Top Sepatu Quotes

Browse top 16 famous quotes and sayings about Sepatu by most favorite authors.

Favorite Sepatu Quotes

1. "Dalam hati setiap wanita yang bergelar Muslim itu sepatutnya memang tidak berbelah bahagi diserahkan kepada DIA. Tiada belah bahagi untuk mengatakan yang DIA adalah segalanya, lebih daripada yang lain. Pada DIA diletakkan ketakutan. Pada DIA diletakkan harapan. Pada DIA diletakkan kepercayaan. Pada DIA dipohon pertolongan. Pada DIA dipintakan kasih sayang. Hanya DIA."
Author: Hlovate
2. "Ibuku menyodori pisau, "Potong jari kakimu. Kelak jika kau jadi ratu, kau tak akan terlalu banyak berjalan. Jadi kau tak membutuhkannya." Maka kuambil pisau itu dan kugigit bibirku saat aku berusaha memutuskan ibu jari kakiku. Kubuang bagian kecil tubuhku itu ke tempat sampah untuk menjadi santapan anjing. Kini kusadari, Nak, dunia ini memang penuh dengan sepatu kekecilan yang hanya menerima orang-orang termutilasi.(Perempuan Buta Tanpa Ibu Jari)"
Author: Intan Paramaditha
3. "Seperti sepatumu ini, Nduk. Kadang kita mesti berpijak dengan sesuatu yang tak sempurna. Tapi kamu mesti kuat. Buatlah pijakanmu kuat"
Author: Iwan Setyawan
4. "Dalam Genggamanmu, IbukBuku baru. Sepatu baru. Sekolah baruUntuk anak-anakmuAgar mereka merekahKau bangun jembatan agar mereka tak melalui kali yang keruhKau gendong jiwa mereka agar selalu hangatKau nyalakan lentera hati mereka...Malam minggu kemarin. Kau tak hanya berjanji.Kau berikan napasmuKau genggam anak-anakmu. Kau genggam erat.Di tanganmu yang halus, kau pastikanMereka tidak terjatuh..."
Author: Iwan Setyawan
5. "Ya, seperti sepatumu ini, Nduk. Kadang kita mesti berpijak dengan sesuatu yang tak sempurna. Tapi kamu mesti kuat! Buatlah pijakanmu kuat. Kita beli sepatu baru kalau ada rejeki," hibur Ibuk."
Author: Iwan Setyawan
6. "Bapak dan Ibuk tidak pernah memiliki atau berkeinginan membeli sepatu. Mereka ingin membeli sepatu tapi buat apa? Untuk ke kondangan mereka cukup memakai sandal. Ah, semua demi anak-anak."
Author: Iwan Setyawan
7. "Karena ia tidak mempunyai hak untuk memintaku tinggal, ditaruhnya sebelah sepatu menghadap keluar. Dan karena ia tidak ingin aku pergi, ia menaruh yang sebelah lagi menghadap ke dalam. Begitu melihat sepatu, langsung kusadari hatinya yang galau"
Author: Kim Dong Hwa
8. "Dan setelah aku sudah berhasil menggapai kamu, saat itulah aku akan menggantung sepatuku dan nggak akan berlari pada siapa pun."
Author: Laili Muttamimah
9. "Biar!tak kau ingat lampu-lampu yang menyihir kita menjadi orang yang mentertawakan dunia. tak kau ingat keringat meleleh di langkah kaki, di punggung, kening, menantang matahari! menunggingkan pantat ke muka-muka orang-orang yang dipuja sebagai dewa! o, engkau telah membunuh kenangan demikian cepat. seperti kulindas kecoak dengan ujung sepatuku. perutnya yang memburai, putih, mata yang keluar dari kepala, masih bergerak-gerak. aku menjadi pembunuh. seperti dirimu. demikian telengas. tanpa belas. kepada kenangan. biar. jika kau tak mau temani. biar kurasakan nyeri sendiri. di puncak sepiku sendiri!"
Author: Nanang Suryadi
10. "Dan bukankan satu ciri manusia modern adalah juga kemenangan individu atas lingkungannya dengan prestasi individual? Individu-individu kuat sepatutnya bergabung mengangkat sebangsanya yang lemah, memberinya lampu pada yang kegelapan dan memberi mata pada yang buta"
Author: Pramoedya Ananta Toer
11. "Kita semua harus menerima kenyataan, tapi menerima kenyataan saja adalah pekerjaan manusia yang tak mampu lagi berkembang. Karena manusia juga bisa membikin kenyataan-kenyataan baru. Kalau tak ada orang mau membikin kenyataan-kenyataan baru, maka "kemajuan" sebagai kata dan makna sepatutnya dihapuskan dari kamus umat manusia(Rumah Kaca, h. 436)"
Author: Pramoedya Ananta Toer
12. "Setiap pagi, Mama merengkuhnya sambil berbisik di telinga: "Hiduplah Sara. Jangan menyerah" seolah ia tidak saja sedang menyalurkan suaranya pada telinga itu, tapi juga jiwanya. Ia menjadi litani yang berulang tanpa hentiHiduplah, Sara. Hiduplah...Namun suara-suara lain yang hidup. Kokok ayam, adzan menggelegar, disusul dengan gesekan sepatu di aspal, motor dan klaksin yang bertambah keras menggantikan litani yang makin sayup dan kemudian lenyap."
Author: Soe Tjen Marching
13. "Hidup bukanlah soal memoles kilau kulit sepatu, kawantapi ke mana jejak-jejak sepatumu pernah berpijak"
Author: Stebby Julionatan
14. "Sejarah manusia adalah sejarah sepatu. Sejarah tentang tempat dimana ia pernah berpijak dan menjejak."
Author: Stebby Julionatan
15. "Sejarah hidup adalah sejarah sepatu. Sejarah mengenai tempat di mana manusia pernah menapak dan berpijak"
Author: Stebby Julionatan
16. "Kesamaran yang jelas terdapat berkaitan perhubungan yaqin dan zann pada tahap ilmu manusia, walaupun jika ia berdasarkan sumber Ilahi, sepatutnya dilayani dan dihargai sebagai satu keresahan positif. Di sebelah pihak iaitu, pihak yang berkeyakinan, menekankan kemungkinan keputusan-keputusan yang dibuat oleh manusia dan mengelakkan keraguan yang tekal dan buruk padahnya amatlah penting. Pada pihak yang lain pula, aspek keraguan akan keresahan itu mesti sentiasa diingati demi mencegah kefanatikan dan kesombongan yang melampau sama ada berbentuk teologis, saintifik atau sejarah, yang telah mengakibatkan banyak penderitaan manusia, di samping menggalakkan penyelidikan lanjut dalam semangat ijtihad dan shura. Sikap ini akan menggalakkan kerjasama dan akan memajukan perkembangan sains, kemanusiaan dan tamadun bukan sahaja di kalangan orang Islam, tetapi seluruh kemanusiaan."
Author: Wan Mohd Nor Wan Daud

Sepatu Quotes Pictures

Quotes About Sepatu
Quotes About Sepatu
Quotes About Sepatu

Today's Quote

They see you, but they don't really see you."
Author: Alysha Speer

Famous Authors

Popular Topics