Top Tanya Quotes

Browse top 96 famous quotes and sayings about Tanya by most favorite authors.

Favorite Tanya Quotes

1. "Rugi kalau stress, mending kita bekerja keras. Wali kelasku pernah memberi motivasi yang sangat mengena di hati. Katanya, kalau ingin sukses dan berprestasi dalam bidang apa pun, maka lakukanlah dengan prinsip 'saajtahidu fauzq mustawa al-akhar'. Bahwa aku akan berjuang dengan usaha di atas rata-rata yang dilakukan orang lain."
Author: Ahmad Fuadi
2. "Belajarlah dari masa lalu, hiduplah untuk masa depan. Yang terpenting adalah tidak berhenti bertanya."
Author: Albert Einstein
3. "Netanyahu is pressured easily, gets into a panic, and loses his senses... to run a country like Israel a leader needs to have reason and judgment and nerves of steel, two traits he does not have."
Author: Ariel Sharon
4. "Tulisan Ki Hadjar Dewantara mengandung greget dan bernafaskan perdjuangan. Bukan semata-mata sebagai beberan dan bahasan ilmu, tetapi ia djuga mengandung petundjuk memperdjuangkannya gagasan itu. Bukan hanja kupasan tanpa tudjuan, bukannja ilmu tanpa tjita-tjita jang dikemukakan dan dilengkapi dan dipersenjatai ilmu. Tulisan-tulisannja tidak sadja menjuruh orang untuk berfikir, tetapi ia mengadjak kita berbuat, berdjuang untuk tjita-tjita dengan pengetahuan sebagai sendjatanya - Pengantar Buku Pendidikan Karya Ki Hadjar Dewantara"
Author: Arif Saifudin Yudistira
5. "Mana yang harus kupercaya, teriakannya yang menyuruhku pergi atau matanya yang memohonku untuk tinggal?"
Author: Ayuwidya
6. "In my office in Jerusalem, there's an ancient seal. It's a signet ring of a Jewish official from the time of the Bible. The seal was found right next to the Western Wall, and it dates back 2,700 years, to the time of King Hezekiah. Now, there's a name of the Jewish official inscribed on the ring in Hebrew. His name was Netanyahu."
Author: Benjamin Netanyahu
7. "Dia, yang tidak pernah kamu mengerti. Dia, racun yang membunuhmu perlahan. Dia, yang kamu reka dan kamu cipta. Sebelah darimu menginginkan agar dia datang, membencimu hingga muak dia mendekati gila, menertawakan segala kebodohannya, kehilafan untuk sampai jatuh hati kepadamu, menyesalkan magis yang hadir naluriah setiap kalian berjumpa. Akan kamu kirimkan lagi tiket bioskop, bon restoran, semua tulisannya --dari mulai nota sebaris sampai doa berbait-bait. Dan beceklah pipi-nya karena geli, karena asap dan abu dari benda-benda yang dia hanguskan--bukti bahwa kalian pernah saling tergila-gila--beterbangan masuk ke matanya. Semoga dia pergi dan tak pernah menoleh lagi. Hidupmu, hidupnya, pasti akan lebih mudah."
Author: Dee
8. "Akan ada satu saat kamu bertanya: pergi ke mana inspirasiku? Tiba-tiba kamu merasa ditinggal pergi. Hanya bisa diam, tidak lagi berkarya. Kering. Tetapi tidak selalu itu berarti kamu harus mencari objek atau sumber inspirasi baru. Sama seperti jodoh, Nan. Kalau punya masalah,tidak berarti harus cari pacar baru kan? Tapi rasa cinta kamu yang harus diperbarui.Cinta bisa tumbuh sendiri,tetapi bukan jaminan bakal langgeng selamanya,apalagi kalau tidak dipelihara. Mengerti kamu?" -Nasihat Poyan pada Keenan suatu hari"
Author: Dee
9. "Semua pertanyaan selalu berpasangan dengan jawaban.Untuk keduanya bertemu, yang dibutuhkan cuma waktu"
Author: Dee
10. "Dan aku bertanya: apakah yang sanggup mengubah gumpal luka menjadi intanYang membekukan air mata menjadi kristal garam?Sahabatku menjawab: WaktuHanya waktu yang mampu"
Author: Dee
11. "Buat apa ia pelihara luka hati yang cuma bikin matanya berair?"
Author: Dee
12. "Itulah cinta.Itulah Tuhan.Pengalaman bukan penjelasan.Perjalanan bukan tujuan. Pertanyaan yg sungguh tidak berjodoh dgn segala jawaban."
