Top Tengah Quotes

Browse top 37 famous quotes and sayings about Tengah by most favorite authors.

Favorite Tengah Quotes

1. "Jika masyarakat sudah dibuat tidak meyakini kebenaran ajaran agama, maka yang akan dijadikan pegangan adalah akal manusia semata atau hawa nafsu mereka. Tidak ada standar kebenaran. Pada ketika itulah masyarakat akan terseret ke dalam arus nilai yang serba relatif dan temporal. Kebenaran tergantung pada kesepakatan. Agama tidak diberi hak untuk campur tangan untuk menentukan baik dan buruk di tengah masyarakat. (Hal.17)"
Author: Adian Husaini
2. "Inilah yang dulu kukatakan, dalam hidup segala hal mestilah dilakukan pada batas kewajaran. Karena keselamatan berada di tengah antara dua hal yang saling berlawanan. Jadi keselamatan adalah jalan tengah, atau kewajaran atau keberimbangan. Yang kita saksikan akhir-akhir ini adalah kehidupan yang serba tidak wajar, melampaui batas. Dan kehidupan takkan kembali berimbang sebelum dia mengalami akibat ketidakwajaran itu. E, anakku, cucuku, kita sendiri telah ikut-ikutan lupa."
Author: Ahmad Tohari
3. "Cinta memang pasaran.Karena manusia hidup di tengah pasar dunia. Ia membutuhkan cinta pasaran. Bila ia ditempatkan di suatu tempat yang sangat tinggi di luar jangkauan manusia, maka ia tidak berguna bagi manusia."
Author: Anand Krishna
4. "Jujur terhadap perasaan memang melegakan. Membawa perasaan damai di tengah kepelikan jiwa. Andai saja semua orang dapat jujur terhadap perasaannya masing-masing..."
Author: Anastasia Ervina
5. "Penduduk Malaysia mudah teruja oleh pilihan raya kecil atau besar kerana politik sudah menjadi budaya bagi kebanyakan orang, dan profesion bagi sesetengah orang. Tidak semua rakyat memahami pilihan raya sebagai satu proses demokrasi bagi memilih pemimpin yang amanah untuk berkorban memperjuangkan kesejahteraan rakyat dan negara. Orang lebih tertarik pada peristiwa perdebatan kempen, hujah menjatuhkan lawan, dan lebih-lebih lagi apabila ada tanda-tanda kemungkinan calon pembangkang menewaskan calon parti kerajaan."
Author: Baharuddin Zainal
6. "Aku membayangkan takdir menjebak kita dalam sekoci di tengah lautan. Kita tak memiliki apapun selain satu sama lain. Lalu kita akan saling bercerita, hingga kusadari aku membunuhmu dengan kebosanan, kisah yang sama yang selalu kuulang. Kuharap kita segera bertemu dengan daratan dan kutebus dosaku dengan kisah yang akan kutuliskan. Tentang kita yang pernah bertahan di lautan."
Author: Cit?a ?iZcha Maya
7. "Di tengah gurun yang tertebak, jadilah salju abadi. Embun pagi tak akan kalahkan dinginmu, angin malam akan menggigil ketika melewatimu, oase akan jengah, dan kaktus terperangah. Semua butir pasir akan tahu jika kau pergi, atau sekadar bergerak dua inci.Dan setiap senti gurun akan terinspirasi karena kau berani beku dalam neraka, kau berani putih meski sendiri, karena kau… berbeda."
Author: Dee
8. "Saat buah persik tengah matang, tak ada yang meninggalkan pasar tanpa membeli satu."
Author: Deepak Chopra
9. "Stroberi itu asam. Seperti perempuan Prancis yang suka menggerutu. Muka mereka masam sekali. Jadi, stroberi itu." Thomas membuat ekspresi seperti orang tercekik karena racun. Mata setengah terpejam, kepala terteleng ke samping, dan melet. "Blaaah ...."
Author: Desi Puspitasari
10. "Aku harus kuat, tekadku. Apapun yang terjadi dan tengah menimpaku saat ini tidak boleh membuatku lemah."
Author: Dian Nafi
