Top Perang Quotes

Browse top 39 famous quotes and sayings about Perang by most favorite authors.

Favorite Perang Quotes

1. "Mempelajari pengetahuan itu adalah sama dengan memuji Allah SWT.Menuntut pengetahuan adalah sama dengan melakukan perang di jalan Allah SWT.Mengajarkan pengetahuan adalah sama dengan bersedekah, dan dengan mengajarkan pengetahuan kita akan mendapat pahala."
Author: Abu Hamid Al Ghazali
2. "Dalam dua ribu tahun terakhir sejak kelahiran agama-agama besar di Timur itu, Bung, dunia ini telah berperang tiga ribu kali atas nama agama dan tuhan."
Author: Anand Krishna
3. "Orang cerdas berdiri dalam gelap, sehingga mereka bisa melihat sesuatu yang tak bisa dilihat orang lain. Mereka yang tidak dipahami oleh lingkungannya, terperangkap dalam kegelapan itu. Orang yang tidak cerdas hidup di dalam terang. Sebuah senter menyiramkan sinar tepat di atas kepala mereka dan pemikiran mereka hanya sampai batas batas lingkaran cahaya senter itu."
Author: Andrea Hirata
4. "Tentera - lelaki, tersungkur di medan perang. Perempuan, di negara yang ditakluk, direbahkan di tempat tidur."
Author: Arena Wati
5. "MaafkanJika senyumkuTersembunyi dibalik air mataDan kata-kata mesraMenjadi tanpa dayaKarena terperangkapDalam PrasangkaTapi Tuhan Tahu..Cinta yang kupunyaLebih berwarnaDari yang kau kira"
Author: Asma Nadia
6. "Kita diminta menjadi budayawan patriotik yang jujur; berani mengkritik persekitaran dan negara tanpa berasa khuatir dituduh tidak setia atau berkhianat kerana sebagai pencinta tanah air, kita sedang berperang dengan kejahatan bangsa kita. Pihak yang berkhianat ialah budayawan yang memuji dan mendewakan pemimpin dengan niat mengambil hati (salah atau benar) bagi kepentingan dirinya. Salah atau benar ini adalah tanah air kita. Lantaran itu kita berani mengkritiknya dan berani mempertahankannya."
Author: Baharuddin Zainal
7. "Aku sudah diperalat oleh seseorang yang merasa punya segala-galanya, menjebakku dalam tantangan bodoh yang cuma jadi pemuas egonya saja, dan aku sendiri terperangkap dalam kesempurnaan palsu, artifisial! serunya gemas, "Aku malu kepada diriku sendiri, kepada semua orang yang sudah kujejali dengan kegomalan Ben's Perfecto."Gombal? Aku positif tidak mengerti."Dan kamu tahu apa kehebatan kopi tiwus itu?" katanya dengan tatapan kosong, "Pak Seno bilang, kopi itu mampu menghasilkan reaksi macam-macam. Dan dia benar. Kopi tiwus telah membuatku sadar, bahwa aku ini barista terburuk. Bukan cuma sok tahu, mencoba membuat filosofi dari kopi lalu memperdagangkannya, tapi yang paling parah, aku sudah merasa membuat kopi paling sempurna di dunia. Bodoh! Bodoooh!" Filosofi Kopi"
Author: Dee
8. "Di tengah gurun yang tertebak, jadilah salju abadi. Embun pagi tak akan kalahkan dinginmu, angin malam akan menggigil ketika melewatimu, oase akan jengah, dan kaktus terperangah. Semua butir pasir akan tahu jika kau pergi, atau sekadar bergerak dua inci.Dan setiap senti gurun akan terinspirasi karena kau berani beku dalam neraka, kau berani putih meski sendiri, karena kau… berbeda."
Author: Dee
9. "...Saya tidak mahu tergolong sebagai jenis sasterawan yang terperangkap dengan idle talk (meminjam kata-kata Mohd Affandi Hassan)."
Author: Faisal Tehrani