Author: Dee
13. "If there were an election today, Netanyahu would win. Yet, his standing in the polls is also a reflection of the weakness of Ehud Olmert, the current prime minister - who stands at 2 percent in a recent poll - and the enduring weaknesses of the Labor Party."
Author: Dennis Ross
14. "Pertanyaannya sekarang adalah mana yang lebih menyakitkan, mereka yang memiliki kenangan lalu kehilangan atau mereka yang kehilangan tanpa memiliki kenangan?"
Author: Devania Annesya
15. "Pertanyaan memang ditakdirkan untuk menjadi kawan setia bagi manusia, sejalan dengan sifat kita yang tak pernah puas."
Author: Dini Novita Sari
16. "Pertanyaan "Kapan pulang?" sebenarnya adalah isyarat kekhawatiran yang tersimpan di sudut hati seseorang. "Kapan pulang?" adalah pertanyaan sederhana untuk mengetahui kapan sebuah pertemuan akan mengakhiri jurang perpisahan. "Kapan pulang?" merupakan kepastian, bahwa perpisahan yang terjadi hanyalah sementara, bukan berlama-lama ataupun berabad-abad. -Mama kepada Bianca-"
Author: Dwitasari
17. "I'm no wealthier than Bibi Netanyahu or Arik Sharon. I don't feel that I'm more hedonistic than Ehud Olmert, or Yitzhak Rabin or Shimon Peres."
Author: Ehud Barak
18. "Karamel. Aku baru memperhatikan, warna matanya coklat keemasan, seperti sirup karamel yang selalu kucampurkan di kopiku."
Author: Francisca Todi
19. "Dewasa dalam hal "cinta" bukan hanya berarti pandai merelakan akan sesuatu hal terjadi begitu saja, namun dewasa dapat dengan cerdas dan bijak mencari solusi terbaik dalam kehidupan cintanya"
Author: Hilaludin Wahid
20. "Kau… merindukannya?" tanya Zhang Mi, memecah keheningan di antara mereka."Mmm." Hyun Ki masih menatap langit. "Aku tahu cerita Gege tentang surga di atas langit, di mana eomma-ku tinggal dan mengawasiku dari sana tidak nyata, tapi….""Siapa bilang tidak nyata?" Zhang Mi kembali menoleh pada Hyun Ki.Hyun Ki menggerakkan bahu. "Aku."-Cerita 3: Angela, TMHOLT-"
Author: Ida R. Yulia
21. "Tulisan membuatku semakin berani. Dan bukankah hidup ini terasa bermakna ketika ada keberanian untuk melalui badai kehidupan. Keberanian untuk menembus batas ketakutan. Keberanian untuk melalui malam yang panjang. Keberanian untuk bertanya, untuk apa kita di sini?Untuk apa?"
Author: Iwan Setyawan
22. "Cintanya, terbisikkan lewat nasi goreng terasi. Lewat tatapan mata yang syahdu. Lewat daster batik usangnya. Ah, begitu perkasa. Lima buah hati di tangan satu perempuan yang penuh cinta dan ketulusan."
Author: Iwan Setyawan
23. "Salah satu hal ajaib mengenai kehidupan.Saat muridnya siap, sang guru muncul.Saat pertanyaan diajukan, jawabannya datang.Saat kita benar-benar siap menerima, apa yang kita butuhkan akan tersedia.Ketika penduduk Venus siap menerima, orang-orang Mars siap memberi." (dikutip dari buku: Pria dari Mars, Wanita dari Venus)"
Author: John Gray
24. "Siapa gerangan yang menciptakan diorama? Apakah sejak semula itu dibuat untuk alat informasi, pendidikan, propaganda, atau hiburan? Atau semuanya sekaligus? Apakah penciptanya kelak tahu bahwa diorama bisa digunakan secara efektif sebagai dongeng bagi anak-anak sekolah, tentang bagaimana negeri ini terbentuk menjadi sebuah negeri penuh luka dan paranoia?"
Author: Leila S. Chudori
25. "Dalam gelap ku bertanya bagaimana cinta itu melihat yang nyata sedangkan mata ini tak pernah terpejam. (Maybe the eye can misjudge but love will never be wrong)."
Author: Linda