11. "Di bulan April 1978, di Aiglemont, Gouviuex, Prancis sebuah seminar diadakan oleh Aga Khan untuk membahas arsitektur Islam. Banyak pembicaraan menyesali hilangnya "ciri Islam" dalam kota dan bangunan baru di Timur Tengah kini. Hanya seorang ahli sejarah dari Turki, Dogan Kuban, yang memenangkan debat itu dengan mengingatkan, bahwa "arsitektur adalah sebuah profesi yang berorientasi kepada klien". Jika klien yang di Riyadh itu suka gedung model New York, mau apa?"
Author: Goenawan Mohamad
12. "Artinya kita selalu berada di tengah jembatan, bukan di ujung tujuan. Ilham kita bukan Tuhan yang segagah dalam lukisan Micheangelo, tapi tubuh yang terbungkuk kena dera yang pada saat yang genting ditinggalkan Bapanya, tanpa sebab, tanpa jawab. Tapi kita tahu, ia tak sendiri, kita tak sendiri."
Author: Goenawan Mohamad
13. "Tersenyumlah walaupun beban itu terasa berat. Apapun derita yang tengah kau hadapi kini, percayalah, waktu kan buatmu mengerti..."
Author: Irin Sintriana
14. "Cinta itu seperti sulaman. Nggak semua cinta terajut dengan indah… Suatu saat mungkin kita akan kehabisan benang, dan harus berhenti di tengah jalan. Mungkin pula ketika kita merajut, tangan ini akan terluka, tertusuk oleh jarumnya. Tapi, jangan pernah menyerah. Jika benang rajutan milik kita telah habis, carilah benang pengganti, dan teruslah merajut. Ketika tangan ini terluka, obati, jangan biarkan terus terluka… Percayalah bahwa rasa sakit itu akan menghilang perlahan. Seperti itulah cinta."
Author: Irin Sintriana
15. "Mandi dengan air hangat adalah kebahagiaan tersendiri di tengah kabut dingin yang menyelimuti pagi."
Author: Iwan Setyawan
16. "Sesudah itu semuanya reda.Musim mengendap di kaca jendela.Tinggal ranting dan dedaunan keringberserakan di atas ranjang. Hening.Waktu itu tengah malam. Kau menangis.Tapi ranjang mendengarkan suaramu sebagai nyanyian. (Tengah Malam, 1989)"
Author: Joko Pinurbo
17. "Siapa yang bisa menemukan buku yang tepat, akan berada di tengah-tengah teman terbaik. Di sana kita akan berbaur dengan karakter yang paling pintar, paling intelek, dan paling luhur; di sana kebanggan serta keluhuran manusia bersemayan."
Author: Jostein Gaarder
18. "Setiap ada hujan, aku akan mengingatmu. Karena kamu benci hujan. Dan kamu, di tengah kebencianmu, kamu akan mengingatku - Shin Ji Woo & KIm Sun."
Author: Lia Indra Andriana
19. "Lo tahu nggak kenapa tempat ini gue bilang tempat kebahagiaan semu?"Gue menggeleng"Karena menurut gue orang-orang yang sedang menaiki berbagai wahana ini sebenarnya sedang setengah mati ketakutan." Dia memeluk kakinya. "Mereka sebenarnya sedang setengah mati ketakutan dan berusaha menutupinya dengan ketawa."
Author: Nilam Suri
20. "No matter how often you're being a pain in my ass mengingat begitu banyaknya kejadian saat lo menjadi sumber dari segala sumber masalah yang membuat gue merasa mungkin nama tengah lo bukan Adrianissa tapi 'trouble', you know you are THAT worthy, Dyt."
Author: Nina Ardianti
21. "Dunia tengah berangkat gila, dan di zaman ini hanya orang gila yang berkeinginan mengubah atau menyelamatkan dunia. Seandainya tiap manusia cukup rendah hati untuk menyelamatkan sebuah dunianya terlebih dulu (Cala Ibi, h.151)"
Author: Nukila Amal