10. "Kemerdekaan yang diberi agama itu adalah memerdekakan manusia dari perangkap hawa nafsunya."
Author: Faisal Tehrani
11. "Cinta itu adalah perasaan yang mesti ada pada tiap-tiap diri manusia, ia laksana setitis embun yang turun dari langit, bersih dan suci. Jika ia jatuh pada tanah yang subur, di sana akan tumbuh kesucian hati, keikhlasan, setia, budi pekerti yang tinggi dan lain-lain perangai terpuji."
Author: Hamka
12. "Tentang kopi kesukaanmu, cappucino, kopi itu bukan dari italia. Aslinya berasal dari biji-biji kopi Turki yang tertinggal di medan perang di Kahlenberg. Hanya sebuah info pengetahuan kecil-kecilan. Assalamu'alaikum" — Fatma, 99 Cahaya di Langit Eropa hal. 50"
Author: Hanum Salsabiela Rais
13. "Prioritas, itu yang sebenarnya lebih kupikirkan daripada rasa sentimentil yang hanya berlandaskan perasaan, karena terkadang kita terjebak dalam perangkaplicik kehidupan jika melihat apa-apa hanya dari perasaan saja."
Author: Ida R. Yulia
14. "Musuh membiak seperti tikus. Kau injak mereka, kau racun mereka, kau bakar mereka, akan lebih banyak lagi yang muncul! Tidak ada bedanya apakah kau hidup pada masa perang atau damai, makmur atau kelaparan! Musuh selalu menyusun rencana di belakangmu.(Shah Jahan dalam Taj Mahal, Kisah Cinta Abadi)"
Author: John Shors
15. "Taj Mahal adalah bangunan yang menjadi bagian dari salah satu tujuh keajaiban dunia. Dibangun oleh Shah Jahan sebagai pusara bagi istrinya Mumtaz Mahal yang meninggal karena melahirkan sungsang ketika peperangan sedang berlangsung. Bagi Shah Jahan Taj Mahal adalah gambaran kecantikan dan keanggunan isterinya yang akan selalu dikenang oleh dirinya dan rakyatnya. Shah Jahan mengutus arsitek berdarah Persia untuk membangun Taj Mahal, Isa namanya. Yang akhirnya jatuh cinta pada Jahanara, puteri Shah Jahan yang bersuamikan Khondamir. Isa sangat mengagumi kecantikan Jahanara yang sangat mirip dengan ibunya, Mumtaz Mahal. Jahanara pun selingkuh dengan Isa yang juga sangat ia cintai, karena sejatinya Jahanara tidak pernah mencintai khondamir. Mereka menikah hanya karena alasan politik. Dibalik bangunan indah dan berdiri megah itu terdapat kisah yang haru, kejam, indah sekaligus membawa pembaca pada zaman kerajaan Hindustan."
Author: John Shors
16. "Kita melahirkan dan dilahirkan oleh sebuah jiwa yang tidak kita kenalKita adalah teka-teki yang tak teterka oleh siapa pun. Kita adalah dongeng yang terperangkap dalam khayalannya sendiri.Kita adalah apa yang terus berjalan tanpa pernah tiba pada pengertian"
Author: Jostein Gaarder
17. "Tunangannya tak akan mampu memahami arti sebuah benteng. Dia tak akan bisa melihat seperangkat daging bisa tetap segar, tak membusuk, dan mampu melalui 16 kali pergantian musim"
Author: Leila S. Chudori
18. "Air sungai tetap murni karena dia bergerak. Bila terperangkap, air akan mati. Karena itu, air harus selalu beredar. Jadi, bila emosi Anda mengalir ke seluruh tubuh, Anda merasakan perasaan gembira dan Anda bergerak menuju sehat secara fisik.Bergerak, berubah, mengalir - inilah sebenarnya hidup."
Author: Masaru Emoto
19. "Peran seorang ibu juga adalah perang dengan dirinya sendiri agar selalu menyediakan ekstra pengertian bagi anaknya"
Author: Miranda Risang Ayu
