Top Warna Quotes

Browse top 23 famous quotes and sayings about Warna by most favorite authors.

Favorite Warna Quotes

1. "Tapi apa memang persahabatan bisa kendur karena jarak? Aku yakin inti persahabatan tentu tidak rusak, tapi jarak dan tempat tidak bisa berdusta, berpisah secara fisik bisa merenggangkan keintiman persahabatan karena tidak lagi disirami oleh pertemuan, canda, dan diskusi *Ranah 3 Warna, halaman 36*"
Author: Ahmad Fuadi
2. "Kawan, di kampung kami kebenaran harganya hanya seribu lima ratus perak. Warnanya hitam, bergenang di dalam gelas, saban pagi."
Author: Andrea Hirata
3. "MaafkanJika senyumkuTersembunyi dibalik air mataDan kata-kata mesraMenjadi tanpa dayaKarena terperangkapDalam PrasangkaTapi Tuhan Tahu..Cinta yang kupunyaLebih berwarnaDari yang kau kira"
Author: Asma Nadia
4. "Memasuki taman seperti membuka sebuah buku: ada lorong yang terang, pohon-pohon hijau yang tersusun seperti kalimat-kalimat yang teratur, atau tumbuh-tumbuhan yang liar terbiar, dan kita terpesona dengan warna-warna bunga, permukaan rata yang sedikit curam, pasir halus serta batu keras yang berlumut disalut waktu."
Author: Baharuddin Zainal
5. "Warna menjadi rasa, rasa menjadi bentuk, bentuk menjadi arah, arah menjadi nisbi, nisbi menjadi ganjil, ganjil menjadi genap, genap masih harus digenapkan dalam kesederhanaan keteraturan pola dan struktur. Itulah keindahan."
Author: Dian Nafi
6. "Betapa kehidupan ini beraneka warna. Semua orang diuji. Berbeda–beda ujiannya."
Author: Dian Nafi
7. "Kita semua memiliki kesedihan kita sendiri, dan walaupun kontur, bobot, serta dimensinya berbeda-beda bagi setiap orang, warna kesedihan adalah sama bagi kita semua."
Author: Diane Setterfield
8. "Cobalah engkau beranjak dari kursi, pergilah ke cermin. Sejenak saja. Tataplah wajahmu, badanmu, pakaianmu, dan seluruh penampilanmu. Setidaknya engkau bisa menyadari satu hal saja: Bahwa potongan rambutmu yang seperti itu , jenis dan warna baju dan celanamu, juga seluruh benda yang menempel di badanmu-semuanya-adalah sesuatu yang engkau pilih sesuai dengan kesenanganmu."
Author: Emha Ainun Nadjib
9. "Karamel. Aku baru memperhatikan, warna matanya coklat keemasan, seperti sirup karamel yang selalu kucampurkan di kopiku."
Author: Francisca Todi
10. "Gerisik angan dan deru lembut laju harapan.Waktu itu adalah menit-menit akhir menjelang malam di Bukit Angin. Daun-daun berwarna-warni dalam berbagai wujud melayang ke langit dan berkumpul mengelilingi puncak pusaran angin. Di sana, di balik awan, beradalah studio Sang Pelukis."
Author: Fredrik Nael
11. "Telah tiba masanya mewarnai dirimu sendiri dengan yang paling kilau. Kelak dia akan bisa melihat keindahanmu, bahkan tanpa mata..."
Author: Helvy Tiana Rosa
12. "Saya dalam gelap.Dan salah siapa kalau saya tak nampak?Kenapa orang keliling hanya pandai bising.Tapi tak pandai menghulur tangan?Jangan pernah 'judge' masa lampau orang lain. Mana mungkin kita tahu jika masa lampaunya tu adalah masa depan kita.Jangan pernah merasa kita mulia jika baju kita putih dan tak pernah bercemar noda, kalau tak pernah kita hulur tangan kepada mereka yang bergelumang lumpur dan kotor.Jangan rasa bagus dengan hanya menggeleng kepala dan bising pada yang salah dan pincang, jika tak pernah kita sinsing lengan untuk membetulkan dan membantu.Jangan menyalahkan mereka yang larut hanyut, jika tak pernah nak cuba tarik mereka yang lemas dan tenggelam. Apatah lagi nak mengajarkan mereka berenang atau meminjamkan pelampung.Moga hari ini, esok dan akan datang adalah yang baik-baik 'je' sampai ke penghujung nyawa. Moga walau hari ini adalah hitam, kelabu dan kelam tapi esok masih punya harapan untuk jadi pelangi seribu warna. Minta dengan doa."