22. "Ada ruang kosong di sela-sela sebuah kata. Ada banyak omong kosong di sela-sela bicara--tapi perlu. Adalah percakapan dengan teman yang selalu bisa menjaga kewarasan, menyelamatkanku dari jemu sempurna. Di tengah carut-marut fungsi mekanistik otomatik hampir robotik sebuah industri yang menyelubungi diri dengan judul keramah-tamahan manusia, ada teman-teman--manusia yang hidup dan dekat."
Author: Nukila Amal
23. "Han, memang bukan sesuatu yang baruJalan setapak setiap orang dalam mencari tempat ditengah-tengah duniadan masyarakatnya, untuk menjadi diri sendiri, melelahkan dan membosankan untuk diikuti. Lebih membosankan adalah mengamati yang tidak membutuhkan sesuatu jalan, menjangkarkan akar tunggang pada bumi dan tumbuh pada pohon."
Author: Pramoedya Ananta Toer
24. "Alam dan manusia telah membikinnya tidak brdaya dalam umur yang baru setengah abad. Sejak meninggalkan kampung halaman dan keluarga ia hanya mengenal penderitaan, tindasan, dan aniaya. Kami hanya dapat menangis dalam hati. Dan itupun tidak berguna. Orang-orang Jepang yang telah menindasnya sampai ia jadi begitu sekarang mungkin hidup senang di tengah keluargaya. Ya, sejak 1950, mungkin sudah sejak 1945."
Author: Pramoedya Ananta Toer
25. "Sejak jaman nabi sampai kini, tak ada manusia yang bisa terbebas dari kekuasaan sesamanya, kecuali mereka yang tersisihkan karena gila. Bahkan pertama-tama mereka yang membuang diri, seorang diri di tengah-tengah hutan atau samudera masih membawa padanya sisa-sisa kekuasaan sesamanya. Dan selama ada yang diperintah dan memerintah, dikuasai dan menguasai, orang berpolitik(Rumah Kaca, h. 420)"
Author: Pramoedya Ananta Toer
26. "Di balik setiap kehormatan mengintip kebinasaan. Di balik hidup adalah maut. Di balik persatuan adalah perpecahan. Di balik sembah adalah umpat. Maka jalan keselamatan adalah jalan tengah. Jangan terima kehormatan atau kebinasaan sepenuhnya. Jalan tengah—jalan ke arah kelestarian(Jejak Langkah, h. 442)"
Author: Pramoedya Ananta Toer
27. "Hidup penuh dengan ketidakpastian, tetapi perpindahan adalah salah satu hal yang pasti. Kalau pindah diidentikkan dengan kepergian, maka kesedihan menjadi sesuatu yang mengikutinya..... Padahal, untuk melakukan pencapaian lebih, kita tak bisa hanya bertahan di tempat yang sama. Tidak ada kehidupan lebih baik yang bisa didapatkan tanpa melakukan perpindahan.Gue jadi berpikir, ternyata untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik, gue gak perlu menjadi manusia super. Gue hanya perlu menjadi manusia setengah salmon: berani pindah."
Author: Raditya Dika
28. "Kita berdua saja duduk,Aku memesan ilalang panjang dan bunga rumput,Kau entah memesan apa,Aku memesan batu ditengah sungai terjal yang deras,Kau entah memesan apa, Tapi kita berdua saja duduk,"
Author: Sapardi Djoko Damono
29. "DI RESTORANKita berdua saja, duduk. Aku memesan ilalang panjang dan bunga rumput --kau entah memesan apa. Aku memesanbatu ditengah sungai terjal yang deras --kau entah memesan apa. Tapi kita berduasaja, duduk. Aku memesan rasa sakityang tak putus dan nyaring lengkingnya,memesan rasa lapar yang asing itu.(1989)"
Author: Sapardi Djoko Damono
30. "Takdir bukan berdiam diri saja, ia tengah menunggu kita memainkan ceritanya"
Author: Sefryana Khairil