20. "Dalam perang dunia modern, negara manapun djuga tidak akan bisa menang tanpa angkatan laut jang superieur. Tapi angkatan laut itu tidak berguna bila tidak dilindungi dan disertai angkatan udara jang superieur pula."
Author: Mr. Aujong Peng Koen
21. "Kita hidup dalam sangkar yang terbuat dari tuntutan, rutinitas, dan kebiasaan, dan setelah begitu lama hidup dalam batas-batas ini, kita lupa bahwa sesungguhnya terperangkap"
Author: Peter O'Connor
22. "Tak pernah ada perang untuk perang. Ada banyak bangsa yang berperang bukan hendak keluar sebagai pemenang. Mereka turun ke medan perang dan berguguran berkeping-keping seperti bangsa Aceh sekarang ini...ada sesuatu yang dibela, sesuatu yang lebih berharga daripada hanya mati, hidup atau kalah-menang."
Author: Pramoedya Ananta Toer
23. "Perang, kekuasaan, kekayaan, seperti unggun api dalam kegelapan dan orang berterbangan untuk mati tumpas di dalamnya."
Author: Pramoedya Ananta Toer
24. "Ah, itu serdadu manja kalau menang perang sekali saja! Kemenanganku lebih dari padanya. Aku pernah menguasai dia hanya karena aku tidak seperti perempuan-perempuan lain."
Author: Pramoedya Ananta Toer
25. "Ia menyimpan dendam. Dendam yang terus menyala sebelum pembunuhan menutupnya. Dan dendam itu bisa menjalar jadi perang kampung."
Author: Pramoedya Ananta Toer
26. "Kalau kita menang perang, semua kita dapat rumah baik. Tapi sekarang negara lebih butuh uang dari pada kita semua."
Author: Pramoedya Ananta Toer
27. "Memaafkan. Kata yang lucu sekali, bukan?... Sesuatu yang sulit sekali diberikan. Padahal dengan melakukan itu berarti kita menyelamatkan hati kita sendiri. Pernahkah kau mendengar, bahwa ketika kau memaafkan seseorang, kau membuka lagi pintu rumah yang sebelumnya kau tutup rapat-rapat, yang telah membuat dirimu terperangkap dan kehabisan napas. Ketika kau memaafkan, kau pun bisa bernapas lagi. Dan hidup."
Author: Prisca Primasari
28. "Perang adalah kekalahan semua orang, karena perang memang hanya kegagalan, bagi manusia yang terjajah gagasan menang. Maka perang menjadi gagalnya kemanusiaan."
Author: Seno Gumira Ajidarma
29. "Saya mimpi tentang sebuah dunia dimana ulama, buruh, dan pemuda bangkit dan berkata, "stop semua kemunafikan ! Stop semua pembunuhan atas nama apapun.. dan para politisi di PBB, sibuk mengatur pengangkatan gandum, susu, dan beras buat anak-anak yang lapar di 3 benua, dan lupa akan diplomasi.Tak ada lagi rasa benci pada siapapun, agama apapun, ras apapun, dan bangsa apapun..dan melupakan perang dan kebencian, dan hanya sibuk dengan pembangunan dunia yang lebih baik."
Author: Soe Hok Gie
30. "Pada kancah BaratayudaPada kancah perang besarmu hari iniBisma, jiwa besar pada sekeping kacaSetiap saat Engkau berkacaGugur --Gugur Bhisma--"
Author: Sujiwo Tejo
31. "Revolusi Indonesia, bukanlah Revolusi Nasional SEMATA-MATA, seperti diciptakan beberapa gelitir orang Indonesia, yang maksudnya cuma membela atau merebut kursi buat dirinya saja, dan bersiap sedia menyerahkan semua sumber pencaharian yang terpenting kepada SEMUANYA bangsa Asing, baik MUSUH atau sahabat. Revolusi Indonesia, mau tak mau terpaksa mengambil tindakan ekonomi dan sosial serentak dengan tindakan merebut dan membela kemerdekaan 100%. Revolusi kemerdekaan Indonesia tidak bisa diselesaikan dengan dibungkusi dengan revolusi-nasional saja. Perang kemerdekaan Indonesia harus DI-ISI dengan jaminan sosial dan ekonomi sekaligus."
