tanpa dirimu?"
Author: Arini Putri
11. "Manusia hidup menunggu untuk mati. Kehidupan justru terasakan dalam menunggu. Makin bisa menikmati cara menunggu, makin tenang dalam hati."
Author: Arswendo Atmowiloto
12. "Kalau kau takut mati, sebaiknya jangan nikmati pagi ini."
Author: Danu Saputra
13. "Aku hanya ingin kembali ke tempatku, di belakang sana. Menikmati apa yang kusanggup."
Author: Dee
14. "Berhenti memilah antara apa yang diinginkan dan tidak, lalu stagnasi hanya karena anda berkeras atas sesuatu yang sebenarnya harus berubah. Berhenti juga menilai baik buruk dari apapun. Bahkan untuk itu anda hidup. Anda adalah pengamat dan penikmat. Bukan Hakim"
Author: Dee
15. "Mungkin kopi itu terlambat momennya untuk dinikmati. Cairan itu mendingin dan sensasi kafein di dalamnya sudah memudar ditelan waktu. Kopi tersebut ditinggalkan begitu saja. Terabaikan."
Author: Devania Annesya
16. "Bukan untuk siapa–siapa kupikir. Mungkin aku melakukannya untuk diriku sendiri pada akhirnya. Karena aku menikmatinya, menikmati melayani dan melihat senyum kebahagiaan orang – orang di sekitarku."
Author: Dian Nafi
17. "Semuanya menikmati keindahan lantunan ayat-ayat cintaNya..wajah-wajah berbagai bangsa yang penuh senyum dan hati-hati yang penuh ketakwaan"
Author: Dian Nafi
18. "Jangan Engkau cegah nikmat karunia-Mu padaku, sebab syukurku yang teramat lemah. Jangan Engkau hinakan aku sebab kesabaranku yang terlalu sedikit"
Author: Dian Nafi
19. "Absurditas dunia maya, menyata dalam diri seorang Mayana. Absurditas cinta menjadi maya dalam kehidupan Mayana. Atau cinta menjadi realita dalam dunia maya Mayana? Di manakah realitas cinta Mayana? Dia terus mencari atau justru telah menemukan dan menikmatinya?"
Author: Dian Nafi
20. "Nikmat ini adl sebesar-besar nikmat. Aku malu, aku merunduk. Dosaku byk,kemaksiatan msh jd temanku tp Dia Pengasih"
Author: Dian Nafi
21. "Sebab Tuhan selalu punya cara yang indah untuk membuat hambaNya selalu tersenyum meski dalam tangis sekalipun. Bukankah kopi itu akan terasa pahit jika tak berkolaborasi dengan gula. Gula juga tak akan terasa nikmat jika tak bercampur dengan kopi. Maka pahit dan manis itu adalah karya alam yang sangat"
Author: Dian Nafi
22. "Saya pikir, setiap orang memiliki waktu pesta masing-masing. Hanya saja, ada yang tak nikmat dan berhasil sempurna menikmati waktu pesta yang telah dijatahkan baginya"
Author: Dodi Prananda
23. "Generasi kempong tidak punya waktu dan tidak memiliki tradisi untuk tahu beda antara kalimat sindiran dengan bukan sindiran. Tak tahu apa itu ironi, sarkasme, sanepan, istidraj ... Generasi kempong sangat rentan terhadap apa saja, termasuk informasi ... Tidak ada etos kerja. Tidak ada ideologi dharma, atau falya'mal ‘amalan shalihan ... Yang dipunyai hanya obsesi hasil, khayal kepemilikan dan kenikmatan."
Author: Emha Ainun Nadjib
24. "Bagi Roy, jeans ibarat hidup. Semakin dia lusuh, semakin dia enak dinikmati."
Author: Gola Gong
25. "Roy memang gemar kemping, kemana saja ia mau. Karena baginya tidak ada yang lebih menyenangkan selain berada di alam terbuka, menikmati keagungan Tuhan."
Author: Gola Gong
26. "Yang terpenting bukanlah kenikmatan-kenikmatan berskala besar, melainkan bagaimana kita mampu mengeksploitasi yang kecil-kecil secara maksimal."
Author: Jean Webster
27. "Aku suka menyadari betapa kerasnya buku bertahan, tidak pernah mau takluk begitu saja padaku; aku jadi terpedaya, capai, tetapi aku amat menikmati ambiguitas posisiku: "mengerti tetapi tidak mengerti"."
