Top Nurani Quotes

Browse top 14 famous quotes and sayings about Nurani by most favorite authors.

Favorite Nurani Quotes

1. "Apalagi yang bisa ditambahkan pada kebahagiaan seseorang yang sehat, tidak berhutang dan hati nuraninya bersih?"
Author: Adam Smith
2. "Kamu pelajarilah dunia dengan segala kandungannya melalui buku-bukumu, tapi jangan lupa belajar daripada hati nurani manusia. Ingat tu? Hati nurani manusia! Apa pun bangsa dan agamanya."
Author: Arena Wati
3. "Perempuan dan lelaki memiliki batas yang tak sama. Perempuan bisa bertahan dalam waktu yang lama dalam penantian hanya dengan meyakini nuraninya saja. Sebentuk rasa bisa membuatnya tegar dan tangguh menanti penjemputan rasa."
Author: Dian Nafi
4. "Satu hal yang tidak tunduk pada mayoritas adalah nurani seseorang"
Author: Harper Lee
5. "Kemanusiaan itu tak mengenal batas negara dan agama. Ia tumbuh dari keajaiban nuranimu tanpa sekat, tanpa musim"
Author: Helvy Tiana Rosa
6. "Aku menulis untuk membaca kehidupan. Aku menulis untuk berkaca. Aku menulis untuk melepaskan air mata. Aku menulis untuk menjadikanku manusia. Aku menulis untuk membunuh malam. Aku menulis untuk memaknai hidup. Aku menulis untuk bersyukur. Aku menulis karena menulis menyembuhkan. Aku menulis untuk merapikan masa lalu. Aku menulis karena kata-kata bisa menguatkan. Aku menulis untuk menggali hati nurani."
Author: Iwan Setyawan
7. "Selama ini kulihat hidup semakin rumit. Banyak orang tega membunuh hati nurani dengan tangan mereka sendiri. Kusaksikan tangan-tangan politik semakin kotor, meraih kemenangan demi kepentingan sendiri. Pemimpin saling berebut nasi. Pemimpin yang bahkan tak bisa memimpin hidup mereka sendiri. Lumpur menggenangi ratusan rumah, mesjid, sekolah, warung nasi, juga kenangan. Lumpur panas yang tumpah karena uang dan ketidakpedulian. Bahkan ada juga yang membunuh dengan mengatasnamakan agama. Beberapa orang dilarang beribadah di tempat ibadah mereka sendiri. Di mana ada proyek sosial, di sana cenderung ada penipuan. Banyak orang kehilangan hati mereka sendiri. Keluarga merindukan kehangatan."
Author: Iwan Setyawan
8. "Menulis membebaskanku. Membesarkanku. Memberanikanku. Aku menulis untuk membaca kehidupan. Aku menulis untuk berkaca. Aku menulis untuk melepaskan air mata. Aku menulis untuk menjadikanku manusia. Aku menulis untuk membunuh malam. Aku menulis untuk memaknai hidup. Aku menulis untuk bersyukur. Aku menulis karena menulis menyembuhkan. Aku menulis untuk merapikan masa lalu. Aku menulis karena kata-kata bisa menguatkan. Aku menulis untuk menggali hati nurani. Menulis adalah meditasi."
Author: Iwan Setyawan
9. "Memiliki hati nurani tidak sama dengan menggunakannya"
Author: Jostein Gaarder
10. "Bahasa terbinadari nurani bangsabangsa besar keranakeutuhan bahasanya."
Author: Rahimidin Zahari
11. "Semuntal kuikatdengan tangan nuraniyang melenturdari simpul tradisi"
Author: Rahimidin Zahari
12. "Kita kadang merasa lebih benar, lebih baik, lebih tinggi, dan lebih suci dibanding mereka yang kita nasehati.Hanya mengingatkan kembali kepada diri ini: jika kau merasa besar, periksa hatimu. Mungkin ia sedang bengkak.Jika kau merasa suci, periksa jiwamu. Mungkin itu putihnya nanah dari luka nurani.Jika kau merasa tinggi, periksa batinmu. Mungkin ia sedang melayang kehilangan pajakan.Jika kau merasa wangi, priksa ikhlasmu, mungkin itu asap dari amal shalihmu YANG HANGUS DIBAKAR RIYA'."
Author: Salim Akhukum Fillah
13. "Dalam dekapan ukhuwah, kelembutan nurani menuntun kita untuk menjadi anak Adam sejati; memiliki kesalahan, mengakuinya, memperbaikinya, dan memaafkan sesama yang juga tak luput dari khilaf dan lupa..."
Author: Salim Akhukum Fillah
14. "Indonesia ini memang negeri yang unik, penuh dengan hal-hal yang seram serius, tetapi penuh dagelan dan badutan juga. Mengerikan tapi lucu, dilarang justru dicari dan amat laku, dianjurkan, disuruh tetapi malah diboikot, kalah tetapi justru menjadi amat populer dan menjadi pahlawan khalayak ramai, berjaya tetapi keok celaka, fanatik anti PKI tetapi berbuat persis PKI, terpeleset tetapi dicemburui, aman tertib tetapi kacau balau, ngawur tetapi justru disenangi, sungguh misterius tetapi gamblang bagi semua orang. Membuat orang yang sudah banyak makan garam seperti saya ini geleng-geleng kepala tetapi sekaligus kalbu hati cekikikan. Entahlah, saya tidak tahu. Gelap memprihatinkan tetapi mengandung harapan fajar menyingsing......(menyanyi) itulah Indonesia. Menulis kolooom selesai.["Fenomena PRD dll," dalam Politik Hati Nurani, hlm. 28]."
Author: Y.B. Mangunwijaya

Nurani Quotes Pictures

Quotes About Nurani
Quotes About Nurani
Quotes About Nurani

Today's Quote

Memory is the grid of meaning we impose on the random and bewildering flux of the world. Memory is the line we pay out behind us as we travel through time--it is the clue, like Ariadne's, which means we do not lose our way. Memory is the lasso with which we capture the past and haul it from chaos towards us in nicely ordered sequences, like those of baroque keyboard music."
Author: Angela Carter

Famous Authors

Popular Topics