Author: Tan Malaka
32. "Cinta sejati selalu menemukan jalan, Borno. Ada saja kebetulan, nasib, takdir, atau apalah sebutannya. Tapi sayangnya, orang-orang yang mengaku sedang dirudung cinta justru sebaliknya, selalu memaksakan jalan cerita, khawatir, cemas, serta berbagai perangai norak lainnya. Tidak usahlah kau gulana, wajah kusut. Jika berjodoh, Tuhan sendiri yang akan memberikan jalan baiknya."
Author: Tere Liye
33. "Saat senja datang,Apakah Bumi yang pergi meninggalkanAtau Matahari yang mengucapkan selamat tinggal?Saat purnama tinggi,Apakah Bumi yang menatap rinduAtau Rembulan yang menatap kangen?Saat hujan turun,Apakah awan yang berlarian tak sabarAtau Bumi yang menyambut riang?Entahlah.Saat dua sahabat lama bertemuSiapa yang menunggu, siapa yang datangJika dua-duanya berpelukan eratSaat dua musuh berperangSiapa yang memulai, siapa yang mengakhiriJika dua-duanya sama-sama binasaPun, saat sebuah hubungan terputusSiapa yang pergi, siapa yang ditinggalJika dua-duanya sama2 terlukaEntahlah."
Author: Tere Liye
34. "Apakah mereka yang terlahir makmur.. layak untuk berbicara tentang perang?"
Author: Toba Beta
35. "Kalau ada kupu-kupu yang terperangkap di sarang laba-laba, orang cenderung akan menolong kupu-kupu itu walaupun mungkin si laba-laba belum makan selama berhari-hari..Tapi gimana kalau yang terperangkap adalah ulat yang belum jadi kupu-kupu? Orang tetap nolong nggak? Padahal, keduanya sama. Di dunia ini, memang harus cantik supaya ditolong."
Author: Windhy Puspitadewi
36. "Cinta itu gak memiliki, semua orang bebas merasakannya, menyimpannya. Tapi kalau kamu terlalu takut untuk mengakuinya, selamanya kamu bisa terperangkap di dalamnya."
Author: Winna Efendi
37. "Perang tidak bisa dimenangkan dengan emosi. Tetapi perhitungan yang dingin."
Author: Y.B. Mangunwijaya
38. "(Arnold) Toynbee bertanya-tanya: di mana peran dan kontribusi Inggris dalam sejarah manusia? Peran Inggris tidak lebih dari 250 tahun dan itu pun penuh dengan berbagai kesalahan. Kemudian sejak Perang Dunia II, Inggris mulai meredup dan surut dari percaturan sejarah dunia. Demikian halnya dengan Prancis, Jerman, Rusia, dan Amerika Serikat."
Author: Yusri Abdul Ghani Abdullah
39. "Mesir telah menjadi poros sejarah dunia dan peradaban manusia ribuan tahun lamanya semenjak era Firaun, Yunani, Romawi, Qibti dan Byzantium. Mesir telah memberikan pemikiran yang cemerlang kepada dunia dan juga menjadi pusat dunia Islam serta pelopor bangsa Arab. Sekiranya tidak ada kontribusi Mesir maka dunia dan peradaban Islam telah lama lenyap. Mesirlah yang berhasil mengalahkan bangsa Tartar di Ain Jalut dan menyelamatkan kebudayaan Islam dari kehancuran total. Mesir pula yang menyelamatkan dunia Islam dalam Perang Salib di Hittin dan wilayah-wilayah lainnya. Eksistensi al-Azhar as-Syarif telah menyelamatkan identitas kebudayaan Arab dari proses ‘Turkinisasi' yang dilancarkan oleh Dinasti Uthmaniyah. Jadi, dalam keadaan apa pun Mesir akan tetap menjadi jantung dunia Arab."
Author: Yusri Abdul Ghani Abdullah

Perang Quotes Pictures

Quotes About Perang
Quotes About Perang
Quotes About Perang

Today's Quote

Oftentimes we love the thing we hate and vice versa."
Author: Andres Serrano

Famous Authors

Popular Topics