31. "Ibu, rasa nyaman selalu membuat orang-orang sulit berubah. Celakanya, kami sering kali tidak tahu kalau kami sudah terjebak oleh perasaan nyaman itu... Padahal di luar sana, di tengah hujan deras, petir, guntur, janji kehidupan yang lebih baik boleh jadi sedang menanti. Kami justru tetap bertahan di pondok reot dengan atap rumbia yang tampias di mana-mana, merasa nyaman, selalu mencari alasan untuk berkata tidak atas perubahan, selalu berkata 'tidak'...Ibu, rasa takut juga selalu membuat orang-orang sulit berubah. Celakanya, kami sering kali tidak tahu kalau hampir semua yang kami takuti hanyalah sesuatu yang bahkan tidak pernah terjadi... Kami hanya gentar oleh sesuatu yang boleh jadi ada, boleh jadi tidak. Hanya mereka-reka, lantas menguntai ketakutan itu, bahkan kami tega menciptakan sendiri rasa takut itu, menjadikannya tameng untuk tidak mau berubah."
Author: Tere Liye
32. "Perasaan adalah perasaan, meski secuil, walau setitik hitam di tengah lapangan putih luas, dia bisa membuat seluruh tubuh jadi sakit, kehilangan selera makan, kehilangan semangat, hebat sekali benda bernama perasaan itu, dia bisa membuat harimu berubah cerah dalam sekejap padahal dunia sedang mendung, dan di kejap berikutnya mengubah harimu jadi buram padahal dunia sedang terang benderang"
Author: Tere Liye
33. "Untuk membuat hati kita lapang dan dalam, tidak cukup dengan membaca novel, membaca buku-buku, mendengar petuah, nasihat, atau ceramah. Para sufi dan orang-orang berbahagia di dunia harus bekerja keras, membangun benteng, menjauh dari dunia, melatih hati siang dan malam. Hidup sederhana, apa adanya, adalah jalan tercepat untuk melatih hati di tengah riuh rendah kehidupan hari ini. Percayalah, memiliki hati yang lapang dan dalam adalah konkret dan menyenangkan, ketika kita bisa berdiri dengan seluruh kebahagiaan hidup, menatap kesibukan sekitar, dan melewati kebahagiaan hidup, bersama keluarga tercinta."
Author: Tere Liye
34. "Urusan perasaan itu ajaib sekali, bahkan bisa membuat merasa sepi di tengah keramaian, ramai di tengah kesepian."
Author: Tere Liye
35. "Saifuddin al-Amidi (1233 Masihi) dalam kitabnya yang terkenal Abkar al-Afkar telah mengumpul dan menganalisis semua takrif ilmu yang terdapat pada zamannya secara terperinci. Beliau mendapati bahawa takrif yang dikemukakan oleh Fakhruddin al-Razi (meninggal dunia 1209 Masihi) adalah yang terbaik. Takrif itu, yang diketengahkan semula dan diperbaiki lagi oleh Profesor Syed Muhammad Naquib al-Attas ialah seperti yang berikut:Merujuk kepada Allah sebagai asal segala ilmu, ia (ilmu) adalah ketibaan makna sesuatu ke dalam diri seseorang. Apabila merujuk kepada diri sebagai pentafsir, ilmu adalah ketibaan diri seseorang kepada makna tentang sesuatu."
Author: Wan Mohd Nor Wan Daud
36. "Walaupun teknologi percetakan masih belum dicipta (kecuali kertas dan qalam) dan pergerakan manusia masih berdasarkan haiwan dan kapal sahaja, penyebaran pelbagai bidang ilmu pengetahuan meluas sehingga terbangunlah tamadun-tamadun agung di Timur Tengah (termasuk Turki dan Iran), Andalusia, India dan alam Melayu."
Author: Wan Mohd Nor Wan Daud
37. "Pohon sakura berbunga satu tahun sekali. Calon bunganya mulai terlihat sejak pertengahan Januari, tapi baru akan mekar pada awal April. Sakura yang telah berkembang bertahan selama satu sampai dua minggu, lalu gugur dan kelopak-kelopaknya terbawa angin.Keindahan sakura hanya sebentar, tapi karena itu dia berharga.Sakura adalah ciri kehidupan yang tidak abadi"
Author: Windry Ramadhina

Tengah Quotes Pictures

Quotes About Tengah
Quotes About Tengah
Quotes About Tengah

Today's Quote

The biggest change in my life is that I now have to apologize for being thin."
Author: Cathy Guisewite

Famous Authors

Popular Topics