Top Bang Bang Quotes

Browse top 96 famous quotes and sayings about Bang Bang by most favorite authors.

Favorite Bang Bang Quotes

1. "Gamal Abdul Nasir pernah berjanji kepada kita untuk melemparkan Israel ke dalam lautan, namun beliau malah menyerahkan Sinai kepada Israel, menghumban para ulama ke dalam penjara dan kemudian membunuh mereka di tali gantung.Saddam Hussein pernah berjanji akan membakar separuh bumi Israel dengan senjata kimianya, namun beliau malah membakar bumi Kuwait dan menyelamatkan bangsa Israel. Ahmadi Nejad sekarang telah mengucapkan talak tiga kepada Israel dan berjanji menghapus kewujudan negara Israel dari peta dunia, namun saya khuatir beliau malah membasmi kita dan membiarkan bangsa Israel tetap selamat!!...."
Author: Aidh Bin Abdullah Al Qarni
2. "She knew well the history of which they spoke because her father had been a part of it. When the military overseers of Pakistan had refused to allow the winning party in Bangladesh—then East Pakistan—to form a government, her father had put down his textbooks, left the university, and joined the fight. Hundreds of thousands, millions of deaths later, Bangladesh had its independence. His stories had made a deep impact on on Asma as a child. She had resolved to be as brave, only to learn that as a woman she wasn't expected to be."
Author: Amy Waldman
3. "Rakyat yang nasionalis hendaknya belajar menghemat energi. Pemimpin dan pemerintahan yang nasionalis hendaknya memikirkan cara-cara penghematan, bukan mengeksploitas sisa sumber daya alam yang kita miliki. Kembangkan sistem transportasi massal yang memadai, sehingga jumlah kendaraan di jalan raya berkurang. Dengan sendirinya pemakaian bahan bakar akan berkurang.Hentikan pembangunan menara-menara perkantoran dan apartemen-apartemen tinggi di perkotaan. Biarlah penghijauan di kota-kota besar tetap terpelihara. Pembangunan di daerah-daerah terpencil lebih diperhatikan. Biarlah orang di desa mendapatkan pekerjaan di desanya sendiri. Sehingga mereka tidak perlu menambah beban metropolis. Pembangunan harus merata, harus horizontal, tidak vertikal."
Author: Anand Krishna
4. "Setiap anak bangsa memiliki arti yang sama bagi bangsa dan negara. Di dalam kebangsaan sesungguhnya tak perlu ada yang namanya "mayoritas" dan "minoritas". Mayoritas tidak perlu arogan. Minoritas tidak perlu minder. Kita semua sama."
Author: Anand Krishna
5. "Mereka yang menghirup kopi pahit umumnya bernasib sepahit kopinya. Makin pahit kopinya, makin berlika-liku petualangannya. Hidup mereka penuh intaian mara bahaya. Cinta? Berantakan. Istri? Pada minggat. Kekasih? Berkhianat di atas tempat tidur mereka sendiri! Bayangkan itu. Bisnis? Mereka kena tipu. Namun, mereka tetap mencoba dan mencipta. Mereka naik panggung dan dipermalukan. Mereka menang dengan gilang-gemilang lalu kalah tersuruk-suruk. Mereka jatuh, bangun, jatuh, dan bangun lagi. Dalam dunia pergaulan zaman modern ini mereka disebut para player."
Author: Andrea Hirata
6. "...youth is only being in a way like it might be an animal. No, it is not just like being an animal so much as being like one of these malenky toys you viddy being sold in the streets, like little chellovecks made out of tin and with a spring inside and then a winding handle on the outside and you wind it up grrr grrr grrr and off it itties, like walking, O my brothers. But it itties in a straight line and bangs straight into things bang bang and it cannot help what it is doing. Being young is like being like one of these malenky machines."
Author: Anthony Burgess