26. "Doa yang lemah,bisa diperbaiki dengan doa yang lebih kuat.Doa yang buruk,bisa diganti dengan doa yang baik.Lalu engkau bertanya,mengapakah doa-doa terbaik yang kau naikkanbelum juga terjawab?Pertama,ikhlaskanlah pengertianmu agar lebih mudahbagimu untuk bersyukur.Kedua,ketahuilah bahwa doa yang sudah sangat baik,hanya bisa diperbaiki dengan meningkatkan akhlaqdari pribadi yang berdoa."
Author: Mario Teguh
27. "Tanya, I can not tell you how Leningrad looks today. I used to say that Paris is the most beautiful in the world, and now I am ashamed. every time I come to Russia I'll bring you flowers. And as is our only tryst lost, wasted, gone, I give you my word that I will teach my children to hate war and to be good people. Secondly, apart from vodka, except the tears, I do not know how."
Author: Miroslav Antić
28. "Salah besar orang yang mengatakan revolusi kita belum selesai. Revolusi adalah letusan masyarakat sekonyong-konyong yang melaksanakan Umwertung aller Werte (penilaian kembali atas semua nilai). Revolusi mengguncang lantai dan sendi; pasak dan tiang longgar semuanya. Sebab itu saat revolusi tidak dapat berlaku terlalu lama, tidak lebih dari beberapa minggu, atau beberapa bulan. Sesudah itu harus dibendung, datang masa konsolidasi untuk merealisasi hasil daripada revolusi itu. Yang belum selesai bukanlah revolusi itu, melainkan usaha menyelenggarakan cita-citanya di dalam waktu, setelah fundamen dibentangkan."
Author: Mohammad Hatta
29. "Apabila Alang bertanya bagaimana untuk mengubat hati tadi, secara berbisik Aqmar menjawab... ubat hati ada lima caranya. Bunyinya macam senang aja, baca Al-Qur'an dengan memahami maknanya sekali. Selain itu mendirikan solat malam dan berkawan dengan orang soleh. Yang keempat dan kelima ialah puasa dan zikir yang berpanjangan."
Author: Noor Suraya
30. "Dengarkan sahaya punya cerita. Cuma satu yang dikehendaki Allah, Mas Nganten, yaitu supaya orang ini baik. Buat itu ada agama. Buat itu orang-orang berkiblat kepada-Nya. Tapi nyatanya kehendak Allah yang satu itu itu saja tidak seluruhnya terpenuhi. Di dunia ini terlalu banyak orang jahat."
Author: Pramoedya Ananta Toer
31. "Bagus ceritanya"
Author: Putu Wijaya
32. "Rindu membuatmu bertanya, apa dia menyimpan rasa yang sama?"
Author: Robin Wijaya
33. "Pertanyaan dari hati hanya bisa dijawab oleh jawaban dari hati"
Author: Rumi
34. "Jangan tanya apa agamaku. aku bukan yahudi. bukanzoroaster. bukan pula islam. karena aku tahu, begitu suatu namakusebut, kau akan memberikan arti yang lain daripada makna yang hidupdi hatiku."
Author: Rumi
35. "YANG FANA ADALAH WAKTUYang fana adalah waktu. Kita abadi:memungut detik demi detik, merangkainya seperti bungasampai pada suatu harikita lupa untuk apa."Tapi, yang fana adalah waktu, bukan?"tanyamu.Kita abadi.Perahu Kertas,Kumpulan Sajak,1982"
Author: Sapardi Djoko Damono
36. "Takdir bukan berdiam diri saja, ia tengah menunggu kita memainkan ceritanya"
Author: Sefryana Khairil
37. "Maaf…" kata Sarah pelan.Nabil mengusap pipi Sarah. "Jangan nangis…" bisiknya.Sarah memeluknya. Dia terisak di dada Nabil. Air matanya terus mengalir seiring hujan yang semakin deras. Nabil ikut memeluknya erat, tidak sanggup melihat ini."Jangan nangis, Sarah…" bisiknya lagi."
Author: Sefryana Khairil
38. "Tuhan ternyata tidak pernah melupakan doa-doa. Bahkan ketika manusia sudah melupakan apa yang pernah dimintanya"
Author: Sinta Yudisia
39. "Bila hidup adalah guru, aku seperti murid yang tak mampu menjawab pertanyaannya di depan kelas. Yang kuinginkan adalah menghilang, menghilang, menghilang dari tatapan murid lain yang mengejek. Lenyap dari segala pandangan mereka"
Author: Soe Tjen Marching
40. "Begitu cintanya mereka pada hidup. Hingga orang mati pun tidak diperkenankan tampil sebagai mayat."
Author: Soe Tjen Marching