Author: Jean Paul Sartre
28. "Aku berasal dari budaya yang mengaku menghormati hak asasi manusia, tapi menikmati materialisme yang dibangun atas dasar eksploitasi buruh di negara lain. Aku hidup dalam sebuah bangsa yang populasinya berjumlah 5 persen dari penduduk dunia, tapi mengkonsumsi 25 persen sumber daya dunia. Sebuah masyarakat yang mendukung prinsip ekologis tapi menyumbang 30 persen populasi terburuk di dunia."
Author: John Perkins
29. "..aku sangat diberkati karena bisa menikmati segala cara sederhana yang dia tunjukkan untuk mencintaiku."
Author: Kate Kerrigan
30. "Yugi… dia menikmati pertarungan ini. Dia yang selama ini menjadi bayangan, selalu mengekor di belakang, kini mendapat kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya."
Author: Kazuki Takahashi
31. "Dia tidak beranak, tidak berbini. Kalau perjuangannya menang, mungkin dia telah tewas, dan kemenangannya itu tidak dinikmati apapun di antara keluarganya sendiri, tetapi buat orang-orang lain."
Author: Pramoedya Ananta Toer
32. "Jalan setapak memasuki hutan gempol itu sedikit berair. Anggrek bulan dengan bunga birunya yang sedang mekar menggelantung dibuai angin pagi. Juga jenis anggrek bulan lain dan anggrek merpati ramai bergelantungan pada pohon gempol. Malah serumpun anggrek harimau tenang-tenang mendekam diketinggian cabang. Bunganya yang kuning berbelang coklat serasa hendak meloncat untuk menerkam. Sayang sekali keindahan alam itu masih belum dapat dinikmati orang buangan ini. Juga tidak oleh penghuni kampung-kampung di gunung. Mereka baru bisa bicara tentang lapar."
Author: Pramoedya Ananta Toer
33. "Selama kita memiliki hari esok, teruslah berusaha untuk menjadi lebih baik. Percayalah bahwa dengan kita berbuat demikian akan ada hari yang lebih baik untuk dinikmati"
Author: Rizki De
34. "Nikmati nyanyian pagi sendu ini. Mari kembali ke masa yang hanya bisa kita kenang itu dengan menumpang rindu."
Author: Rohmatikal Maskur
35. "Alangkah seringnya Mentergesai kenikmatan tanpa ikatan Membuat detik-detik di depan terasa hambar Belajar dari ahli puasa Ada dua kebahagiaan baginya Saat berbuka Dan saat Allah menyapa lembut memberikan pahala Inilah puasa panjang syahwatku Kekuatan ada pada menahan Dan rasa nikmat itu terasa, di waktu buka yang penuh kejutan Coba saja Kalau Allah yang menghalalkan Setitis cicipan surga Kan menjadi shadaqah berpahala Buku ini dipersembahkan untuk mereka yang lagi jatuh hati atau sedang pacaran bersama doi yang dipenuhi hasrat nikah dini tapi belum bernyali yang sedang menjalani proses penuh liku dan yang ingin melanggengkan masa-masa indah pernikahannya..."
Author: Salim Akhukum Fillah
36. "Tuhan beri kita kesempatan untuk bersyukur atas nikmatnya. Manfaatkan dengan sebaiknya, niscaya hidup kita berkah."
Author: SBYudhoyono
37. "Nikmati masa muda dgn baca buku, olahraga & berteman. Masa muda sangat menyenangkan sekaligus tidak bisa diulang."
Author: SBYudhoyono
38. "Kamu sering bertanya: Apakah kegembiraan hidup? Sebuah pesta? Sebotol bir? Sepotong musik jazz? Semangkok bakso? Sebait puisi? Sebatang rokok? Seorang istri? Ah ya, apakah kebahagiaan hidup? Selembar ijazah? Sebuah rumah? Sebuah mobil? Walkman? Ganja? Orgasme? Pacar? Kamu selalu bertanya bagaimana caranya menikmati hidup."
Author: Seno Gumira Ajidarma