7. "Out of respect for the love of liberty shown by the Chinese people, and also in the belief that the future of the world lies with the yellow man and the brown man now that our erstwhile master, the white-skinned man, has wasted himself through buggery, cell phone usage, and drug abuse, I offer to tell you, free of charge, the truth about Bangalore."By telling you my life's story."See, when you come to Bangalore, and stop at a traffic light, some boy will run up to your car and knock on your window, while holding up a bootlegged copy of an American business book wrapped carefully in cellophane and with a title like:TEN SECRETS OF BUSINESS SUCCESS!orBECOME AN ENTREPRENEUR IN SEVEN EASY DAYS!"Don't waste your money on those American books. They're so yesterday."I am tomorrow."
Author: Aravind Adiga
8. "Llegamos a la costa con el resto del regimiento y los daneses y los mondieus pegados a los talones, bang-bang y todo el mundo corriendo, maricón el último."
Author: Arturo Pérez Reverte
9. "Isabelle drifted over, Jace a pace behind her. She was wearing a long black dress with boots and an even longer cutaway coat of soft green velvet, the color of moss. "I can't believe you did it!" she exclaimed. "How did you get Magnus to let Jace leave?""Traded him for Alec," Clary said.Isabelle looked mildly alarmed. "Not permanently?""No," said Jace. "Just for a few hours. Unless I don't come back," he added thoughtfully. "In which case, maybe he does get to keep Alec. Think of it as a lease with an option to buy."Isabelle looked dubious. "Mom and Dad won't be pleased if they find out.""That you freed a possible criminal by trading away your brother to a warlock who looks like a gay Sonic the Hedgehog and dresses like the Child Catcher from Chitty Chitty Bang Bang?" Simon inquired. "No, probably not."
Author: Cassandra Clare
10. "Kebanggaan kita yang terbesar adalah bukang tidak pernah gagal, tetapi bangkit kembali setiap kali kita jatuh."
Author: Confucius
11. "Dalam menjalani hidup ini, Nak, adakalanya kau akan sampai di jalan yang bercabang atau bersimpang. Bila demikian, jangan ragu-ragu memilih cabang atau simpang yang kelihatannya kurang atau jarang ditempuh orang.""Bagaimana kalau nanti kita tersesat?" tanyaku."Kalau kita tersesat bukan berarti kita akan hilang dalam perjalanan", jawab emak. "Maka jangan ragu-ragu mengambil jalan yang tidak umum. Hasilnya bisa cukup memuaskan ... contohnya lihat apa yang kau alami sekarang. Setelah orang-orang melihat hasil ini, lama-lama mereka akan mengikuti langkahmu dan jalan ini lalu menjadi jalan orang banyak. Tapi kau tetap yang memulai, yang merintis. Ini berlaku baik dalam arti harfiah maupun secara kiasan."
Author: Daoed Joesoef
12. "Shoot you down. bang bang."
Author: David Bowie
13. "Kamu hebat," decaknya, "itu memang keajaiban. Saya bisa merasakan, anak-anak tadi nyaman banget dengan diri mereka sendiri. Kamu berhasil memancing karakter mereka keluar. Mereka jadi percaya diri, punya harga diri. Punya kebanggaan"
Author: Dee
14. "As the fly bangs against the window attempting freedom while the door stands open, so we bang against death ignoring heaven."
Author: Douglas Horton
15. "Time is happening all at once we travel down it seeing only the presentthe big bang was that big, its still banging"
Author: E.webb
16. "Seperti bangsa lain, kita juga cenderung egosentris. Kita juga mengira bahwa jadi bangsa tua adalah suatu kelebihan. Apalagi dulu guru-guru kolonial suka membisikkan "kelebihan" itu - seraya mengelus hati kita yang terluka oleh penjajahan. Kita tak curiga bahwa di balik elusan itu mungkin terselip anjuran: kalian jangan ikut-ikut memasuki zaman kini. Teruslah dengan kebanggaan masa silamnya!"