Author: Hlovate
13. "Dapur ini penuh dengan jelaga. Hidup ini mungkin akan penuh jelaga juga. Tapi anak-anakkulah yang akan memberi warna terang dalam hidupku. Ini hartaku. Dan kini saatnya, semua yang telah keluar dari rahimku bisa hidup bahagia. Tanpa jelaga, lanjutnya."
Author: Iwan Setyawan
14. "Waktu itu semua sudah tidak ada yang bisa kuingat. Karena waktu itu kata-kata sudah seakan tidak berarti lagi. Yang ada di memoriku hanyalahwarna pekat. Kucari warna-waran lain , tidak pernah ada. Bahkan putih pun sudah seperti jelaga."
Author: Lan Fang
15. "Nek diitung-itung, wektu ora bakal entek. mangkane luwih becik wektu iku diisi karo bab-bab kang becik lan migunani supaya ora muspro. otakmu mempunyai kapasitas besar untuk menampung hal positif, gak usahlah cari yang negatif dan menyimpannya di sana. kecuali kamu ingin otakmu berwarna biru lebam. your brain has huge room of storage. pick up all positive ones inside or you let your brain turn to dark blue one."
Author: Neo Wasiman
16. "Masing-masing dari kita Adalah sebuah warna yang unikJadi, tolong jangan membandingkan aku dengan yang lainnyaMeski warnanya aneh, tapi itu adalah aku.. --Tekanan Abadi - Eien Pressure--"
Author: Novan Andriyono
17. "Secara harfiah, Evergreen berarti pohon yang selalu berwarna hijau sepanjang tahun. Bisa pula diartikan sebagai selamanya. Aku ingin kafe ini, juga orang-orang di dalamnya, bisa bersahabat selamanya, seperti cemara yang tidak pernah berubah warna."
Author: Prisca Primasari
18. "Cinta sama seperti kupu-kupu yang bila-bila masa saja akan terbang kemana-mana. Warna warni yang indah tak lebih hanya mengasyikkan seperti pelangi bila-bila masa akan hilang"
Author: Ramlee Awang Murshid
19. "Kambakht is hasrat ne sarhad pe la khada kiya.... warna kal fursat bhi thi aur raste ki aawargi bhi..."
Author: Saket Assertive
20. "Mereka begitu sibuk mengecat kembali rumah-rumah yang warnanya telah pias dan mewarnai kain dengan sumba yang kental. Baju-baju yang warnanya pudar dibuang, diganti dengan yang lebih mencerang. Mungkin kepiasan mengingatkan mereka pada kematian. Karena itu, ia harus dihindari."
Author: Soe Tjen Marching
21. "Orang nggak bisa milih siapa bapaknya, ibunya, sukunya, warna kulitnya, jenis kelaminnya, bahkan kadang-kadang agamanya. Jadi konyol, kalau aku ngejauhi orang-orang gara-gara hal yang nggak bisa mereka pilih sendiri. Kayak orang bego aja."
Author: Windhy Puspitadewi
22. "Hijau adalah warna yang indah. Warna Islam. Warna kesukaanku."
Author: Yann Martel
23. "Bagiku, hujan menyimpan senandung liar yang membisikan 1001 kisah.Tiap tetesnya yang merdu berbisik lembut, menyuarakan nyanyian alam yang membuatku rindu mengendus bau tanah basah.Bulir-bulir yang jatuh menapak diatas daun, mengalir lurus menyisakan sebaris air di dedaunan.Sejuk, mirip embun.Hidup seperti ini.Aku bisa merasakan senja yang bercampur bau tanah basah sepeninggal hujan.Seperti kanvas putih yang tersapu warna-warna homogen indah.Dentingan sisa-sisa titik hujan di atas atap terasa seperti seruling alam yang bisa membuatku memejamkan mata.Melodi hidup, aku menyebutnya seperti itu.Saat semua ketenangan bisa kudapatkan tanpa harus memikirkan apa pun."
Author: Yoana Dianika

Warna Quotes Pictures

Quotes About Warna
Quotes About Warna
Quotes About Warna

Today's Quote

I knew Bobby Dylan back in the days when he lived in the village. He used to come and see me and sing songs for me, saying they ought to go into my next collected book on American folk music."
Author: Alan Lomax

Famous Authors

Popular Topics