39. "Lalu, apa hidup mereka bahagia setelah diselamatkan?" tanyaku."Tentu saja Mbak, kan mereka sudah selamat.""Apa mereka pasti bahagia hanya karena bisa hidup?""Saya yakin mereka akan menikmati hidup dan bersyukur karenanya.""Kok tahu?"
Author: Soe Tjen Marching
40. "Ia menceritakan kisah tentang surga, di mana para manusia yang saleh dapat hidup dengan nikmat, senikmat-nikmatnya. Mereka bisa mendapat makanan dan minuman berlimpah, bidadari yang cantik-cantik (jadi, para bidadari tidak bisa menikmati surga karena mereka cuma budak seks di sana)."
Author: Soe Tjen Marching
41. "Maha Suci Engkau Ya Allah, yang telah menciptakan perasaan. Maha Suci Engkau yang telah menciptakan ada dan tiada. Hidup ini adalah penghambaan. Tarian penghambaan yang sempurna. Tak ada milik dan pemilik selain Engkau. Tak ada punya dan mempunyai selain Engkau.Tetapi mengapa Kau harus menciptakan perasaan? Mengapa Kau harus memasukkan bongkah yang disebut dengan "perasaan" itu pada mahkluk ciptaanMu? Perasaan kehilangan...perasaan memiliki...perasaan mencintai...Kami tak melihat, Kau berikan mata; kami tak mendengar, Kau berikan telinga; Kami tak bergerak, Kau berikan kaki. Kau berikan berpuluh-puluh nikmat lainnya. Jelas sekali, semua itu berguna! Tetapi mengapa Kau harus menciptakan bongkah itu? Mengapa Kau letakkan bongkah perasaan yang seringkali menjadi pengkhianat sejati dalam tubuh kami. Mengapa?"
Author: Tere Liye
42. "Ada banyakcara menikmati sepotong kehidupan saat kalian sedang tertikam belati sedih. salah satunya dengan menerjemahkan banyak hal yang menghiasi dunia dengan cara tak lazim. saat melihat gumpalan awan di angkasa. saat menyimak wajah-wajah lelah pulang kerja. saat menyimak tampias air yang membuat bekas di langit-langit kamar. dengan pemahaman secara berbeda maka kalian akan merasakan sesuatu yang berbeda pula. memberikan kebahagiaan utuh -yang jarang disadari- atas makna detik demi detik kehidupan."
Author: Tere Liye
43. "Ada orang bilang bahwa cinta pasti dapat menyelesaikan segala problema yang ada.Padahal mungkin hanya dengan suguhan tulus kopi nikmat di pagi hari sudah cukup mengatasinya."
Author: Toba Beta
44. "Untuk menikmati kebebasan kita harus mengendalikan diri sendiri."
Author: Virginia Woolf
45. "Nyaman adalah berbagi waktu tanpa perlu merasa canggung. Nyaman adalah menikmati keberadaan masing-masing, walau yang dapat kami berikan kepada satu sama lain hanyalah kehadiran itu sendiri. Nyaman berarti tidak perlu meminta maaf saat lengan kami bersenggolan secara tak sengaja, merokok dalam mobil dan bebas mengutak-atik stereo tanpa meminta ijin terlebih dahulu. Nyaman adalah meneleponnya tanpa alasan, hanya karena ingin mengobrol, atau karena ada film baru yang ingin kutonton tapi tidak punya teman untuk diajak. Rasa ini tidak perlu dilabeli, diartikan, atau dianalisa."
Author: Winna Efendi
46. "Duduk sendirian dibawah sinar lampu,Buku terkembang di depan,Bercakap-cakap secara akrab dengan manusia dari generasi yang tak tampak.Sungguh suatu kenikmatan yang tak bertara"
Author: Yoshida Kenkō

Nikmat Quotes Pictures

Quotes About Nikmat
Quotes About Nikmat
Quotes About Nikmat

Today's Quote

Only the Lord Jesus can redeem the soul that is steeped in guilt and shame. This baggage weighs us down until we accept Jesus' gift—the gift that liberates souls from sin's power."
Author: Billy Graham

Famous Authors

Popular Topics