41. "Lalu, apa hidup mereka bahagia setelah diselamatkan?" tanyaku."Tentu saja Mbak, kan mereka sudah selamat.""Apa mereka pasti bahagia hanya karena bisa hidup?""Saya yakin mereka akan menikmati hidup dan bersyukur karenanya.""Kok tahu?"
Author: Soe Tjen Marching
42. "Berdekatan dengan mereka selalu mengingatkanku pada kejaran pertanyaan "Mana suaminya? Mana anaknya?". Aku sendiri tidak penting. Bagi mereka, mempunyai suami dan anak jauh lebih penting dari diriku. Aku memang sudah mati sebelum mati."
Author: Soe Tjen Marching
43. "Jika kisahmu diulang seribu tahun setelah kepergianmu, maka mereka yang mencintaimu akan merasakan kehilangan yang sama dengan para sahabat yang menyaksikan hari terakhirmu, wahai Lelaki yang Cintanya Tak Pernah Berakhir. Mereka membaca kisahmu, ikut tersenyum bersamamu, bersedih karena penderitaanmu, membuncah bangga oleh keberhasilanmu, dan berair mata ketika mendengar berita kepergiamnmu. Seolah engkau kemarin ada di sisi, dan esok tiada lagi. (Muhammad - Para Pengeja Hujan)"
Author: Tasaro G.K.
44. "Cinta itu jangan dipaksakan, jangan diburu-buru karena nanti kita yang akan merusak jalan ceritanya sendiri."
Author: Tere Liye
45. "Ibu, usiaku dua puluh dua, selama ini tidak ada yang mengajariku tentang perasaan-perasaan, tentang salah paham, tentang kecemasan, tentang bercakap dengan seorang yang diam-diam kau kagumi. Tapi soer ini, meski dengan menyisakan banyak pertanyaan, aku tahu, ada momen penting dalam hidup kita ketika kau benar-benar merasa ada sesuatu yang terjadi di hati. Sesuatu yang tidak pernah bisa dijelaskan. Sayangnya, sore itu juga menjadi sore perpisahanku, persis ketika perasaan itu mulai muncul kecambahnya."
Author: Tere Liye
46. "Nah, walau tiga suku bangsa ini punya kampung sendiri, kampung Cina, kampung Dayak, dan kampung Melayu, kehidupan di Pontianak berjalan damai. Cobalah datang ke salah satu rumah makan terkenal di kota Pontianak, kalian dengan mudah akan menemukan tiga suku ini sibuk berbual, berdebat, lantas tertawa bersama—bahkan saling traktir. "Siapa di sini yang berani bilang Koh Acong bukan penduduk asli Pontianak?" demikian Pak Tua bertanya takzim."
Author: Tere Liye
47. "Kalau teman-temanmu tanya, kenapa bapakmu dicari-cari polisi. Jawab saja, karena bapakku orang berani."
Author: Wiji Thukul
48. "Ketika wanita menangis, itu bukan berarti dia sedang mengeluarkan senjata terampuhnya, melainkan justru berarti dia sedang mengeluarkan senjata terakhirnya.""Ketika wanita menangis, itu bukan berarti dia tidak berusaha menahannya, melainkan karena pertahanannya sudah tak mampu lagi membendung air matanya.""Ketika wanita menangis, itu bukan karena dia ingin terlihat lemah, melainkan karena dia sudah tidak sanggup berpura – pura kuat"
Author: Windhy Puspitadewi
49. "Berhatila-hatilah dengan pertanyaan. Jawaban yang didapat tak selamanya menyenangkan"
Author: Windy Ariestanty
50. "(Arnold) Toynbee bertanya-tanya: di mana peran dan kontribusi Inggris dalam sejarah manusia? Peran Inggris tidak lebih dari 250 tahun dan itu pun penuh dengan berbagai kesalahan. Kemudian sejak Perang Dunia II, Inggris mulai meredup dan surut dari percaturan sejarah dunia. Demikian halnya dengan Prancis, Jerman, Rusia, dan Amerika Serikat."
Author: Yusri Abdul Ghani Abdullah

Tanya Quotes Pictures

Quotes About Tanya
Quotes About Tanya
Quotes About Tanya

Today's Quote

I struggled with being a Latino growing up in Los Angeles. I felt very American. I still do. I went to 35 bar mitzvahs before I went to a single quinceanera. I could talk all day about my culture and what it means to me."
Author: America Ferrera

Famous Authors

Popular Topics