Author: Goenawan Mohamad
17. "Diribut runduklah padiDicupak datuk TemenggungHidup kalau tidak berbudiDuduk tegak kemari canggungTegak rumah karena sendiRuntuh budi rumah binasaSendi bangsa ialah budiRuntuh budi runtuhlah bangsa"
Author: Hamka
18. "Andai Islam seperti sebuah bangunan usang yang hampir roboh,maka akan aku berjalan keseluruh dunia mencari jiwa-jiwa muda,aku tidak ingin mengutip dengan ramai bilangan mereka,tapi aku inginkan hati-hati yang ikhlas untuk membantuku dan bersama membina kembali bangunan usang itu menjadi sebuah bangunan yg tersergam indah."
Author: Hasan Al Banna
19. "Jika para pemberi suara tidak tahu alat terpenting yang dimanfaatkan pemimpin mereka, bisakah bangsa tersebut mengklaim sebagai bangsa yang demokratis?"
Author: John Perkins
20. "The poems are all wrong. It's a bang, a really big bang. Not a whimper. And sometimes gold can stay.Kami Garcia and Margret Stohl"
Author: Kami Garcia
21. "They say it all started out with a big bang. But, what I wonder is, was it a big bang or did it just seem big because there wasn't anything else drown it out at the time?"
Author: Karl Pilkington
22. "It was then that I felt the full gravity of his profession. This was a real warrior, with real principles. Not a bang-bang Hollywood type, not a bendable dress-up doll in a hot uniform. A soldier, a soul. Life and death decisions were not an academic exercise for him, and he was not playing at this."
Author: Lily Burana
23. "Melayu mudah lupa Melayu mudah lupa Melayu mudah lupaDulu bangsanya dipijak Melayu mudah lupaDulu bangsanya retak Melayu mudah lupaDulu bangsanya teriak Melayu mudah lupaDulu bangsanya haprak Melayu mudah lupaDulu bangsanya kelas dua Melayu mudah lupaDulu bangsanya hina Melayu mudah lupaDulu bangsanya sengketa Melayu mudah lupaDulu bangsanya derita Melayu mudah lupaDulu bangsanya kerdil Melayu mudah lupaDulu bangsanya terpencil Melayu mudah lupaTiada daulat Tiada maruah Tiada bebasMelayu mudah lupa Melayu mudah lupa Melayu mudah lupaSejarah bangsanya yang lena Tanah lahirnya yang merekah berdarahIngatlah Ingatlah Ingatlah Wahai bangsaku Jangan mudah lupa lagi Kerana perjuanganmu belum selesai"
Author: Mahathir Mohamad
24. "The bloody massacre in Bangladesh quickly covered over the memory of the Russian invasion of Czechoslovakia, the assassination of Allende drowned out the groans of Bangladesh, the war in the Sinai Desert made people forget Allende, the Cambodian massacre made people forget Sinai, and so on and so forth until ultimately everyone lets everything be forgotten."
Author: Milan Kundera
25. "It may be that we live in an endless universe, both in space and in time. And there've been Bangs in the past, and there will be Bangs in the future."
Author: Neil Turok
26. "Soms ben je ergens bang voor omdat je ergens anders bang voor bent."
Author: Pascal Mercier
27. "Tanpa wanita takkan ada bangsa manusia. Tanpa bangsa manusia takkan ada yang memuji kebesaranMu. Semua puji-pujian untukMu dimungkinkan hanya oleh titik darah, keringat dan erang kesakitan wanita yang sobek bagian badannya karena melahirkan kehidupan."
Author: Pramoedya Ananta Toer
28. "Saya masih berpendapat bahwa Multatuli besar jasanya kepada bangsa Indonesia., karena dialah yang menyadarkan bangsa Indonesia bahwa mereka dijajah. Sebelumnya, di bawah pengaruh Jawanisme, kebanyakan orang Indonesia bahkan tidak merasa bahwa mereka dijajah. (Saya Terbakar Amarah Sendirian! h. 15)"
Author: Pramoedya Ananta Toer
29. "Kalau orang tak tahu sejarah bangsanya sendiri –tanah airnya sendiri– gampang jadi orang asing di antara bangsa sendiri."
Author: Pramoedya Ananta Toer
30. "Satu pendurhaka dapat hancurkan seluruh kebahagiaan tiap orang, seluruh bangsa. Benar! Tapi keselamatan tiap orang, seluruh bangsa, cuma dapat dilaksanakan oleh semua orang. Pelaksanaan ini mungkin kalau ada persatuan, kerukunan, persaudaraan. Hati-hati, hati-hatilah, satu orang bisa hancurkan kita semua. Tapi kesejahteraan kita harus diciptakan oleh semua, kita bersama-sama. Ya, itu gotong royong kan?"
Author: Pramoedya Ananta Toer
31. "Indonesia adalah negeri budak. Budak di antara bangsa dan budak bagi bangsa-bangsa lain."
Author: Pramoedya Ananta Toer
32. "Bahasa terbinadari nurani bangsabangsa besar keranakeutuhan bahasanya."
Author: Rahimidin Zahari
33. "Setiap buku adalah kutipan; setiap rumah adalah kutipan seluruh rimba raya dan tambang-tambang dan bebatuan; setiap manusia adalah kutipan dari semua leluhurnya"
Author: Ralph Waldo Emerson
34. "To make this condition mathematically clearer, it is convenient to assert it in the form that the space-time can be continued smoothly, as a conformal manifold, a little way prior to the hypersurface . To before the Big Bang? Surely not: the Big Bang is supposed to represent the beginning of all things, so there can be no ‘before'. Never fear—this is just a mathematical trick. The extension is not supposed to have any physical meaning! Or might it …?"
Author: Roger Penrose
35. "Kita harus yakin pada diri sendiri untuk bangun peradaban bangsa yang lebih unggul & mulia bagi kemajuan dunia"
Author: SBYudhoyono
36. "Pembangunan karakter & bangsa, khususnya generasi muda, hrs terus dilakukan. Krn mereka yg akan melanjutkan kepemimpinan"
Author: SBYudhoyono
37. "Hakekat pembangunan bangsa adalah proses panjang yang berlanjut dari satu generasi ke generasi berikutnya."
Author: SBYudhoyono
38. "Kebangkitan nasional era kini adalah kebangkitan kaum muda songsong abad 21."
Author: SBYudhoyono
39. "Karakter bangsa Indonesia adalah bangsa yang ramah tamah, bergotong royong, tangguh dan santun."
Author: SBYudhoyono
40. "Menjalin persahabatan dengan bangsa lain adalah modal berharga bangsa, pecahkan masalah global di masa depan."
Author: SBYudhoyono
41. "Saya mimpi tentang sebuah dunia dimana ulama, buruh, dan pemuda bangkit dan berkata, "stop semua kemunafikan ! Stop semua pembunuhan atas nama apapun.. dan para politisi di PBB, sibuk mengatur pengangkatan gandum, susu, dan beras buat anak-anak yang lapar di 3 benua, dan lupa akan diplomasi.Tak ada lagi rasa benci pada siapapun, agama apapun, ras apapun, dan bangsa apapun..dan melupakan perang dan kebencian, dan hanya sibuk dengan pembangunan dunia yang lebih baik."
Author: Soe Hok Gie
42. "Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya."
Author: Sukarno
43. "Percayalah, hal yang paling menyakitkan di dunia bukan saat kita lagi sedih banget tapi nggak ada satupun teman untuk berbagi. Hal yang paling menyakitkan adalah saat kita lagi happy banget tapi justru nggak ada sat pun tema untuk membagi kebahagiaan tersebut."
Author: Tere Liye
44. "Rough Music..."No one controls the music, Mr. Pretty - you know that. It just turns up when people have had enough. No one knows where it starts. People look around, and catch on another's eye, and give each other a little nod, and other people see that. Other people catch their eye and so, very slowly, the music starts and somebody picks up a spoon and bangs it on a plate, and then somebody else bangs a jug on the table and boots starts to stamp on the floor, louder and louder. It is the sound of anger, it is the sound of people who have had enough. Do you want to face the music?"
Author: Terry Pratchett
45. "Nice piano," I said. "Do you play?" "oh no, but Edwart does!" Eva Mullen said."A little," Edwart said sheepishly."Go ahead, play!" Eva said. She picked up the triangle that was lying on the piano and handed it to Edwart. He started banging on it. It sounded like construction work very early in the morning. "Whoops. I messed up. Let me start over," he said.He started banging again."Wait. Uh. I haven't practiced in a while. Let me start over."Edwart continued to bang the triangle. Eva closed her eyes and raised her arms, swaying rhythmically to Edwart's music. Edwart held the triangle up high, in what appeared to be a grand finish, but then he brought it down hard, hitting the top of the piano. He continued to bang the piano, putting the entire force of his slim body into each smash. The piano shook. The room vibrated. When he finished I subtly removed my hands from my ears. "I wrote that for you," Edwart murmured, drawing me close. "It's called Belle's Lullaby."
Author: The Harvard Lampoon
46. "Sesungguhnya, tidak ada yang namanya gelombang, itu hanya muncul dalam tataran konsep berfikir kalian yang terlalu banyak mendongeng karena belum bisa menjelaskan segalanya. Belum mampu mendefinisikan partikel terkecil dan belum mampu mendefinisikan batas alam semesta. Paradigma berfikir kalian harus berubah dulu sebelum berkembang secara revolusioner. Camkan, semuanya dan setiap hal yang eksis di multiverse ini sesungguhnya terdiri atas ragam partikel dan partikel."
Author: Toba Beta
47. "My hair is a wild, untamable beast! I like letting it grow; my bangs grow whatever way they want and I kind of follow their rule. So side bangs, poof bangs - it's kind of unpredictable."
Author: Victoria Legrand
48. "Dalam lawatan itu, saya menyatakan kebimbangan tentang aliran-aliran extremism yang sedang menular di kalangan beberapa kelompok aktivis Islam pada waktu itu. Fazlur Rahman menasihati bahawa intelektual dan pemikir Muslim tidak harus pasif. Harus kerja kuat, menulis dan menjelaskan kepada masyarakat dengan mendalam dan integriti. Tanpa gerakan intelektualisme yang mendalam, kebangkitan Islam akan gagal dan kecewa."
Author: Wan Mohd Nor Wan Daud
49. "Seorang alim masih boleh menghidupkan ekonomi bangsanya walaupun setelah ratusan tahun meninggal dunia; ramai ahli politik membunuh ekonomi bangsa walau memerintah satu penggal."
Author: Wan Mohd Nor Wan Daud
50. "Tradisi setiap bangsa adalah modal dan warisan abadi yang mengungkapkan kemajuan dan peradaban yang pernah dicapainya. Setiap bangsa pasti memiliki masa lalu sebelum menginjak masa kini; dan membangun masa kini yang kokoh di atas pijakan masa lalu yang kuat."
Author: Yusri Abdul Ghani Abdullah

Bang Bang Quotes Pictures

Quotes About Bang Bang
Quotes About Bang Bang
Quotes About Bang Bang

Today's Quote

Henry shook his head, 'I was drunk,' he said, trying to sound both ashamed and firm in this belief. He remembered the rosebush incident very clearly, of course, but he knew that sneaking into the bedroom window of his fiancee's little sister wasn't something he wanted to explain to his father. Sometimes, Henry reflected, being taken for a perpetual drunk was sort of convenient."
Author: Anna Godbersen

Famous Authors

Popular Topics